Denpaldam IX/2 Mataram membuka pelatihan Prakerin SMK di halaman Kantor Denpaldam IX/2 Mataram, Gebang, Senin (25/3).

Denpaldam IX/2 Mataram Tekankan Disiplin Pada Siswa Prakerin SMK

Mataram – Denpal IX/2 Mataram kembali membuka Praktek Kerja Industri (Prakerin) siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dihadiri perwakilan guru dari masing-masing SMK di lapangan apel Kantor Denpaldam Mataram, Senin (25/3). Praktek Detail »

Salam komando pada acara serah terima jabatan Dandim 1615/Lotim dan Dandyonif 742/SWY di lapangan Yonif 742/SWY Gebang Mataram, Senin (25/3).

Danrem Pimpin Sertijab Dandim Lotim dan Danyonif 742/SWY

Mataram – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M. Han., memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Kodim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., dan Komandan Yonif 742/SWY Letkol Inf Detail »

Deputi Kemenko PMK Mayjen TNI Dody Usodo Hargo memimpin rapat koordinasi percepatan penanganan pasca bencana gempa bumi di NTB dengan para stakeholder tarkait di Hotel Lombok Raya Mataram, Senin (25/3).

Deputi Kemenko PMK RI Pimpin Rakor Percepatan Penanganan Pasca Bencana Gempa Bumi NTB

Mataram – Deputi Kemenko PMK RI Mayjen TNI Dody Usodo Hargo menggelar rapat koordinasi percepatan penanganan pasca bencana gempa bumi di NTB bersama Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. Detail »

Kepala Desa Tekasire Kecamatan manggelewa Kabupaten Dompu.

Mantab, Kades Tekasire Berikan Apresiasi Program TMMD ke 104

Dompu – Program fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu khususnya pembukaan jalan ekonomi di Dusun Jatimenge diberikan apresiasi oleh Kepala Desa Tekasire Yan Sofyan. Menurut Yan Detail »

Pengurus Musholla Nurul Asyah Dusun Doro Mbee Ismail HM. Saleh di lokasi Musholla yang direhab Satgas TMMD ke 104 Kodim 1614/Dompu, Minggu (24/3).

Ini Ungkapan Pengurus Musholla Nurul Asyah Doro Mbee Terhadap Program TMMD ke 104

Dompu – Perehaban Musholla Nurul Asyah Dusun Doro Mbee oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu sudah mencapai finish. Hari ini, Minggu (24/3) anggota Satgas bersama Detail »

Fasilitator TNI, Polri dan Sipil Terima Penghargaan

Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri menyerahkan hadiah kepada fasilitator terbaik rehab rekon di Lapangan Tanjung KLU.

Lombok Utara – Pasca gempa bumi yang terjadi di Lombok dan Sumbawa yang meluluh lantakan puluhan ribu rumah milik masyarakat Lombok dan Sumbawa baik rusak ringan, sedang dan rusak berat.

Untuk memulihkan dan mempercepat proses rehab rekons, pemerintah daerah bekerjasama dengan TNI dan Polri serta instansi terkait merekrut ribuan fasilitator sesuai kebutuhan.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., usai upacara penutupan Opster TNI tahun 2019 dan penyerahan piala dan hadiah di Lapangan Tanjung Kabupaten Lombok Utara oleh Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri menyampaikan Satgas terpadu rehab rekons pasca gempa memberikan penghargaan kepada para fasilitator terbaik dari TNI, Polri dan masyarakat.

“lni dilakukan sebagai bentuk
apresiasi atas dedikasi dan semangat mereka dalam membantu proses percepatan rehab rekons warga terdampak gempa sehingga yang lain juga ikut termotivasi dan memacu diri untuk terus membantu proses percepatan rehab rekon dengan baik,” ujar Danrem.

