Daily Archives: March 6, 2019

Koramil Empang Berikan Pelatihan BST Siswa SMKN Tarano

Babinsa Pidang Koramil 1607-02/Empang Serka Jamaludin memberikan peltihan jasmani dan kedisplinan kepada siswa-siswi kelas X SMKN 1 Tarano, Rabu (6/3).

Sumbawa – Dalam rangka persiapan praktek lapangan, siswa-siswi SMKN 1 Tarano Bidang keahlian Kemaritiman Kompetensi Keahlian Nautika Kapal Niaga (NKN) dan Nautika Kapal Penangkap Ikan (NKPI) diberikan pelatihan jasmani dan kedisiplinan Basic Safety Training (BST) oleh anggota Koramil 1607-02/Empang di lapangan SMKN 1 Tarano Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa, Rabu (6/3).

Pelatihan yang diikuti siswa-siswi kelas X diberikan Babinsa Pidang Serka Jamaludin terlihat penuh antusias mengikuti petunjuk dan arahan.

Danramil 1607-02/Empang Kapten Inf Triyono BW mengatakan pelatihan tersebut dilakukan untuk menunjang pelaksanaan praktik adik-adik SMK sehingga selama masa praktek lapangan menunjuk sikap yang disiplin dengan kondisi fisik yang sehat dan prima.

“Pelatihan ini akan diberikan beberapa hari kedepan dengan harapan dapat merubah pola pikir dan sikap adik-adik siswa menjadi lebih dewasa dalam berfikir dan bertindak,” ujarnya.

Adapun jenis pelatihan yang diberikan, sambungnya, antara lain PBB, materi jasmani, materi ketangkasan, dan penyuluhan bahaya Narkoba dan pergaulan bebas sehingga kondisi dan dimanapun berada mereka sudah siap.

Sementara, Dandim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huda, SE., menyampaikan kegiatan pelatihan yang diberikan anggota sebagai wujud kepedulian dan perhatian satuan terhadap kondisi adik-adik kita khususnya yang masih duduk dibangku sekolah terutama SMA dan SMK sederajat mengingat sangat rentan terhadap hal-hal yang bersifat merusak kepribadian.

“Kondisi pikirannya masih labil, jadi mudah goyah. Ini menjadi tugas kita bersama untuk mengingatkan dan mengawasi agar tidak terjerumus kedalam pergaulan bebas maupun tersentuh Narkoba,” terangnya.

Menurutnya, adik-adik ini merupakan generasi penerus bangsa yang harus kita jaga, kita tuntun dan kita persiapkan dengan harapan terciptanya anak muda yang cerdas, tangguh dan berkualitas serta berakhlak.

Danrem 162/WB : “Proses Rehab Rekon Harus Tepat Waktu dan Minimalisir Masalah,”

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., bersama stakeholder terkait dengan rehab rekon gelar rapat bahas ketersediaan kayu untuk rumah RTG Rika di Kantor BPBD Provinsi NTB, Rabu (6/3).

Mataram – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Ketua BPBD Provinsi NTB H.M. Nur memipin rapat yang dihadiri perwakilan Polda NTB AKBP Darsono, Kadis LHK Provinsi NTB, perwakilan Rehabilitasi dan Rekonsiliasi Masyarakat dan Permukiman Berbasis Komunitas (Rekompak), perwakilan PUPR, Kasi intel dan Dantim Intel Korem 162/WB menggelar rapat koordinasi rehab rekon pasca gempa khususnya terkait dengan penyediaan kayu untuk rumah instan kayu (Rika) di Kantor BPBD Provinsi NTB, Rabu (6/3).

Usai menggelar rapat, Danrem 162/WB menyampaikan penyediaan kayu saat ini untuk pembangunan rumah hunian tetap (Huntap) dengan jenis Rika sangat terbatas dan banyak ditemukan kondisi kayu yang tidak memenuhi standar dan tidak berkelas.

“Masih kita upayakan bersama terkait dengan penyediaan kayu yang berkelas, awet dan legal tentunya,” ujar Danrem.

Berdasarkan laporan dan masukan tadi, sambungnya, animo masyarakat untuk rumah Rika sekitar 6000 KK atau 6000 Rika yang masuk dalam program Rekompak membutuhkan kayu dan itu tidak bisa disediakan oleh rekan pengusaha lokal, sehingga membutuhkan pengusaha dari luar.

“Ini membutuhkan proses terkait ketentuan regulasi dan sistem pembayarannya,” kata Alumni Akmil 1993 tersebut.

