Daily Archives: March 7, 2019

Tugas TMMD Jalan, Tugas Babinsa Tidak Terlupakan

Babinsa Lanci Jaya Koramil 1614-06/Manggelewa Sertu Abdul Malik Komsos dengan warga Dusun Mujur disela-sela TMMD ke 104 di Desa binaanya, Rabu malam (6/3).

Dompu – Disela-sela melaksanakan kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu, Babinsa Lanci Jaya Koramil 1614-06/Manggelewa Kopral Satu Abdul Malik tetap menyempatkan diri melaksanakan tugasnya sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa), salah satunya menggelar komunikasi sosial dengan warga binaan di Dusun Mujur pada Rabu malam, (6/3).

Menurut Koptu Malik, komunikasi sosial yang ia lakukan tidak hanya membahas tentang program fisik TMMD saja, namun juga untuk bertukar pikiran, tukar informasi dengan masyarakat khususnya terkait dengan keamanan dan ketertiban masyarakat di Desa.

“Semua informasi yang ada dari masyarakat, kita tampung dan dilaporkan kepada pimpinan jika informasi tersebut bernilai strategis untuk ditindak lanjuti, ujar Malik.

Malik kemudian memberikan contoh, ada informasi dari masyarakat bahwa di Dusunnya ada warga yang terlihat aneh dan berbeda dengan warga lainnya. “Informasi ini harus segera didalami dengan melakukan pendekatan dan komunikasi sehingga tahu apa sebenarnya yang terjadi. Jika memang ada penyimpangan, maka harus segera diingatkan dan diberikan nasehat, bila perlu diadakan penyuluhan sehingga warga binaan maupun wilayah tetap dalam keadaan aman dan kondusif,” jelasnya.

Terpisah, Dandim 1614/Dompu Letnan Kolonel Czi Arief Hadiyanto, S.IP., selaku Dansatgas TMMD Kodim Dompu memberikan apresiasi kepada kinerja Babinsa Desa Lanci Jaya khususnya terkait pelaksanaan program fisik TMMD di desa binaanya.

“Alhamdulillah, selama pelaksanaan TMMD di Desa Lanci Jaya khususnya terlihat antusias masyarakatnya sangat tinggi, mereka secara bergantian dan terjadwal membantu anggota Satgas TMMD bergotong royong mengerjakan sasaran fisik baik pembukaan jalan maupun pembangunan dan perehaban tiga buah Musholla,” ungkapnya.

Menurutnya, hal itu tidak terlepas dari keberhasilan Babinsa dalam melakukan kegiatan pembinaan dan pendekatan kepada warga binaan melalui Komsos yang terus menerus dan berkesinambungan.

Selain itu, Alumni Akmil 1998 tersebut meminta kepada anggota Satgas TMMD untuk tetap memantau dan memonitor wilayah desa binaanya via seluler selama pelaksanaan TMMD dan memastikan desa binaanya tetap dalam kondisi aman dan kondusif sehingga tugas TMMD jalan, tugas Babinsa juga tetap jalan.

Dansatgas TMMD : “Sektor Pertanian Miliki Peran Penting dan Strategis”

Dandim 1614/Dompu Letnan Kolonel Czi Arief Hadiyanto, S.IP., selaku Dansatgas TMMD ke 104 tahun 2109 Kodim 1614/Dompu.

Dompu – Pada program fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 wilayah Kodim 1614/Dompu, akses jalan bagi para petani menjadi perhatian khusus Dandim 1614/Dompu Letnan Kolonel Czi Arief Hadiyanto, S.IP., selaku Komandan satuan tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Dansatgas TMMD).

Saat ditemui disela-sela peninjauan pembuatan jembatan dan pembukaan jalan ekonomi di Dusun Jatimenge Desa Tekasire Kecamatan Manggelewa, Kamis (7/3), Dansatgas TMMD menyampaikan salah satu program Pemerintah Pusat melalui program Nawacita yakni swasembada pangan dengan mengembangkan sektor pertanian.

“Sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dan strategis saat ini”, ujar Dansatgas. Menurutnya, sektor pertanian merupakan salah satu komponen primer pembangunan nasional menuju swasembada pangan untuk mengatasi kemiskinan dan memberikan kemakmuran kepada masyarakat.

Di wilayah Kabupaten Dompu, lanjut orang nomor satu di jajaran Kodim Dompu tersebut, produktifitas pertanian dengan komoditi jagung saat ini sudah mulai panen dan terus meningkat, bahkan diharapkan mampu menjadi lumbung jagung nasional.

“Ini sangat membanggakan kita bersama, karena jagung mampu sebagai lokomotif perekonomian masyarakat Dompu dan manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat khususnya para petani,” terangnya.

Terkait dengan itu, Dansatgas menjelaskan pada program fisik TMMD ke 104 ini dibuka jalan sekitar 5600 meter dengan lebar minimal 5 meter yang dipusatkan di Desa Lanci Jaya dan Desa Tekasire untuk menunjang dan mempermudah akses para petani dalam proses pengelolaan dan pemasaran hasil produksi pertaniannya sehingga dapat membantu meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga kedepan jalan yang sudah dibuka dan diperkeras ini menjadi perhatian pemerintah daerah untuk dimasukan kedalam tahap pengaspalan untuk memudahkan dan memberikan kenyamanan berkendaraan dalam proses pengangkutan hasil produksi pertanian,” pungkasnya.

Selain pembukaan jalan, ada juga pembuatan gorong-gorong dan jembatan sebagai saluran irigasi dan penghubung antara jalan yang sudah ada dengan jalan yang akan dibuka.

