Monthly Archives: March 2019

Meriahkan HUT ke 54, Yonif 742/SWY Gelar Lomba SWY Warrior Obstacle Run 3K

WhatsApp Image 2019-03-31 at 10.13.07

Mataram – Memasuki usianya yang ke 54, Batalyon Infanteri (Yonif ) 742/SWY menggelar lomba yang dikemas dengan tema “Wira Yudha Warrior Obstacle Run 3K” di lapangan Yonif 742/SWY yang diikuti sekitar 300 orang peserta dari berbagai instansi, pelajar dan komunitas pelari, Minggu (31/3).

Sebelum memulai lomba para peserta diwajibkan untuk melaksanakan pemeriksaan kesehatan dan mengikuti pemanasan dan pengenalan singkat rintangan yang telah disiapkan panitia.

Danyonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf I Gde Putu Suwardana menyampaikan kegiatan lomba semacam ini baru pertama kali diadakan di NTB dalam rangka memeriahkan HUT Yonif 742/SWY ke 54 tahun 2019 yang jatuh pada tanggal 19 Maret lalu.

“Ini sebagai wujud kecintaan dan kebanggaan kami terhadap satuan Yonif 742/SWY,” ujarnya.

Kegiatan lomba ini, menurut Gde Putu Suwardana, terinspirasi dari Komando Warrior yang diadakan di satuan Kopassus sehingga masyarakat NTB juga harus mengenal permainan ini dengan harapan kedepan bisa mengikuti lomba-lomba yang sejenis ditempat lain.

Selain itu, sambung Alumni Akmil 2001 tersebut, lomba ini juga bertujuan untuk trauma healing bagi masyarakat yang terkena gempa khususnya Lombok dan sekaligus mengajak masyarakat NTB untuk meningkatkan dan mencintai olahraga.

“Panitia lomba Wira Yudha Warrior Obsatcle Run 3K sudah menyiapkan berbagai hadiah hiburan dan juga hadiah uang tunai untuk para peserta yang keluar sebagai juara dengan dua kategori yakni Putra dan Putri,”pungkasnya.

Kodim Bima Peduli Lingkungan Dengan Penanaman Mangrove Bersama

WhatsApp Image 2019-03-31 at 12.15.24

Bima – Kondisi lingkungan saat ini sudah sangat memprihatinkan, banjir dan tanah longsor menjadi hal yang biasa dimusim hujan. Pada musim kemarau, panas terik matahari seolah tak terbendung karena keringnya lahan hijau yang memberikan tambahan oksigen (O2) sehingga membutuhkan kepedulian bersama dalam penanganan dan penanggulangannya.

Terkait dengan itu, Kodim 1608/Bima bersama BKPH Maria Donggomasa, Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima, ikatan Alumni SMU angkatan 94 sekota Bima dan beberapa komunitas antara lain Treco (Trail Enduro Community), Elang Langgudu, Naga Nuri, Buldoser Lindung hutan rawat bumi serta RCM menggelar pembersihan pantai dan penanaman bibit pohon mangrove disepanjang pantai Ule jalan Lintas Kolo Kecamatan Asakota Kota Bima, Minggu (31/3).

Seusai apel pengecekan, Dandim 1608/Bima Bambang Inf Kurnia Eka Putra diwakili Kasdim Mayor Inf Hardani dalam sambutannta menyampaikan kehadiran kita bersama ini dalam rangka pembersihan pantai dan penanaman bibit pohon mangrove sebagai bentuk tanggung jawab dan kecintaan kita terhadap lingkungan.

“Pembersihan maupun penanaman pohon diseluruh pinggir pantai di kota Bima bukan tugas instansi tertentu, namun merupakan tugas kita bersama sebagai wujud kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan untuk mengantisipasi terjadinya abrasi maupun menahan gelombang pasang air laut,” ungkpanya.

Kasdim juga berharap kegiatan pembersihan dan penanaman pohon mangrove tidak hanya disini, namun hutan pun harus mendapatkan perhatian kita bersama untuk dijaga dan dilestarikan, karena manfaatnya sangat luar biasa bagi anak cucu kita kedepan.