Adapun fasilitator yang memperoleh piala dan hadiah pada rangkaian Upacara Penutupan Opster TNI yang diserahkan langsung Kasdam IX/Udayana, Kapolda NTB Irjen Pol Achmat Juri, Kalak BPBD NTB, Danrem 162/WB dan Kadis Perkim antara lain, kategori rumah rusak berat berturut-turut juara I Sertu Sumiadi dari Kodim 1606/Lobar, juara II ada tiga orang yakni Serda Suhaedi dari Kodim 1620/Loteng, Bripka Ikraman dan Ahmad Yani dan juara III diraih oleh Sertu Hadirin dari Kodim 1615/Lotim, Bripka Lalu Riko dan Rohiatul Asri, SE.

Untuk fasilitator Rumah Rusak Sedang juara I berasal dari Kabupaten Lombok Tengah yakni Serda Bahram dari Kodim 1620/Loteng, Bripka Zulhadirahman dan Lalu Gina. Juara II dari wilayah Kabupaten Lombok Barat yakni Serka Marzuki dari Kodim 1606/Lobar dan juara III Sertu M. Mawardan dari Kodim 1615/Lotim.

Sedangkan untuk rumah rusak ringan diperoleh fasilitator Kabupaten antara lain Sertu Rusni Febrian, Aiptu Supratman dan M. Faruki, Juara II Kabupaten Lotim yakni Serda Lalu Mashuri dan Juara III dari Kabupaten Lombok Barat Sertu Mujitahid, Bripka Ida Made Astawa dan Turmuzi ST.

Satgas TMMD ke 104 Gandeng Dinas Pertanian Berikan Penyuluhan

Satgas TMMD ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu menggelar penyuluhan pertanian di Kantor Desa Tekaisre Kecamatan Manggelewa, Sabtu (16/3).

Dompu – Hari ini, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu menggandeng UPT Pertanian Kecamatan Manggelewa untuk memberikan penyuluhan pertanian kepada masyarakat Dusun Jatimenge Desa Tekasire, Sabtu (16/3).

Penyuluhan yang dilaksanakan di Kantor Desa tersebut disampaikan oleh Sulatif tentang pemberantasan hama dan penyakit tanaman yang sering dihadapi para petani.

Dalam penyampaiannya, Sulatif menjelaskan tahun 2013 para petani di 25 desa se Kabupaten Dompu mengalami kerugian karena tanamannya gagal tumbuh dan gagal panen.

Menurutnya, hal itu terjadi karena serangan hama dan penyakit pada tanaman seperti hama wereng, pengerek batang, penyakit kresek, blass dan lainnya. “Bisa juga disebabkan karena kekeringan sehingga tanaman banyak yang kering dan mati karena kekurangan suplay air, pola tanam tidak serempak yang dapat mengundang hama dan kurang perawatan serta tikus.

Sebelumnya, Komandan SSK Kapten Inf Mujiono yang mendampingi menyampaikan kegiatan penyuluhan ini merupakan bagian dari program non fisik TMMD ke 104 yang diselenggarakan Kodim 1614/Dompu.

“Semoga kegiatan penyuluhan ini dapat bermanfaat bagi masyarakat khususnya para petani sehingga kedepan sistem pola tanam dan cara perawatannya lebih baik dari sebelumnya,” pungkas Mujiono.

Kasdim 1614/Dompu Berikan Penyuluhan Imunitas Bangsa Radikalisme di Desa Tekasire

Kasdim 1614/Dompu Mayor Czi Edi Gustaman memberikan penyuluhan imunitas bangsa radikalisme di Kantor Desa Tekasire Kecamatan Manggelewa, Sabtu (16/3).

Dompu – Kasdim 1614/Dompu Mayor Czi Edi Gustaman berkesempatan untuk bertatap muka dengan puluhan warga Desa Tekasire dalam rangka penyuluhan tentang Imunitas Bangsa Radikalisme di Kantor Desa Tekasire Kecamatan Manggelewa, Sabtu (16/3).

Penyuluhan yang dihadiri Kepala Desa Tekasire Yan Sofyan dan penyuluh dari Kesbangpoldagri Kabupaten Dompu H. Muhrif terlihat antusias karena terkait radikalisme yang selama ini menjadi momok bagi masyarakat.

