Daily Archives: March 17, 2019

Satgas TMMD Bangun kebersamaan Kokohkan Kemanunggalan TNI Rakyat

Makan bersama Satgas TMMD ke 104 Kodim 1614/Dompu bersama warga di Dusun Kara Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa, Minggu (17/3).

Dompu – Menjelang waktu istirahat mengerjakan perehaban Musholla Bani Abbas di Dusun Kara Desa Lanci Jaya, anggota Satgas TMMD ek 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu makan siang bersama di rumah Ahmad Said.

Makan siang bersama tersebut terlihat berbeda dari sebelumnya. Kasdim 1614/Dompu Mayor Czi Edi Gustaman bersama Pasiter Kodim Kapten Inf Saffi di dampingi Komandan SSK Kapten Inf Mujiono yang kebetulan melaksanakan pengecekan dan peninjauan ke sasaran Musholla ikut diajak makan siang oleh tuan rumah.

“Tadinya hanya ingin melihat hasil kerja di Musholla, ternyata tuan rumah ada di dekat Musholla, alhamdulillah akhirnya makan bersama dengan warga dan anggota,” ungkap Kasdim.

Menurutnya, partisipasi masyarakat Dusun Kara luar biasa, karena selain ikut membantu Satgas TMMD dengan bergotong royong, juga menyiapkan makan dan minum, bahkan ada yang mengantar kopi di Musholla.

“Alhamdulillah, ini wujud kebersamaan dan kemanunggalan TNI Rakyat yang sudah terbangun dan harus dipertahankan dengan menjaga komunikasi dan hubungan yang baik sehingga tetap terjalin silaturrahim diantara sesama,” harapnya.

Selain itu, mantan Kasdim 1615/Lotim tersebut juga meminta agar selama melaksanakan tugas TMMD jangan ada pelanggaran sekecil apapun, apalagi sampai ada yang menyakiti hati masyarakat. “Laksanakan tugas TMMD dengan merangkul masyarakat untuk membangkitkan kebersamaan untuk mengembalikan budaya gotong royong yang sudah tergerus oleh zaman,” pungkasya.

Satgas TMMD ke 104 Cat dan Pasang Kaca Musholla Bani Abbas

Pengangkutan bahan material untuk pembuatan jembatan sasaran TMMD ke 104 Kodim 1614/Dompu, Minggu (17/3).

Dompu – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu di Dusun Kara Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa melaksanakan pengecatan Musholla Bani Abbas bersama warga.

Setelah dilakukan pengecatan kusen jendela dan pintu Musholla, Komandan SSK Kapten Inf Mujiono selaku pelaksana lapangan mendampingi tukang pasang kaca dari toko kaca.

“Alhamdulillah hari ini sudah dilakukan pengecatan kusen jendela dan pintu, dan juga pemasangan kaca jendela,” kata Mujiono.

Sesuai rencana, sambungnya, besok akan dilanjutkan pengecatan tembok Musholla dan juga pemasangan kaca di Musholla Nurul Asyah Dusun Doro Mbee dan Musholla Al Ihklas Dusun Mujur.

Dijelaskannya, Musholla Nurul Asyah Doro Mbee juga tinggal pemasangan keramik teras luar dan pengecatan, sedangkan Musholla Al Ikhlas akan dilakukan tahapan pemasangan keramik setelah tiang penyangga lantai atas dilepas karena baru beberapa hari dilakukan pengecoran. “Insya Allah minggu depan sudah bisa dipasang keramiknya,” ujar Dan SSK.

Selai itu, Danramil 1614-06/Manggelewa tersebut juga menyampaikan pembukaan jalan dan pembuatan jembatan serta duiker masih terkendala oleh hujan khususnya pengangkutan bahan bangunan seperti batu, pasir, semen dan air ke lokasi karena jalan tidak dilewati kendaraan.

“Kita usahakan menggunakan dokar yang merupakan alat tradisional masyarakat pedesaan,” terang pria berkumis tersebut.

“Kita akan upayakan semaksimal mungkin sehingga program fisik TMMD Kodim Dompu tuntas sebelum penutupan,”tutupnya.

Danrem 162/WB Berikan Bantuan Kios Kepada Umi Delima di Desa Campa

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani meresmikan dan meyerahkan bantuan kios untuk Umi Delima di Desa Campa Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Minggu (17/3).

Bima – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han didampingi Dandim 1608/ Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra meresmikan bangunan kios dan menyerahkan bantuan berupa isi kios dan sejumlah sembako kepada Jumiatun alias Umi Delima istri Almarhum Santoso di RT 11/02 Desa Campa Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Minggu (17/3).

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB menyampaikan kehadirannya bersama rombongan dalam rangka meresmikan kios milik Umi Delima beserta isinya sekaligus untuk bertatap muka dengan masyarakat Desa Campa.