“Mari kita ciptakan kelestarian lingkungan dan hutan dengan terus berupaya menanam, menjaga dan merawatnya sehingga alam tetap bersahabat dengan kita,” pungkasnya.

Sedangkan Kepala BLH Kota Bima yang diwakili Abdul Haris Dinata, M.M.Si., mengucapkan terimakasih kepada anggota Kodim 1608/Bima dan seluruh alumni SMU angkatan 94 sekota Bima yang sudah meluangkan waktunya untuk hadir dalam kegiatan penanaman bibit pohon mangrove dan pembersihan pantai Ule ini merupakan bentuk kecintaan terhadap alam dan melestarikan tumbuhnya ekosistem sehingga dapat bermanfaat untuk kita semua.

Kegiatan pembersihan dan penanaman pohon mangrove dihadiri Kepala Lindung Hutan Sahrul, ST., Wakil Kepala BKPH Joni, S.Hut., Suci Rahmatia (Alumni SMU I Kobi), Nur Mayangsari (Almuni SMU 2), tokoh masyarakat, Ibu Persit Kartika Candra Kirana dan Ketua Treco Trail Enduro Community Irfan.

Danrem 162/WB Minta Fasilitator Jaga Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal ramdhani, S.Sos., mengambil apel terpadu fasilitator rehab rekon di Kodim 1620/Loteng, Minggu (31/3).

Lombok Tengah – Untuk mempercepat pembangunan rumah rusak korban gempa pada bulan Agustus tahun 2018 lalu, yang mana gempa pada saat itu mengakibatkan ribuan rumah rusak berat, ringan dan sedang khususnya di wilayah Kabupeten Lombok Tengah, untuk itu Kodim 1620/Loteng menggelar Apel Fasilitator Terpadu di lapangan Makodim 1620/Loteng, Minggu (31/03).

Dalam apel fasilitator terpadu pagi tadi, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto dan Kepala BPDB Lombok Tengah Drs. Muhammad bersama jajarannya melakukan pengecekan langsung personil petugas fasilitator yang betugas di wilayah masing-masing kecamatan dan desa yang terdampak.

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB menyampaikan kegiatan pengecekan perorangan di masing-masing wilayah ini dilakukan untuk mendengar langsung laporan dari petugas lapangan.

“Saya cek satu persatu personil masing-masing wilayah untuk mendengar laporan langsung dari petugas lapangan,” tegasnya.

Dilanjutkannya, bahwa untuk pengerjaan dilapangan tetap harus mengacu kepada juknas dan juknis yang terbaru, karena itu yang sudah di setujui oleh Pemerintah Provinsi NTB bersama pemerintah daerah, sementara saat ini ada waktu untuk istirahat sampai tanggal 12 April mengingat pada Minggu tersebut ada pemilihan umum.

“Untuk pengerjaan kita tetap harus mengacu kepada juknas dan juknis yang sudah disetujui oleh Pemprov dan Pemda setempat,” jelasnya.

Selain itu, Alumni Akmil 1993 tersebut juga berpesan agar fasilitator tetap semangat dan menjaga kesehatan serta kesalamatan dalam bekerja, jangan sampai ada kecelakaan kerja karena keselamatan itu penting.

“Teman-teman Fasilitator harus tetap semangat, jaga kesehatan dan keselamatan karena itu penting sebagai modal dalam bekerja,” pungkasnya.

Danrem 162/WB Ambil Apel Gelar Fasilitator Pasca Alih Kodal Rumah Rusak Berat

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., mengambil apel fasilitator rehab rekon pasca gempa di lapangan Tanjung KLU, Sabtu (30/3).

