Daily Archives: March 13, 2019

Satgas TMMD Kodim Dompu Berikan Penyuluhan Kesehatan

dr. Nian Etikana Sri Harianti Nanul  memberikan penyuluhan kesehatan dalam rangka program non fisik TMMD ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu di SMAN 1 Manggelewa, Rabu (13/3).

Dompu – Disela-sela melaksanakan program kegiatan fisik, Satgas TMMD ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu menggelar penyuluhan kesehatan dengan menggandeng dr. Nia dari Puskesmas Manggelewa di SMAN 1 Manggelewa, Rabu (13/3).

Ratusan siswa-siswi yang mengikuti penyuluhan kesehatan sangat antusias karena kaitannya dengan bahaya Narkotika, Psikotropika dan zat adiktif lainnya.

Dalam penjelasaanya, dr. Nian Etikana Sri Harianti Nanul menyampaikan beberapa jenis tentang Narkoba, efek penggunaannya, bahaya dan dampak sosialnya bagi para pengguna Narkoba.

Selain itu, dr. Nian juga menyampaikan tentang bahaya minuman keras yang banyak mengandung alkohol yang dapat merusak kesehatan.

“Jadi tidak pada saat mau mencalokan diri sebagai anggota TNI Polri saja kita harus sehat, namun setiap waktu harus tetap sehat tentunya dengan menjaga pola hidup sehat, salah satunya menjauhi alkohol dan Narkoba,” terangnya.

Adapun akibat dari Narkoba akan memberikan efek ketergantungan bagi pengguna dan secara fisik akan terjadi perubahan drastis pada tubuh termasuk perubahan prilaku dalam kehidupan sosial.

“Saya mengajak kepada adik-adik untuk menjaga kesehatan dengan tidak mencoba-coba Narkoba maupun alkohol termasuk rokok,” tutup Dokter kelahiran Sukabumi tersebut.

Acara penyuluhan kesehatan diakhiri dengan sesi tanya jawab.

TMMD ke 104 Kodim Dompu Gelar Sosialisasi Rekrutmen Prajurit TNI AD

Pasiter Kodim 1614/Dompu memberikan sosialisasi rekrutmen penerimaan Prajurit TNI di SMAN 1 Manggelewa, Rabu (13/3).

Dompu – Selain program fisik, Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu hari ini menggelar program non fisik rekrutmen Prajurit TNI AD di SMAN 1 Manggelewa, Rabu (13/3).

Pada kesempatan tersebut, Pasiter Kodim 1614/Dompu Kapten Inf Safii menjelaskan penerimaan Prajurit TNI AD setiap tahun sebanyak lima kali dengan jenis yang berbeda.

“Setiap tahun, TNI AD menerima calon Prajurit sebanyak lima kali yakni Akademi Militer (Akmil), Sekolah Perwira Prajurit Karier (Sepa PK), Sekolah Calon Bintara Prajurit Karier (Secaba PK) dan Sekolah Calon Tamtama Prajurit Karier (Secata PK), khusus untuk Secata PK dilaksanakan sebanyak 2 kali setiap tahun,”

Safii kemudian menjelaskan persyaratan masuk menjadi anggota TNI AD. “Persyaratan masuk menjadi Prajurit TNI AD antara lain WNI, SKCK dari Kepolisian, KTP, STTB, KK dan seleksi kesehatan, jasmani dan postur, Psikologi, Mental Ideologi dan Pantauan Akhir (Pantuhir).

Selain itu, Pasiter juga menyebutkan pelaksanaan tes dalam setiap seleksi selama dua tingkat yakni tingkat daerah yang dilaksanakan oleh Panitia Daerah (Panda) dan tingkat pusat.

Ditegaskannya, dalam seleksi penerimaan calon Prajurit TNI AD semua jenis pendidikan tidak ada dipungut biaya, apabila ada oknum yang meminta sejumlah uang agar dilaporkan kepada satuan terdekat.

“Jika terbukti melakukan pemungutan biaya atau menerima uang sogokan maka anggota tersebut akan diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku dilingkungan TNI AD,” terangnya.

Sebelumnya sambutan dari Kepala Sekolah Agus Dedi Suhardiman, S.Pd., dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Satgas TMMD atas penyelenggaraan penyuluhan dan sosialisasi di sekolahnya.

Agus Dedi berharap agar siswa-siswi memperhatikan dan menanyakan jika ada yang belum jelas dan dimengerti.

Jelang Pemilu 2019, Kasrem 162/WB Berikan Sosialisasi Pembinaan Netralitas TNI

Kasrem 162/WB Letkol Inf Endarwan Yansori memberikan sosialisasi pembinaan Netralitas TNI jelang Pemilu 2019, Rabu (13/3).

Mataram – Korem 162/WB menggelar sosialisasi pembinaan Netralitas TNI pada pemilihan legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Ri periode 2019-2024 di Aula Sudirman Makorem 162/WB jalan Lingkar Selatan Mataram, Rabu (13/3).

Sosialisasi yang dibuka Kasrem 162/WB Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori diikuti seluruh personel Korem dan jajaran se Garnizun Mataram dengan pemateri langsung oleh Kasrem 162/WB.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dalam amanatnya yang dibacakan Kasrem 162/WB menyampaikan kesuksesan agenda penyelenggaraan Pemilu merupakan salah satu indikator dalam mengukur keberhasilan proses demokrasi di Indonesia yang menjadi tanggung jawab kita bersama baik KPU, Bawaslu, TNI, Polri dan seluruh komponen bangsa.

“Terkait dengan itu, TNI dituntut untuk tidak melibatkan diri dalam politik praktis salah satu dengan menjaga Netralitas TNI pada Pileg dan Pilpres,” jelasnya.

Menurutnya, TNI berada pada posisi Netral dalam arti berdiri diatas semua golongan, tidak memihak kepada salah satu partai atau kontestan peserta Pemilu dan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, tidak melibatkan diri dan atau dilibatkan pada kegiatan politik praktis kecuali pengamanan sebelum, saat dan sesudah Pemilu.

Tidak hanya itu, lanjut Kasrem, anggota TNI juga tidak boleh memberikan bantuan dalam bentuk apapun kepada peserta Pemilu baik Parpol, perseorangan atau pasangan calon untuk kepentingan kegiatan apapun dalam Pemilu.

“Tidak melakukan tindakan atau memberikan pernyataan apapun yang bersifat mempengaruhi keputusan KPU dan Bawaslu baik di pusat maupun di daerah, tidak memberikan komentar, penilaian dan mendiskusikan apapun terhadap identitas maupun kualitas salah satu Parpol atau perseorangan peserta Pemilu,” terangkan.

Kasrem juga meminta kepada pimpinan satuan jajaran untuk terus mengingatkan anggotanya tentang menjaga Netralitas TNI pada Pileg maupun Pilpres mendatang untuk meminimalisir adanya tindakan pelangaran mengingat sanksinya tegas jika terbukti sah dan meyakinkan telah melakukan pelanggaran.

“Pedomani ketentuan tentang Netralitas TNI dengan harapan tidak ada pelanggaran yang dapat mencederai Netralitas TNI pada pesta demokrasi Pemilu 2019,” tutupya.

Seusai memberikan sambutan, Kasrem 162/WB langsung memberikan materi sosialisasi pembinaan tentang menjaga Netralitas TNI pada Pemili 2019 mendatang.