Dalam penyampaiannya, Kasdim menyampaikan kegiatan ini merupakan salah satu sasaran non fisik TMMD ke-104 Tahun 2019 Kodim 1614/Dompu yang dilaksanakan di dua Desa di Kecamatan Manggelewa.

Dijelaskannya, Imunitas bangsa radikalisme yakni daya tahan dan daya tangkal yang harus dimiliki bangsa Indonesia untuk menghadapi berbagai persoalan dalam konteks kesatuan bangsa.

Kasdim kemudian memberikan contoh, salah satunya melawan faham radikal atau radikalisme dan faham ekstrem kiri yang selama ini mengancam persatuan dan kesatuan bangsa.

“Terkait dengan Radikalisme di wilayah Kabupaten Dompu, hingga saat ini masih dalam keadaan aman, nyaman dan kondusif,” ujarnya.

Selain itu, Kasdim juga meminta kepada masyarakat agar jangan terpengaruh oleh isu-isu yang kebenarannya belum bisa dipertanggung jawabkan karena banyak negara yang ingin menguasai Indonesia sehingga mengembangkan isu-isu bersifat adu domba yang dapat memecah belah persatuan dan kesatuan, bahkan saat ini masih banyak pengedar maupun pengguna Narkoba yang dapat merusak generasi bangsa.

“Mari rekatkan barisan, jaga persatuan dan kesatuan dengan tetap berpegang teguh pada 4 Pilar Kebangsaan yaitu Pancasila, UUD 1945, Bhineka Tunggal Ika dan NKRI,” pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Kabid Penerangan Kesbangpol H. Muhrif meminta kepada seluruh peserta yang hadir agar jangan ikut terlibat sebagai teroris maupun jaringannya karena pemahamannya bertentangan dengan syariat Islam dan tidak sejalan dengan pemerintah.

H. Muhrif juga menyampaikan pemerintah memiliki program Deradikalisasi sebagai upaya untuk mengembalikan atau mengurangi dan mencegah berkembangnya radikalisme di Indonesia.

“Mari kita tingkatkan hubungan silaturrahmi dan ukhuwah islamiyah dengan mengedepankan kemaslahatan bersama sehingga tetap dalam bingkai NKRI,” tandasnya.

Jaga Stabilitas Wilayah, Danramil 1607-04/Alas Inisiasi Apel Gabungan

Danramil  1607-04/Alas Kapten Inf Mulyanto mengambil apel gabungan Linmas Kecamatan Alas, Alas Barat dan  Kecamatan Buer di Kantor Camat Alas, Jumat (15/3).

Sumbawa – Koramil1607-04/Alas melaksanakan Apel Gabungan bersama 45 orang anggota Linmas dari tiga kecamatan meliputi Kecamtan Alas, Alas Barat dan Kecamatan Buer di halaman Kantor Camat Alas Kabupaten Sumbawa, Jumat (15/3).

“Kegiatan ini sengaja dilakukan untuk menjaga dan memelihara stabilitas keamanan di wilayah binaan sehingga tetap aman dan kondusif apalagi menjelang Pemilu 2019,” ujar Komandan Koramil 1607-04/Alas Kapten Inf Mulyanto seusai mengambil apel.

Menurutnya, apel gabungan tersebut juga dalam rangka memberikan pemahaman kepada anggota perlindungan mayarakat (Linmas) yang ada agar memiliki kepekaan dan kepedulian terhadap wilayahnya masing-masing terutama terkait dengan keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Setiap anggota Linmas harus bisa menjalin komunikasi yang baik dengan siapapun terutama trisula desa yakni Kades, Babinsa dan Babhinkamtibmas dalam membantu menjaga Kamtibmas di desanya,” harap Mulyanto.

Terpisah, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., memberikan apresiasi positif yang dilakukan satuan jajarannya untuk meningkatkan Kamtimbmas di wilayah binaanya.

“Sabagai satuan teritorial terdepan di wilayah, Koramil memang harus aktif mengupayakan langkah-langkah preventif bersama Muspika dalam rangka menjaga keamanan wilayah, mulai dari dusun atau lingkungan dan desa dengan melibatkan seluruh komponen masyarakat salah satunya Linmas,” ungkap Samsul.