Lombok Utara – Pasca peralihan Komando Pengendalian (Kodal) untuk rumah rusak berat dari Kementerian PUPR kepada Pemerintah Provinsi NTB kemarin, Jumat (29/3/2019) dan menindak lanjuti hasil rapat di Posko terpadu BPBD Provinsi NTB jalan Catur Warga No. 5 Mataram, pagi tadi dilaksanakan gelar apel fasilitator di lapangan Tioq Tata Tunak Tanjung Kabupaten Lombok Utara (KLU), Sabtu (30/3).

Aple gelar fasilitator yang diambil langsung Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., diikuti sekitar 546 orang fasilitator terpadu rumah rusak berat dan sedang dari TNI, Polri dan sipil wilayah Mataram, Lombok Barat dan KLU.

Dalam arahannya, Danrem menyampaikan apel gelar fasilitator ini merupakan tindaklanjut peralihan Kodal yang semua Rehabilitasi dan Rekonsiliasi Masyarakat dan Permukiman Berbasis Komunitas (Rekompak) yang berada dibawah Kemeterian PUPR kepada Pemerintah Provinsi NTB, sehingga tidak ada lagi istilah fasilitator Rekompak. “Yang ada adalah fasilitator terpadu Provinsi NTB, untuk itu kita harus satu suara dalam membangun NTB,” terangnya.

Dijelaskannya, Danramil bersama Kapolsek setempat selaku pengendali para fasilitator di wilayah masing masing untuk melanjutkan proses percepatan rehab rekon pasca gempa dengan harapan menjelang lebaran masyarakat terdampak gempa sudah bisa menempati rumahnya masing-masing.

“Untuk wilayah KLU sebagai penanggung jawab adalah Kapolres KLU dan Kasi Intel Korem 162/WB, untuk wilayah Lobar selaku penanggung jawab adalah Dandim 1606/Lobar dan Kapolres Lobar, sedangkan untuk wilayah Kota Mataram yang bertanggung jawab adalah Kapolres Mataram dan Kasdim 1606/Lobar,” sebut orang nomor satu di jajaran Korem tersebut.

Danrem juga menunjuk Dandim dan Kapolres sebagai penanggung jawab dimasing-masing kabupaten seperti di Kabupaten Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa dan Sumbawa Barat.

Selain itu, Danrem juga mengajak kepada seluruh fasilitator untuk tetap kompak dengan menyatukan kata dan misi untuk membangun NTB, jangan mudah terbawa isu dan informasi yang tidak benar karena tugas rehab rekon masih lama mengingat masih banyak tugas yang harus kita selesaikan.

Usai mengambil apel, Danrem 162/WB meninjau pembagian buku rekening individu untuk rumah rusak berat di Kantor Desa Gegelang Kecamatan Gangga KLU.

Apel gelar fasilitator dihadiri Dandim 1606/Lobar, Kapolres Lotara, Kasi Intelrem 162/WB, Pasi Bhakti Korem 162/WB, Kasdim Lobar, Kabag Sumda Polres Mataram, Para perwira dan Danramil Jajaran Kodim 1606/Lobar, Kapolsek se KLU, Kalak BPBD Lobar, Kalak BPBD KLU dan Kabid Logistik.

Kodim 1608/Bima dan Warga Gotong Royong Bersihkan Sisa Banjir Bandang

Anggota Kodim 1608/Bima bergotong royong bantu warga yang terdampak banjir di Kota Bima.

Kota Bima – Banjir bandang yang terjadi Kamis (28//3/2019) telah merusak ratusan pemukiman, sawah dan ladang warga di sejumlah titik di Kota bima. Melihat kondisi tersebut, Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra langsung turun ke lokasi untuk melihat dan mengecek kondisi warga beserta material yang terkena banjir.

Hari ini, Jum’at (29/3), Dandim 1608/Bima mengerahkan personel Kodim dan jajarannya untuk melakukan aksi bersih-bersih bersama warga setempat.

“Hari ini kita bantu warga untuk melakukan pembersihan baik rumah dan ruas jalan yang terkena banjir,” ujar Bambang.

Menurutnya, pihaknya bersama BPBD dan warga sekitar bahu-membahu bergotong royong membersihkan rumah dan sampah maupun lumpur disepanjang jalan yang terkena banjir bandang sehingga segera bisa digunakan pengguna jalan dengan aman.