“Kehadiran kami di Desa Campa dalam rangka memberikan bantuan sebuah kios dan isinya kepada Umi Delima sebagai bekal untuk survive di Desa Campa. Ini menjadi atensi dan perhatian kita bersama sehingga tidak ada kendala atau hambatan untuk kehidupan sehari-hari karena beliau merupakan istri Almarhum Santoso” terang Danrem.

Dikatakannya, TNI hingga saat ini masih melaksanakan operasi teritorial (Opster) TNI untuk membantu percepatan rehab rekon akibat gempa bumi beberapa waktu lalu di Pulau Lombok dan Sumbawa.

“Saat ini, satuan jajaran Korem 162/WB juga sedang melaksanakan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 di Kabupaten Dompu dengan berbagai program fisik dan non fisik,” ungkap Danrem.

Selain itu, Danrem juga menyampaikan bahwa saat ini ada program Pemerintah Provinsi NTB untuk membantu putra-putri daerah mengikuti pendidikan melalui jalur beasiswa keluar negeri dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia sehingga dapat mendongkrak prekonomian masyarakat.

Alumni Akmil 1993 tersebut juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan hutan mengingat permasalahan kerusakan hutan akan berdampak luas bagi masyarakat terutama masyarakat yang tinggal disekitar hutan.

Sebelumnya, Camat Madapangga Muhammad Syafi’i, SH. M.AP., memberikan apresiasi kepada Danrem 162/ WB dan Dandim 1608/Bima beserta jajaran yang memberikan bantuan kepada Umi Delima berupa kios dan isinya.

Safii juga mengungkapkan rasa syukur karena Desa Campa hingga saat ini masih dalam keadaan aman dan kondusif. “Hal Ini tidak terlepas dari dukungan TNI dan Polri, semoga negeri kita ini tetap aman, Baldatun Thayyibatun Warabbun Ghafur,” harapnya.

Jumiatun alias Umi Delima adalah istri mantan pimpinan Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) Santoso yang tewas dalam kontak senjata dengan Satgas Tinombala di Poso pada 2016 lalu.

Acara peresmian dan penyerahan kios dan isinya oleh Danrem 162/WB dihadiri Forkopimda Kabupaten Bima, Ketua Persit KCK Korcab 162 Ny. Kirana Rizal Ramdhani dan Persit KCK Cabang Bima, Ketua FKUB Kabupaten Bima, tokoh agama, tokoh masyarakat dan masyarakat setempat.

Danrem 162/WB Instruksikan Siaga Bantu Korban Bencana Alam

Anggota Koramil 1606-02/Bayan  membantu mengevakuasi korban gempa, Minggu (17/3).

Mataram – Gempa berkekuatan 5,8 SR dan 5,2 SR kembali mengguncang Lombok dengan pusat kekuatan gempa di Kabupaten Lombok Timur dan juga dirasakan pula di Kabupaten Lombok Utara sehingga menyebabkan salah satu destinasi wisata air terjun Tiu Kelep Desa Senaru Kecamatan Bayan Lombok Utara mengalami longsor, Minggu (17/3).

Mendengar informasi tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., langsung memberikan instruksi kepada seluruh Dandim jajaran untuk melakukan pengecekan dan perbantuan penanggulangan bencana alam sesuai dengan wilayah teritorialnya.

“Kepada seluruh satuan jajaran Korem baik Kodim, Yonif 742/SWY dan satuan dinas jawatan agar menyiapkan satuannnya untuk memberikan bantuan penanggulangan gempa khususnya di Daerah yang terkena dampak terutama Lombok Timur dan Lombok Utara,” kata Danrem.

Menurutnya, langkah-langkah yang sudah diambil untuk memberikan bantuan terhadap para korban dengan mengerahkan para Babinsa yang ada di Koramil, mengerahkan anggota Yonif 742/SWY dan Kompi Zipur 9/K untuk membantu penyelamatan dan evakuasi korban dan mengerahkan tenaga medis beserta ambulance Rumkit Denkesyah Mataram ke lokasi sasaran terdampak gempa.

“Kami juga berkoordinasi dengan BPBD dan menyiapkan tenda lapangan di tempat yang aman disekitar lokasi longsor,” ungkapnya.

Hingga saat ini Personel TNI bersama anggota BPBD masih melakukan proses evakuasi para korban dan pendataan jumlah korban di lokasi serta pengecekan rumah yang rusak akibat gempa.

Rencana pencarian dan evakuasi korban gempa akan dilanjutkan besok pagi karena sudah larut malam dan Jalan licin akibat hujan.

Sebelum Sertijab Dandim, Danyon Gelar Pertandingan tennis Farewell Danyonif 742/SWY

Danyonif 742/SWY Letkol Inf Agus P Doni menyerahkan hadiah pertandingan tennis farewell Danyonif 742/SWY di lapangan tennis gebang Mataram.