Menurutnya, untuk memenuhi ketersediaan kayu tersebut, maka harus didatangkan dari luar daerah dengan ketentuan kayu berkelas, kuat dan awet serta memenuhi legalitas yang sah dari pejabat yang berwenang. Untuk itu, sambung Kolonel Rizal, para pengusaha kayu dari luar harus di fasilitasi dan ini harus segera dibahas mengingat waktu sudah semakin mepet.

“Harapan kita proses rehab rekon dapat berjalan sesuai target tanpa ada permasalahan dibelakang hari,” pungkasnya.

Yakinkan Panjang dan Lebar Jalan Sesuai Rencana, Kasdim Dompu Turun Ke Lokasi

Kasdim 1614/Dompu Mayor Czi Edi Gustaman bersama rombongan melaksanakan pengecekan luas jalan di lokasi TMMD Dusun Jatimenge Desa Tekasire Kecamatan manggelewa Dompu, Rabu (6/3).

Dompu – Sasaran fisik TMMD ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu hingga saat ini masih berjalan. sekitar 13 sasaran fisik yang dikerjakan Satgas TMMD dilakukan secara bertahap dan berlanjut sampai batas waktu yang telah ditentukan.

Kasdim 1614/Dompu Mayor Czi Edi Gustaman didampingi Dan SSK TMMD Kapten Inf Mujiono bersama Stafter Kodim dan Kepala Desa Takasire Kecamatan Manggelewa Yan Sofyan, S.Pd., mengukur ulang panjang dan lebar jalan pasca pembukaan badan jalan di Dusun Jatimenge Desa Tekasire, Rabu (6/3).

“Ini dilakukan untuk memastikan panjang maupun lebar jalan sesuai dengan Perencanaan yang sudah dilaporkan Dansatgas kepada Bupati Dompu pada saat Pembukaan TMMD,” ungkap Kasdim disela-sela pengukuran.

Berdasarkan ketentuannya, sambung Edi, pembukaan jalan lebarnya harus 5 meter, sedangkan panjangnya disesuaikan di masing-masing sasaran. “Alhamdulillah untuk pembukaan jalan di Dusun Jatimenge sudah sesuai dengan ketentuan,” terangnya.

Selain itu, Kasdim dan rombongan juga melakukan pemantauan perkembangan hasil pelaksanaan TMMD di Desa Tekasire dengan berjalan kaki mengelilingi sasaran diantaranya sasaran 1 dan 2 yakni pembuatan jembatan sebagai penghubung antara jalan yang memang sudah ada dengan jalan ekonomi yang sedang dibuka.

Mantan Kasdim Lombok Timur tersebut juga meminta kepada seluruh Personel Satgas untuk tetap semangat dan menjaga kesehatan mengingat akhir-akhir ini kondisi cuaca tidak menentu dan sering hujan.

Pasca Hujan, Jalan Licin dan Lengket Menuju Sasaran TMMD

Anggota Satgas  TMMD ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu selesaikan bangunan jembatan di sasaran 1 Dusun Jatimenge Desa Tekasire Kecamatan Manggelewa Dompu, Rabu (6/3).

Dompu – Pasca diterpa hujan deras, jalan menuju sasaran pembangunan jembatan dan pembuatan jalan sepanjang 2500 meter di Desa Tekasire Kecamatan Manggelewa licin dan lengket serta tidak bisa dilalui kendaraan roda dua.

Namun kondisi tersebut tidak membuat surut semangat anggota Satgas TMMD ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu untuk menyelesaikan sasaran fisik yang menjadi program TMMD.

Danramil 1614-02/Kempo Lettu Kav M. Kasim selaku Pengawas TMMD di Desa Tekasire dilokasi mengatakan sejak mulai turun hujan beberapa hari ini kondisi jalan menuju pembangunan jembatan dan pembukaan jalan licin dan lengket.

“Jalan tidak bisa dilewati sepeda motor dan bagi pajalan kaki harus hati-hati dan lebih bagus tidak menggunakan sandal,” kata Kasim.

Selain itu, Kasim juga menjelaskan kondisi pembuatan jembatan di sasaran 1 Dusun Jatimenge hingga saat ini sudah mencapai sekitar 70 persen.

“Tinggal pemasangan balok sama beton jembatan dan cor lantai bawah serta finishing,” sebutnya.

Sedangkan pembuatan jembatan di sasaran 2, lanjutnya, baru tahap pemasangan batu dan pemasangan kayu bagesting serta material pendukung lainnya.