Berdasarkan data yang sudah diperoleh, sambungnya, ada 7 Kelurahan yang terdampak banjir akibat luapan sungai Jatibaru yakni Kelurahan Jatibaru, Melayu, Nae, Jatiwangi, Santi, Sarae dan Kelurahan Ule dengan jumlah KK yang berbeda.

“Kita berharap agar kondisi ini segera pulih sehingga saudara-saudara kita yang terkena dampak dapat melakukan aktivitasnya seperti semula,” punkasnya.

Hingga Jumat siang, selain anggota TNI, para relawan maupun dari Pemerintah Daerah juga turut membantu para korban banjir.

Dandim Sumbawa Tegaskan Kodim Siap Back UP Polri Dalam Pam Pemilu 2019

Dandim 1607/Sumbawa Latkol Inf Samsul Huda

Sumbawa – Satuan Kodim 1607/Sumbawa siap membackup pihak Kepolisian dalam pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 pada tanggal 17 April mendatang dengan melibatkan 2/3 kekuatan satuan sesuai dengan ketentuan.

Hal itu diungkapkan Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda disela-disela kesibukannya.

Menurutnya, pihaknya sudah menyiapkan sekitar 300 pasukan yang akan memback up Polri dalam pengamanan Pemilu mendatang.

Selain itu, sambung Alumni Akmil 2000 tersebut, pihaknya juga akan melibatkan personil tambahan sebanyak 200 orang terdiri dari 1 SKK Yonif 742/SWY dan 1 SSK dari Yonzipur 2 Palembang.

“Saat ini, mereka sedang melaksanakan rehab rekon RTG di Kabupaten Sumbawa,” ujarnya.

Terkait pemetaan konflik, kata pria kelahiran Jawa Timur tersebut, pihaknya juga akan melakukan pemetaan terhadap potensi konflik yang ada di wilayah Kabupaten Sumbawa.

“Kita berharap pelaksanaan pesta demokrasi tahun ini dapat berjalan aman, nyaman dan lancar sehingga diperoleh wakil rakyat dan pemimpin yang bisa membawa Indonesia menjadi lebih maju dan memberikan kesejahteraan kepada rakyat,” harapnya.

Dijelaskannya, terkait pengamanan Pemilu, pihaknya intens berkoordinasi dengan Polres Sumbawa maupun dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat dengan harapan pelaksanaan Pemilu mendatang dapat berjalan dengan lancar sesuai harapan kita bersama.

“Perlu dilakukan sosialisasi dan dialog yang intensif sebagai edukasi kepada masyarakat sehingga mereka betul-betul faham tentang demokrasi yang sehat dan dewasa,” pungkasnya.

Aksi Spontan Dandim 1608/Bima Bantu Korban Kecelakaan Lalu Lintas

Aksi spontanitas Dandim 1608/Bima membantu bocah  Lakalantas saat irinig-iringan mobil Pangdam IX/Udayana melewati jalan.

Dompu – Di tengah gaya hidup yang serba modern dan pandangan hedonis yang dianut sebagian orang, sangat sulit menemui sosok yang memiliki kepedulian terhadap sesama. Apalagi seseorang dengan jabatan tinggi. Sosok langka itu adalah seorang perwira TNI yang bertugas di Bima. Ia rela basah di tengah guyuran hujan demi menolong seorang remaja yang terjebak dalam selokan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di Dompu, Selasa (26/3/2019) petang lalu.

Aksi spontanitas perwira TNI tersebut saat rombongan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP, Danrem 162/WB Kolonel Inf Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, MH, M.Han, Bupati Dompu, Wakil Bupati Dompu para Dandim, para pejabat dan sejumlah wartawan menghadiri panen raya jagung di Desa Sukadamai Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu.