Alumni Akmil 2000 tersebut juga berharap agar seluruh masyarakat ikut berperan aktif menjaga keamanan lingkungannya dengan harapan terciptanya keamanan wilayah yang tetap aman, damai dan kondusif.

Kasdam IX/Udayana Tutup Opster Tahun 2019 TNI

Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri melepas tanda pelaksanaan Opster TNI  pada Upacara penutupan Opster TNI di Lapangan Tanjung KLU, Jumat (15/3).

Lombok Utara – Kepala Staf Kodam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri menutup secara resmi kegiatan Operasi Teritorial (Opster) tahun 2019 TNI Kodam IX/Udayana di lapangan Tioq Tataq Tunaq Tanjung Kabupaten Lombok Utara (KLU), Jumat (15/3).

Operasi Teritorial (Opster) tahun 2019 TNI yang sudah tergelar selama 2 bulan penuh di Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Utara membangun 70 unit Huntara dan 7 sumur di daerah kekurangan air bersih terdampak gempa baik di Lombok dan Sumbawa.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, S.IP., dalam sambuntannya yang dibacakan Kasdam IX/Udayana menyampaikan Operasi Teritorial TNI TA 2019 Kodam IX/Udayana di wilayah Korem 162/WB merupakan wujud rasa kebersamaan dalam kemanunggalan TNI Rakyat dengan bersama-sama membantu penanggulangan bencana alam, pengungsian dan bantuan kemanusiaan.

“Bersama Pemerintah Daerah dan komponen bangsa lainnya, TNI berupaya meningkatkan akselerasi pembangunan di daerah berupa percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah warga yang terkena dampak gempa bumi beberapa waktu lalu dengan harapan dapat meningkatkan kesejahteraan dan kondisi perekonomian masyarakat menjadi lebih baik,” jelas Kasdam membacakan amanat Pangdam.
Dilanjutkannya, selama pelaksanaan Opster TNI, semua kegiatan telah dilaksanakan sesuai dengan waktu yang telah ditetapkan, baik sasaran fisik maupun non fisik.

“Untuk sasaran fisik, TNI dan Polri bersama masyarakat serta instansi terkait melaksanakan gotong-royong membangun sarana dan prasarana umum guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah rawan terdampak bencana alam. Sedangkan sasaran non fisik dilaksanakan dengan kegiatan penyuluhan dan sosialisasi dalam rangka meningkatkan kesadaran hukum dan wawasan kebangsaan serta nasionalisme dan rasa kebersamaan dalam Bhinneka Tunggal Ika,” pungkasnya.

Upacara penutupan Opster TNI dihadiri Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Danlanal Mataram Kolonel Laut (P) Ludi Muharjo, Danlanud ZAM Rembiga Kolonel Nav Budi Handoyo, Forkopimda KLU dan Lombok Barat, Muspika se KLU, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Seusai menutup Opster TNI, Kasdam IX/Udayana didampingi Danrem 162/WB dan pejabat terkait melaksanakan peninjauan stand bazar pengobatan Gratis dan pangggung hiburan rakyat dilanjutkan dengan peninjauan sasaran Opster TNI di Desa Karang Bedil dan Desa Nangka Kecamatan Tanjung KLU.

Komandan SSK Siapkan Lokasi Tatap Muka dan Sasaran Fisik Kunker Tim Wasev TMMD

Dan SSK TMMD ke 104 bersama anggota mehyiapkan sasaran peninjauan  dan tatap muka kunker tim Wasev Mabes TNI AD di Desa Lanci Jaya Kecamatan Menggelewa, Jumat (15/3).

Dompu – Dan SSK TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu Kapten Inf Mujiono bersama beberapa orang anggota Satgas TMMD menyiapkan lokasi rencana tatap muka tim Pengawas dan Evaluasi (Wasev) dari Mabes TNI AD di Lokasi Pasar Desa Lanci Jaya depan lapangan Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa, Jumat (15/3).