Mataram – Sebelum dilantik menjadi Dandim 1615/Lotim, Danyonif 742/SWY Letnan Kolonel Inf Agus Prihanto Doni menggelar pertandingan tennis farewell di lapangan tennis Gebang Mataram, Sabtu (16/3).

Pertandingan yang diikuti Danrem 162/WB Kolone Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., para Dandim dan Kasi, Dan/Ka Satdisjan serta seluruh perwira Korem dan jajaran berlangsung seru dan penuh kebersamaan.

Disela-disela psrtandingan, Danrem 162/WB menyampaikan kegiatan seperti ini sangat positif selain meningkatkan ketahanan fisik dengan berolaraga, juga sebagai sarana silaturahmi antar para Perwira dan anggota jajaran Korem terutama yang Hobby olahraga tennis.

“Jadi ini sudah seperti tradisi, setiap pejabatnya pindah satuan diadakan pertadingan seperti ini dengan harapan tetap terjalinnya ikatan kekeluargaan sebagai warga Korem 162/WB,” ungkapnya.

Sementara Danyonif 742/SWY Letkol Agus Prihanto Doni pada kesempatan tersebut mengucapkan rasa syukur atas kepercayaan pimpinan atas jabatan baru sebagai Dandim 1615/Lotim walaupun belum dilantik.

“Insya Alloh serah terima jabatannya dalam waktu dekat, kita tunggu saja,” ujarnya.

Mantan Kasipers Korem 162/WB tersebut juga memohon doa dan dukungan sehingga perjalanan karier dengan jabatan baru sebagai Dandim Lotim nantinya diberikan segala kemudahan, kelancaran dan kesuksesan sehingga semua tugas dapat dilaksanakan dengan baik.

Adapun peraih juara dalam pertandingan tersebut antara lain juara I diraih Danki Senapan B Lettu Inf Lutfi berpasangan dengan Sertu Dito, juara 2 Letkol arh Budiono berpasangan dengan Mayor Januardi, juara 3 Kapenrem 162/WB mayor Inf Dahlan berpasangan dengan Serka Dayat dan juara terakhir Kapten Inf Iwan berpasangan dengan Sertu Ridwan.

Fasilitator TNI, Polri dan Sipil Terima Penghargaan

Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri menyerahkan hadiah kepada fasilitator terbaik rehab rekon di Lapangan Tanjung KLU.

Lombok Utara – Pasca gempa bumi yang terjadi di Lombok dan Sumbawa yang meluluh lantakan puluhan ribu rumah milik masyarakat Lombok dan Sumbawa baik rusak ringan, sedang dan rusak berat.

Untuk memulihkan dan mempercepat proses rehab rekons, pemerintah daerah bekerjasama dengan TNI dan Polri serta instansi terkait merekrut ribuan fasilitator sesuai kebutuhan.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., usai upacara penutupan Opster TNI tahun 2019 dan penyerahan piala dan hadiah di Lapangan Tanjung Kabupaten Lombok Utara oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri menyampaikan Satgas terpadu rehab rekons pasca gempa memberikan penghargaan kepada para fasilitator terbaik dari TNI, Polri dan masyarakat.

“lni dilakukan sebagai bentuk
apresiasi atas dedikasi dan semangat mereka dalam membantu proses percepatan rehab rekons warga terdampak gempa sehingga yang lain juga ikut termotivasi dan memacu diri untuk terus membantu proses percepatan rehab rekon dengan baik,” ujar Danrem.

Adapun fasilitator yang memperoleh piala dan hadiah pada rangkaian Upacara Penutupan Opster TNI yang diserahkan langsung Kasdam IX/Udayana, Kapolda NTB Irjen Pol Achmat Juri, Kalak BPBD NTB, Danrem 162/WB dan Kadis Perkim antara lain, kategori rumah rusak berat berturut-turut juara I Sertu Sumiadi dari Kodim 1606/Lobar, juara II ada tiga orang yakni Serda Suhaedi dari Kodim 1620/Loteng, Bripka Ikraman dan Ahmad Yani dan juara III diraih oleh Sertu Hadirin dari Kodim 1615/Lotim, Bripka Lalu Riko dan Rohiatul Asri, SE.

Untuk fasilitator Rumah Rusak Sedang juara I berasal dari Kabupaten Lombok Tengah yakni Serda Bahram dari Kodim 1620/Loteng, Bripka Zulhadirahman dan Lalu Gina. Juara II dari wilayah Kabupaten Lombok Barat yakni Serka Marzuki dari Kodim 1606/Lobar dan juara III Sertu M. Mawardan dari Kodim 1615/Lotim.