Saat itu, suasana jalan di sekitar Dompu mulai sepi di tengah masih derasnya guyuran hujan. Hari mulai beringsut ke malam dan tiba-tiba mobil bagian belakang iring-iringan Pangdam IX/Udayana menepi di pinggir jalan. Seorang pria berseragam loreng berupaya mendekati dan menolong seorang remaja yang rupanya mengalami Lakalantas dan terjebak dalam parit.

Sejumlah wartawan yang juga dalam satu rombongan di mobil bagian belakang kendaraan yang berhenti tersebut penasaran melihat pemandangan tak biasa, kemudian turun dari mobil dan berupaya mengabadikan aksi spontanitas tersebut. Awalnya para wartawan tidak mengetahui sosok yang rela menghentikan laju kendaraannya di tengah derasnya hujan tersebut.

Ternyata sosok pria berseragam loreng TNI tersebut adalah Dandim 1608/ Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra yang melakukan aksi spontanitas karena tidak tega melihat remaja yang mengalami Lakalantas di tengah hujan deras. Setelah mengalami Lakalantas, bocah SMP yang masih duduk di kelas 1 asal Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu tersebut tak mampu mengangkat sepeda motornya yang terjebak dalam parit di tengah derasnya hujan yang mengguyur Kabupaten Dompu Selasa sore itu.

Aksi spontanitas Dandim Bima pun sempat diabadikan oleh kamera wartawan yang turun dari mobil. Namun sejumlah wartawan tak sempat mewawancarai perwira tersebut karena usai menolong sang bocah yang Lakalantas, langsung beranjak dari lokasi Lakalantas dengan menaiki mobilnya dan meneruskan perjalanan menuju pusat Kabupaten Dompu.

Keesokan hari usai penutupan TMMD ke-104 di Desa Lanci Jaya, sejumlah wartawan berupaya mewawancarai Dandim 1608/ Bima yang juga turut ke Dam Mila Kabupaten Dompu bersama rombongan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, Bupati Dompu dan para Dandim.

“Saya malah tidak tauh kalau kemarin waktu kejadian tersebut di belakang mobil saya ada wartawan,” ujar Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra.

Bambang mengaku aksi spontanitasnya menolong bocah yang mengalami Lakalantas di tengah deras hujan karena kasihan melihat pelajar itu. ”Saya melihat anak seumuran itu seperti melihat anak saya sendiri. Karena anak saya itu seumuran dengan anak itu,” ujarnya.

Di tengah kesehariannya di Bima, Dandim 1608/ Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra dikenal di tengah masyarakat Bima dan Forkompinda Kabupaten Bima dan Kota Bima sebagai sosok sederhana dan responsif. Hampir disetiap fenomena sosial dan masalah bencana alam, maupun permasalahan konflik sosial di tengah masyarakat, Dandim Bima selalu responsif dan cepat ke lapangan membantu tugas Polri.

Di kalangan media di Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra dikenal sebagai sosok bersahaja dan akrab dengan wartawan.

Korem 162/WB Gelar Seleksi Penerimaan Cata PK TNI AD Gelombang I TA. 2019

Seleksi penerimaan Prajurit TNI AD Secata PK Gel I TA. 2019 di Lapangan Yonif 742/SWY, Kamis (28/3).

Mataram – Korem 162/WB sebagai Sub Panitia Daerah (Panda) NTB menggelar seleksi penerimaan Calon Tamtama Prajurit Karier (Cata PK) TNI AD gelombang I TA. 2019 yang diikuti animo pendaftar dari berbagai daerah se NTB sekitar 591 peserta.

Kepala Penrem 162/WB Mayor Inf Dahlan, S.Sos., menyampaikan para peserta yang ikut mendaftarkan diri sebanyak 591 orang, namun hingga hari ini, Kamis (28/3) yang masih mengikuti test sebanyak 344 orang para calon. Mereka masih melaksanakan tes kesegaran jasmani di lapangan Yonif 742/SWY dan ada juga yang melaksanakan renang dasar di Kolam renang Wira Bhakti Gebang bagi calon yang sudah melaksanakan tes kesegaran jasmani pada pertama.