Menurut Kapten Mujiono, sesuai jadwal yang sudah dikirim dari Markas Besar TNI AD (Mabesad), Kodim 1614/Dompu selaku penyelenggara TMMD ke 104 tahun 2019 di wilayah Kabupaten Dompu akan dikunjungi tim Wasev oleh Pati Staf Khusus Kasad Brigjen TNI Hendrawan, S.I.P didampingi Letkol Arm Budi Wahyono, SH., tanggal 21 Maret mendatang namun kehadirannya di Kabupaten Dompu mulai tanggal 20 Maret 2019.

“Rencana tanggal 21 Maret minggu depan, ada kunjungan tim Wasev ke lokasi TMMD di Desa Lanci Jaya dan Tekasire,” ujarnya.

Untuk mendukung kelancaran kunker tersebut, sebagai Dan SSK sambungnya, pihaknya akan menyiapkan sasaran fisik yang akan ditinjau maupun tempat tatap muka dengan masyarakat sehingga dalam pelaksanaannya bisa berjalan lancar dan memuaskan.

Sebelum melaksanakan peninjauan sasaran fisik, Tim Wasev terlebih dahulu akan menerima paparan dari Dandim 1614/Dompu Letnan Kolonel Czi Arief Hadiyanto S.I.P selaku Dansatgas TMMD ke 104 tahun 2019 wilayah Kabupaten Dompu di Posko Utama. “Setelah menerima paparan Tim Wasev langsung meninjau sasaran,” pungkasnya.

Sasaran I Pembuatan Jembatan Tekasire Kelar, Lanjut Sasaran II

Satgas TMMD bersama masyarakat Dusun Jatimenge Desa Tekasire  Kecamatan manggelewa melaksanakan pengecoran jembatan jalan, Jumat (15/3).

Dompu – “Alhamdulillah pengecoran jembatan di sasaran I Desa Tekasire hari ini sudah kelar dan akan dilanjutkan menyelesaikan jembatan di sasaran II. Hal itu diungkapkan Dansatgas TMMD ke 104 Kodim 1614/Dompu Letnan Kolonel Czi Arief Hadiyanto, S.IP., saat meninjau Desa Tekasire, Jumat (15/3).

Jembatan dengan ukuran 5 x 6 meter tersebut merupakan jembatan penghubung dari jalan diperkeras menuju sasaran pembukaan jalan ekonomi sepanjang 2600 meter.

“Jembatan ini sebagai pintu masuk menuju jalan ekonomi yang merupakan sasaran TMMD. Ini akan memberikan segala kemudahan bagi para petani baik dalam mengangkut bibit, pupuk maupun hasil produksi pertaniannya,” jelas Arief.

Menurutnya, jalan ekonomi sesuai namanya dapat memperkecil pengeluaran para petani khususnya biaya pengangkutan dari jalan raya menuju lahan karena sudah ada fasilitas jalan dan jembatan.

Setelah ini selesai, sambungnya, anggota Satgas di Tekasire akan melanjutkan proses pembangunan jembatan di sasaran II dengan ukuran yang sama dan pembuatan duiker.

Ditambahkannya, sampai saat ini, di sasaran II bangunan penyangga jembatan sudah jadi dan besok, Sabtu (16/3/2019) akan dilanjutkan penembokan sayap kiri dan kanan penyangga sehingga diperkirakan minggu depan sudah selesai.

Dansatgas berharap agar seluruh anggota Satgas TMMD tetap semangat, pacu diri untuk segera menyelesaikan semua sasaran yang menjadi tanggung jawabnya dan jaga kesehatan selama melaksanakan tugas.

Tim Wasev TNI Tinjau Bangunan Huntara dan Sumur Bor Program Opster TNI

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., mendampingi tim Wasev  Opster TNI dari Mabes TNI di Desa Tamansari Kecamatan Gunungsari Lombok Barat, Kamsi (14/3).