Sedangkan untuk rumah rusak ringan diperoleh fasilitator Kabupaten antara lain Sertu Rusni Febrian, Aiptu Supratman dan M. Faruki, Juara II Kabupaten Lotim yakni Serda Lalu Mashuri dan Juara III dari Kabupaten Lombok Barat Sertu Mujitahid, Bripka Ida Made Astawa dan Turmuzi ST.

Satgas TMMD ke 104 Gandeng Dinas Pertanian Berikan Penyuluhan

Satgas TMMD ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu menggelar penyuluhan pertanian di Kantor Desa Tekaisre Kecamatan Manggelewa, Sabtu (16/3).

Dompu – Hari ini, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu menggandeng UPT Pertanian Kecamatan Manggelewa untuk memberikan penyuluhan pertanian kepada masyarakat Dusun Jatimenge Desa Tekasire, Sabtu (16/3).

Penyuluhan yang dilaksanakan di Kantor Desa tersebut disampaikan oleh Sulatif tentang pemberantasan hama dan penyakit tanaman yang sering dihadapi para petani.

Dalam penyampaiannya, Sulatif menjelaskan tahun 2013 para petani di 25 desa se Kabupaten Dompu mengalami kerugian karena tanamannya gagal tumbuh dan gagal panen.

Menurutnya, hal itu terjadi karena serangan hama dan penyakit pada tanaman seperti hama wereng, pengerek batang, penyakit kresek, blass dan lainnya. “Bisa juga disebabkan karena kekeringan sehingga tanaman banyak yang kering dan mati karena kekurangan suplay air, pola tanam tidak serempak yang dapat mengundang hama dan kurang perawatan serta tikus.

Sebelumnya, Komandan SSK Kapten Inf Mujiono yang mendampingi menyampaikan kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari program non fisik TMMD ke 104 yang diselenggarakan Kodim 1614/Dompu.

“Semoga kegiatan penyuluhan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya para petani sehingga kedepan sistem pola tanam dan cara perawatannya lebih baik dari sebelumnya,” pungkas Mujiono.

Kasdim 1614/Dompu Berikan Penyuluhan Imunitas Bangsa Radikalisme di Desa Tekasire

Kasdim 1614/Dompu Mayor Czi Edi Gustaman memberikan penyuluhan imunitas bangsa radikalisme di Kantor Desa Tekasire Kecamatan Manggelewa, Sabtu (16/3).

Dompu – Kasdim 1614/Dompu Mayor Czi Edi Gustaman berkesempatan untuk bertatap muka dengan puluhan warga Desa Tekasire dalam rangka penyuluhan tentang Imunitas Bangsa Radikalisme di Kantor Desa Tekasire Kecamatan Manggelewa, Sabtu (16/3).

Penyuluhan yang dihadiri Kepala Desa Tekasire Yan Sofyan dan penyuluh dari Kesbangpoldagri Kabupaten Dompu H. Muhrif terlihat antusias karena terkait radikalisme yang selama ini menjadi momok bagi masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Kasdim menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu sasaran non fisik TMMD ke-104 Tahun 2019 Kodim 1614/Dompu yang dilaksanakan di dua Desa di Kecamatan Manggelewa.

Dijelaskannya, Imunitas bangsa radikalisme yakni daya tahan dan daya tangkal yang harus dimiliki bangsa Indonesia untuk menghadapi berbagai persoalan dalam konteks kesatuan bangsa.

Kasdim kemudian memberikan contoh, salah satunya melawan faham radikal atau radikalisme dan faham ekstrem kiri yang selama ini mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

“Terkait dengan Radikalisme di wilayah Kabupaten Dompu, hingga saat ini masih dalam keadaan aman, nyaman dan kondusif,” ujarnya.

Selain itu, Kasdim juga meminta kepada masyarakat agar jangan terpengaruh oleh isu-isu yang kebenarannya belum bisa dipertanggung jawabkan karena banyak negara yang ingin menguasai Indonesia sehingga mengembangkan isu-isu bersifat adu domba yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan, bahkan saat ini masih banyak pengedar maupun pengguna Narkoba yang dapat merusak generasi bangsa.

“Mari rekatkan barisan, jaga persatuan dan kesatuan dengan tetap berpegang teguh pada 4 Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kabid Penerangan Kesbangpol H. Muhrif meminta kepada seluruh peserta yang hadir agar jangan ikut terlibat sebagai teroris maupun jaringannya karena pemahamannya bertentangan dengan syariat Islam dan tidak sejalan dengan pemerintah.

H. Muhrif juga menyampaikan pemerintah memiliki program Deradikalisasi sebagai upaya untuk mengembalikan atau mengurangi dan mencegah berkembangnya radikalisme di Indonesia.

“Mari kita tingkatkan hubungan silaturrahmi dan ukhuwah islamiyah dengan mengedepankan kemaslahatan bersama sehingga tetap dalam bingkai NKRI,” tandasnya.