“Untuk kelompok pertama pelaksanaan tes Garjas sebanyak 173 peserta dan kelompok kedua sebanyak 171 orang. Hari ini kelompok pertama melaksanakan tes renang dengan jarak 50 meter dilanjutkan besok untuk kelompok kedua,” ujar Dahlan.

Dijelaskannya, sebelumnya juga dilaksanakan cek awal yang meliputi tes pemeriksaan administrasi (Rikmin), tes kesehatan awal dan tes Postur di Aula Sudirman Makorem 162/WB.

“Setelah semua tahapan dilalui dan dinyatakan memenuhi syarat, maka peserta calon Tamtama akan dilanjutkan melaksanakan sidang Parade untuk menentukan kelulusan ditingkat Sub Panda NTB. Setelah dinyatakan lulus, para calon Tamtama tersebut akan dikirim ke tingkat Panitia Daerah (Panda) Bali untuk melanjutkan seleksi tingkat pusat di Denpasar Bali,” terangnya.

Selain itu, pria kelahiran Taliwang KSB tersebut juga menyampaikan selama pelaksanaan seleksi penerimaan TNI AD tidak dipungut biaya dan tidak ada suap menyuap, bagi keluarga yang berminat mengikuti seleksi Prajurit TNI AD siapkan semua persyaratan baik kelengkapan administrasi, kesehatan, kesegeran jasmani, Mental Ideologi, Psikologi dan tetap berdoa.

“Apabila ada oknum anggota atau calo yang menjanjikan kelulusan dengan meminta bayaran sejumlah nominal tertentu, maka segera laporkan ke Korem atau Kodim terdekat untuk diproses lebih lanjut. Karena sanksinya sangat tegas bagi pelaku yang melakukan praktek demikian,” pungkasnya.

Danrem 162/WB : “Jaga Diri dan Keluarga Dari Bahaya Narkoba”

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., memberikan sambutan pada acara sosialisasi P4GN di Aula Makorem 162/WB, Kamis (28/3).

Mataram – Korem 162/WB menggelar sosialisasi upaya pencegahan, pemberatasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkoba (P4GN) di Aula Sudirman Makorem 162/WB yang diikuti seluruh personel Korem jajaran se Garnizun Mataram, Kamis (28/3).

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han dalam sambutan menyampaikan perkembangan teknologi telah meberikan dampak positif dan negatif ditambah lagi dengan persaingan antar negara yang kurang sehat dengan melemahkan negara lain melalui Narkoba.

“Kita ketahui bersama bahwa Narkoba ini tidak hanya digunakan oleh orang yang memiliki ekonomi kelas atas, namun juga sudah menyasar ekonomi kelas bawah hingga ke pedesaan,” ujar Danrem.

Menurutnya, hal itu dilakukan sebagai salah satu cara untuk mencapai tujuan yang ingin menguasai suatu bangsa tak terkecuali Indonesia. Untuk itu, sambung orang nomor satu di jajaran Korem tersebut, satuan jajaran TNI secara terus menerus dan konsisten melawan dan memerangi Narkoba, salah satunya dengan cara memberikan penyuluhan dan tes urine terhadap seluruh Prajurit agar terhindar dari bahaya Narkoba.

“Sanksi yang diberikan kepada Prajurit dan PNS TNI yang secara sah dan menyakinkan menggunakan apalagi mengedarkan Narkoba sangat berat hingga dikeluarkan dari kedinasan sebagai anggota TNI atau pemecatan dengan tidak hormat,” tegasnya.

Dijelaskannya, program yang sama juga dilaksanakan di satuan Kodim-Kodim jajaran sebagai upaya untuk meminimlisir dan mencegah penggunaan dan peredaran Narkoba di lingkungan Prajurit khususnya jajaran Korem 162/WB.

Selain itu, Danrem 162/WB juga menekankan agar para Prajurit, keluarga dan lingkungannya mampu menjaga dan membentengi diri dari bahaya Narkoba sehingga tidak menjadi korban yang sia-sia barang haram tersebut.