Lombok Barat – Operasi teritorial (Opster) yang digelar oleh TNI mulai Januari 2019 lalu melibatkan personel TNI di wilayah NTB membangun sebanyak 70 rumah hunian sementara (Huntara) yang tergelar di Kabupaten Lombok Utara dan Kabupaten Lombok Barat.
Tim pengawas dan evaluasi (Wasev) Opster TNI yang dipimpin langsung Paban I/Ren Ster TNI Kolonel Inf Agustinus, S.IP., bersama rombongan yang didampingi Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., hari ini melakukan peninjauan dan pengecekan sasaran fisik pelaksanaan kegiatan Opster di Desa Tamansari Kecamatan Gunungsari Lombok Barat, Kamis (14/3).
Seusai peninjauan, Danrem 162/WB dalam wawancaranya dengan wartawan di Dusun Medas Bawah Bageq menyampaikan Korem 162/WB dan tim Opster TNI melaksanakan Sidak terhadap Huntara yang dibangun dalam program Opster TNI sekitar 70 Huntara di Kabupaten Lobar dan KLU,

“Alhamdulillah sudah mencapai 90 persen, hanya listrik yang belum terpasang namun sudah diajukan ke PLN” ujarnya.

Sesuai dengan arahan pimpinan yang diteruskan kepada Kepala Dusun Medas bawaq Bageq, lanjut Danrem, rumah Huntara ini nantinya akan diprioritaskan untuk lanjut usia (Lansia), yang memilki balita dan cacat apabila ada.

“Adapun spesifikasinya disesuaikan dengan kondisi TNI AD dengan warna hijau, agar ada kesan dengan keberadaan TNI AD di wilayah,” ungkapnya.

Sementara Paban I/Ren Ster TNI memberikan apresiasi kepada Danrem selaku Dansatgas Opster TNI. “Berdasarkan pantauan, bangunan sudah maksimal karena sebelumnya dalam perencanaan tidak diplester dan dicat namun ternyata ini upaya Danrem selaku Dansatgas Opster TNI sehingga bangunan terlihat bagus dan nyaman untuk ditempati,” kata Agustinus.

“Terkait dengan pembangunan 70 unit Huntara merupakan kebijakan pimpinan TNI bersama stakeholder yang disesuaikan dengan besaran alokasi anggaran dalam bentuk bantuan stimulan dari Mabes TNI bersinergi dengan Pemerintah Daerah untuk membantu masyarakat dan Pemerintah Daerah,” terangnya.

Selain pembangunan 70 unit Huntara, ada juga pembuatan sumur bor dibeberapa lokasi khususnya lokasi yang memang sangat membutuhkan baik di Pulau Lombok maupun Sumbawa yang terdampak gempa.

Sementara Kadus Medas Bawah Bageq Desa Tamansari Lukmannul Hakim mengucapkan terimakasih kepada TNI atas pembangunan rumah Huntara bagi warganya di Dusun Medas Bawah bageq.

“Alhamdulillah dengan adanya bantuan ini, warga bisa menempati rumah Huntara sesuai dengan arahan mengingat bangunan tenda yang digunakan juga sudah banyak yang lapuk dan sobek,” ucap Hakim.

Selain itu, Hakim juga menyampaikan data warga yang akan menempati rumah Huntara bantuan Opster TNI sudah ada dengan skala priorotas seperti arahan dari Danrem.

Setelah melakukan peninjauan di Desa Tamansari, tim Wasev dan rombongan didampingi Danrem 162/WB, Dandim 1606/Lobar, Danyonif 742/SWY dan Danramil setempat langsung melakukan peninjauan pembangunan sumur bor di Lanud Rembiga.

Operator Alat Berat TMMD ke 104 Merasa Puas dan Senang Bisa Gabung Satgas TMMD

Arman operator alat berat excavator untuk pembukaan jalan di Desa Tekasire Kecamatan Manggelewa, Kamis (14/3)

Dompu – Pelaksanaan program fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu khususnya pembukaan jalan di Desa Lanci Jaya dan Desa Tekasire Kecamatan Manggelewa berjalan lancar.