Aspers Kasad Serahkan dan Resmikan Ruang Kelas Belajar dan Masjid Babussalam

Aspers Kasad Mayjen TNI Heri wiranto mewakili Alumni Akabri 1989 meresmikan Masjid Babussalam Desa Sukadana Kecamatan Bayan KLU, Kamis (7/3).

Lombok Utara – Pasca gempa tahun lalu, puluhan ribu rumah maupun fasilitas umum rusak dan tidak bisa digunakan kembali. Kehadiran para relawan dan darmawan untuk mengulurkan bantuan dan tenaga sangat dirasakan warga korban gempa, salah satunya bantuan dari Alumni AKABRI 1989.

Bantuan yang diberikan berupa pembangunan dua lokal ruang kelas di SMAN 1 Kayangan dan pembangunan Masjid Babussalam Desa Sukadana Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan di dua tempat yang berbeda oleh Aspers Kasad Mayor Jenderal TNI Heri Wiranto, SE. MM. M.Tr (Han), bersama rombongan se Angkatan yang dihadiri Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Bupati Lombok lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH. MH., Sekda KLU Drs. H. Suardi,MH., Kamis (7/3).

Selaku Ketua rombongan, Mayjen TNI Heri Wiranto dalam sambutannya saat menyerahkan 2 lokal kelas belajar di SMAN 1 Kayangan menyampaikan Lombok merupakan daerah yang indah dan menjadi destinasi wisata dunia, namun bencana gempa telah meluluh lantakkan daerah ini ratusan korban jiwa dan puluhan ribu rumah dan fasilitas umum rusak sehingga menggugah hati untuk membantu para korban.

“Alhamdulillah, kami Alumni AKABRI 89 tergerak dan tergugah untuk membantu korban gempa khususnya di KLU dengan mengumpulkan dana untuk membangun ruang belajar di sekolah ini,” ungkap Aspers Kasad.

Dilanjutkannya, pemberian bantuan ini hanya semata-mata atas dasar kemanusiaan karena terpanggil untuk merasakan kesedihan dan penderitaan masyarakat kita disini.

Mengakhiri sambutannya, Mantan Danrem 161/WSi tersebut berharap agar ruang kelas belajar bisa dipakai secepatnya untuk proses belajar mengajar dan akan memantau terus kekurangannya.

Sebelumnya Bupati KLU dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada keluarga besar Alumni AKABRI 1989 atas kepeduliannya untuk membantu pembangunan daerah Kabupaten Lombok Utara pasca terjadinya gempa bumi pada tahun kemarin khususnya pembangunan ruang belajar SMAN 1 Kayangan.

Usai penyerahan ruang kelas SMAN 1 Kayangan secara simbolis serta penandatanganan berita acara serah terima, Mayjen TNI Heri Wiranto bersama rombongan menuju lokasi peresmian bantuan pembangunan Masjid Babussalam di Dusun Gedeng Desa Sukadana Kecamatan Bayan yang disambut Sekda KLU dan tarian adat Lombok “Rudat” dan masyarakat setempat di Masjid Babussalam.

Sekda KLU dalam sambutannya kehadiran TNI Polri sejak awal gempa di KLU sangat dirasakan oleh masyarakat terutama dalam memberikan bantuan kemanusiaan dan memotivasi kami untuk membangun kembali Lombk Utara hingga seperti kondisi sekarang ini.

“Proses percepatan rehab rekons di wilayah KLU sudah berjalan lancar, apalagi dengan adanya penambahan personel TNI akan menambah percepatan pembangunan rumah hunian tetap bagi para korban.

Sekda KLU juga mengucapkan terimakasih kepada Alumni AKABRI 1989 yang teah memberikan bantuan dalam pembangunan ruang belajar dan pembangunan Masjid Babussalam sehingga masyarakat memiliki tempat untuk meningkatkan kualitas keimanan kepada Allah SWT.

Sementara Mayjen TNI Heri Wiranto dalam sambutannya mengucapkan rasa syukur karena Alumni AKABRI 89 bisa memberikan bantuan dan mewakafkan Masjid Babussalam untuk masyarakat Desa Sukadana.

“Sejak terjadinya gempa bumi di Lombok dan NTB umumnya, dimanapun kami berada selalu mendoakan masyarakat Lombok dan NTB agar musibah bisa dilalui dengan penuh keihklasan dan tawakkal kepada Allah SWT,” kata Aspers Kasad mewakili Alumni AKABRI 89.

Pati bintang dua yang juga mantan Danrem 163/WS tersebut menceritakan proses pemberian bantuan untuk masyarakat Lombok melalui rapat Alumni. “Kami sebelumnya berpikir dalam bentuk apa bantuan yang cocok untuk para korban, bersifat penggunaannya lama dan berbentuk monument, dan Alhamdulillah disepakati pembangunan ruang belajar dan pembangunan Masjid sebagai sarana ibadah untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT karena masyarakatnya juga mayoritas muslim,” cerita Mayjen TNI Heri Wiranto.

Ia berharap semoga Masjid Babussalam bisa dimanfaatkan sebagai tempat ibadah dan menuntut ilmu agama, dan menjadi ladang amal kita untuk akhirat kelak.

Peresmian Masjid Babussalam ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita oleh Mayjen TNI Heri Wiranto didampingi para Alumni AKABRI 89, Danrem 162/WB, Sekda KLu, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat serta acara diakhiri dengan pemberian santunan kepada anak yatim Desa Sukadana.

Adapun rombongan Asper Kasad antara lain Brigjen TNI Mochammad Hasan, Laksamana TNI Sidiq Mustafa, Kombes R Andang Ginanjar, Kolonel Herry Cristianto, Kolonel Rolland Dg Wah, Kolonel Jimmy Aritonang, Zaenal Abidin dan dihadiri Forkompimda KLU, Muspika Kayangan dan Bayan, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.