Mengakhiri sambutannya, Alumni Akmil 1993 tersebut mengajak dan menginstruksikan untuk bersama menyatakan perang terhadap Narkoba. “Saya akan memberikan bonus dan penghargaan bagi personel jajaran Korem 162/WB yang berhasil mengungkap upaya penyalahgunaan dan peredaran Narkoba di wilayah Korem 162/WB,” pungkasnya.

Sosialisasi Narkoba disampaikan oleh dr. Pipin Fauziah dan dr. Dina Risna Gusmayanti dari Denkesyah 09.04.02/Mataram menjelaskan tentang beberapa jenis-jenis Narkoba yang banyak beredar di masyarakat antara lain sabu-sabu, heroin, ganja, kokain, ekstasi, inhalants dan erimin yang dilengkpai dengan contoh-contoh bentuknya yang sering diedarkan.

Kegiatan sosialisasi dihadiri para Kasi Korem 162/WB, Danyonif 742/SWY, Dan/Ka/Pa Satdisjan Korem 162/WB serta seluruh Prajurit dan PNS jajaran Korem 162/WB.

Pangdam IX/Udayana Tutup TMMD ke 104 Kodim 1614/Dompu

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., melaksanakan pemeriksaan pasukan pada upacara penutupan TMMD ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu di lapangan Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa.

Dompu – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu yang sudah berjalan selama 1 bulan hari ini ditutup dilapangan Desa Lanci Jaya Kecamatan manggelewa Kabupaten Dompu, Rabu (27/3).

Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto, S.IP., selaku inspektur Upacara menutup secara resmi program TMMD ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu dengan membacakan amanat Kepala Staf TNI AD (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa.

Dalam amanatnya Kasad menyampaikan upacara penutupan ini sekaligus menandai berakhirnya program TMMD ke 104 yang dilaksanakan serentak di 50 Kabupaten/Kota diseluruh Nusantara. TMMD yang diprogram selama tiga kali dalam tahun 2019 ini sebagai wujud pengabdian TNI bersama kementerian dan lembaga negara lainnya untuk membantu mempercepat pembangunan di daerah demi tercapainya kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Kasad juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bekerja bersama-sama membangun daerah, guna mengatasi berbagai masalah dan tantangan dibidang teknologi, ekonomi dan sosial budaya.

“Untuk itu selama TMMD ini para Prajurit TNI hadir di tengah-tengah rakyat, menyebarkan semangat gotong royong dan energi positif untuk maju mencapai keunggulan,” terangnya.

Kasad juga tidak lupa mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada seluruh pihak terutama Pemerintah Daerah dan masyarakat atas dukungannya sehingga TMMD ini dapat berjalan lancar dan mencapai target yang diharapkan.

Seusai pembacaan amanat, Pangdam IX/Udayana menyaksikan penanda tanganan penyerahan laporan hasil pelaksanaan TMMD ke 104 Kodim 1614/Dompu dari Dansatgas TMMD kepada Bupati Dompu selaku Kepala Daerah.

Setelah melaksanakan upacara penutupan, Pangdam IX/Udayana didampingi Danrem 162/WB dan Bupati Dompu beserta rombongan melakukan peninjauan Posyandu, pelayanan kesehatan dan stan lainnya dilapangan dan dilanjutkan peninjauan hasil pelaksanaan TMMD dan penyerahan rumah kepada Aksa Sutarman warga penyandang disabilitas di Dusun Mujur Desa Lanci Jaya.

Upacara penutupan TMMD ke 104 tahun 2019 dihadiri Aster Kasdam IX/Udayana Kolonel Inf I Kadek Subawa, anggota DPR RI dari PAN Muhammad Syafrudin, ST., Forkopimda Dompu, para Dandim jajaran Korem, para SKPD, Muspika, pengurus Persit KCK PD IX dan Koorcab 162 bersama jajaran, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ribuan masyarakat setempat yang juga dimeriahkan dengan artis ibu kota Jenita Janet.