Salah satu operator alat berat excavator di Desa Tekasire Arman, 32 tahun asal Dompu yang mengikuti kegiatan TMMD sejak pra TMMD hingga hari ini mengungkapkan bahwa ia baru pertama kali ikut Satgas TMMD sebagai operator di Tekasire dan merasakan hal yang berbeda saat bekerja ditempat lain.

“Saya senang sekali bisa bekerja bersama Satgas dalam program TMMD ini, karena banyak hal yang bisa diambil selama pelaksanaan TMMD,” ujar Arman.

Menurutnya, selain disiplin waktu saat bekerja, semangat dan kekompakan juga menjadi contoh yang bagus untuk diterapkan di masyarakat mengingat lokasi pembukaan jalannya cukup menanjak dan kondisi cuaca sering hujan tidak menghalangi semangat untuk bekerja.

Selain itu, sambungnya, selama bergabung dengan Satgas TMMD, kedekatan dan kebersamaan dengan anggota Satgas yang ada. “Mungkin karena setiap hari kumpul, makan bersama dan enak untuk diajak komunikasi dan bahkan bercanda,” kata Arman.

Sementara Dan SSK Kapten Inf Mujiono setiap hari berada ditengah-tengah personel Satgas dan berkelilng ke semua lokasi sasaran untuk meyakinkan dan memastikan setiap sasaran pekerjaan berjalan dengan baik sehingga semua program fisik dapat diselesaikan tepat waktu serta sesuai dengan spesifikasi yang telah ditentukan.

Warga Mujur Kompak Bersama Satgas TMMD Cor Lantai Atas Musholla

Anggota Satgas TMMD ke 104 Kodim Dompu bersama masyarakat Dusun Mujur Desa Lanci Jaya bergotong royong pengecoran lantai Musholla Al Ihklas, Kamis (14/3).

Dompu – Ratusan warga Dusun Mujur Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa bersama anggota Satgas TMMD ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu bahu membahu melaksanakan pengecoran lantai 2 Musholla Al Ikhlas, Kamis (14/3).

Kadus Mujur Umar disela-sela pengecoran menyampaikan sebelum pelaksanaan pengecoran, seluruh warga sudah diberikan informasi untuk rencana pengecoran sehingga mereka secara serentak keluar bergotong royong bersama anggota Satgas yang memang ditugaskan d Musholla Al Ikhlas.

“Alhamduliillah, warga antusias untuk ikut pengecoran, karena ini satu-satunya Musholla selain Masjid sebagai tempat ibadah bersama khususnya untuk sholat berjamaah,” ucap Umar.

Menurutnya, sebelum hari H pengecoran, dirinya juga meminta untuk ibu-ibu ikut berpartisipasi dalam pembangunan Musholla, salah satunya membantu memasak dan menyediakan air minum untuk para pekerja maupun anggota Satgas sehingga pada pelaksanaannya bisa berjalan lancar tanpa mengeluhkan air minum.

“Insya Allah, minggu depan sudah bisa dilakukan pemasangan keramik maupun kaca jendela dan pintu sehingga sudah berbentuk Musholla,” harapnya.

Sementara Dandim 1614/Dompu Letnan Kolonel Czi Arief Hadiyanto, S.IP., selaku Dansatgas TMMD yang sedang berada di lokasi pengecoran memberikan apresiasi terhadap semangat warga Dusun Mujur untuk memiliki Musholla.

“Kekompakan dan kebersamaan mereka dalam membangun Musholla sebagai sarana ibadah sangat terlihat, tidak hanya para suami, kaum hawapun tidak mau ketinggalan,” ujar Dansatgas.

Hal seperti ini, sambungnya, harus terus dijaga dan dipelihara sehingga setiap pembangunan fasilitas umum selalu di musyawarahkan dan dikerjakan secara bersama-sama dan bergotong royong. “Insya Allah semuanya akan lebih ringan,” sebutnya.

“Semoga apa yang menjadi hajat dan kebutuhan warga Desa lokasi TMMD bisa segera terpenuhi dengan harapan fasilitas yang sudah dibangun dijaga dan dipelihara serta dimanfaatkan secara bersama-sama untuk kemakmuran dan kepentingan bersama,” pungkasya.