Denpaldam IX/2 Mataram membuka pelatihan Prakerin SMK di halaman Kantor Denpaldam IX/2 Mataram, Gebang, Senin (25/3).

Denpaldam IX/2 Mataram Tekankan Disiplin Pada Siswa Prakerin SMK

Mataram – Denpal IX/2 Mataram kembali membuka Praktek Kerja Industri (Prakerin) siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dihadiri perwakilan guru dari masing-masing SMK di lapangan apel Kantor Denpaldam Mataram, Senin (25/3). Praktek Detail »

Salam komando pada acara serah terima jabatan Dandim 1615/Lotim dan Dandyonif 742/SWY di lapangan Yonif 742/SWY Gebang Mataram, Senin (25/3).

Danrem Pimpin Sertijab Dandim Lotim dan Danyonif 742/SWY

Mataram – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M. Han., memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Kodim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., dan Komandan Yonif 742/SWY Letkol Inf Detail »

Deputi Kemenko PMK Mayjen TNI Dody Usodo Hargo memimpin rapat koordinasi percepatan penanganan pasca bencana gempa bumi di NTB dengan para stakeholder tarkait di Hotel Lombok Raya Mataram, Senin (25/3).

Deputi Kemenko PMK RI Pimpin Rakor Percepatan Penanganan Pasca Bencana Gempa Bumi NTB

Mataram – Deputi Kemenko PMK RI Mayjen TNI Dody Usodo Hargo menggelar rapat koordinasi percepatan penanganan pasca bencana gempa bumi di NTB bersama Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. Detail »

Kepala Desa Tekasire Kecamatan manggelewa Kabupaten Dompu.

Mantab, Kades Tekasire Berikan Apresiasi Program TMMD ke 104

Dompu – Program fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu khususnya pembukaan jalan ekonomi di Dusun Jatimenge diberikan apresiasi oleh Kepala Desa Tekasire Yan Sofyan. Menurut Yan Detail »

Pengurus Musholla Nurul Asyah Dusun Doro Mbee Ismail HM. Saleh di lokasi Musholla yang direhab Satgas TMMD ke 104 Kodim 1614/Dompu, Minggu (24/3).

Ini Ungkapan Pengurus Musholla Nurul Asyah Doro Mbee Terhadap Program TMMD ke 104

Dompu – Perehaban Musholla Nurul Asyah Dusun Doro Mbee oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu sudah mencapai finish. Hari ini, Minggu (24/3) anggota Satgas bersama Detail »

Satgas TMMD Kodim Dompu Berikan Penyuluhan Kesehatan

dr. Nian Etikana Sri Harianti Nanul  memberikan penyuluhan kesehatan dalam rangka program non fisik TMMD ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu di SMAN 1 Manggelewa, Rabu (13/3).

Dompu – Disela-sela melaksanakan program kegiatan fisik, Satgas TMMD ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu menggelar penyuluhan kesehatan dengan menggandeng dr. Nia dari Puskesmas Manggelewa di SMAN 1 Manggelewa, Rabu (13/3).

Ratusan siswa-siswi yang mengikuti penyuluhan kesehatan sangat antusias karena kaitannya dengan bahaya Narkotika, Psikotropika dan zat adiktif lainnya.

Dalam penjelasaanya, dr. Nian Etikana Sri Harianti Nanul menyampaikan beberapa jenis tentang Narkoba, efek penggunaannya, bahaya dan dampak sosialnya bagi para pengguna Narkoba.

Selain itu, dr. Nian juga menyampaikan tentang bahaya minuman keras yang banyak mengandung alkohol yang dapat merusak kesehatan.

“Jadi tidak pada saat mau mencalokan diri sebagai anggota TNI Polri saja kita harus sehat, namun setiap waktu harus tetap sehat tentunya dengan menjaga pola hidup sehat, salah satunya menjauhi alkohol dan Narkoba,” terangnya.

Adapun akibat dari Narkoba akan memberikan efek ketergantungan bagi pengguna dan secara fisik akan terjadi perubahan drastis pada tubuh termasuk perubahan prilaku dalam kehidupan sosial.

“Saya mengajak kepada adik-adik untuk menjaga kesehatan dengan tidak mencoba-coba Narkoba maupun alkohol termasuk rokok,” tutup Dokter kelahiran Sukabumi tersebut.

Acara penyuluhan kesehatan diakhiri dengan sesi tanya jawab.

TMMD ke 104 Kodim Dompu Gelar Sosialisasi Rekrutmen Prajurit TNI AD

Pasiter Kodim 1614/Dompu memberikan sosialisasi rekrutmen penerimaan Prajurit TNI di SMAN 1 Manggelewa, Rabu (13/3).

Dompu – Selain program fisik, Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu hari ini menggelar program non fisik rekrutmen Prajurit TNI AD di SMAN 1 Manggelewa, Rabu (13/3).

Pada kesempatan tersebut, Pasiter Kodim 1614/Dompu Kapten Inf Safii menjelaskan penerimaan Prajurit TNI AD setiap tahun sebanyak lima kali dengan jenis yang berbeda.

“Setiap tahun, TNI AD menerima calon Prajurit sebanyak lima kali yakni Akademi Militer (Akmil), Sekolah Perwira Prajurit Karier (Sepa PK), Sekolah Calon Bintara Prajurit Karier (Secaba PK) dan Sekolah Calon Tamtama Prajurit Karier (Secata PK), khusus untuk Secata PK dilaksanakan sebanyak 2 kali setiap tahun,”

Safii kemudian menjelaskan persyaratan masuk menjadi anggota TNI AD. “Persyaratan masuk menjadi Prajurit TNI AD antara lain WNI, SKCK dari Kepolisian, KTP, STTB, KK dan seleksi kesehatan, jasmani dan postur, Psikologi, Mental Ideologi dan Pantauan Akhir (Pantuhir).

Selain itu, Pasiter juga menyebutkan pelaksanaan tes dalam setiap seleksi selama dua tingkat yakni tingkat daerah yang dilaksanakan oleh Panitia Daerah (Panda) dan tingkat pusat.

Ditegaskannya, dalam seleksi penerimaan calon Prajurit TNI AD semua jenis pendidikan tidak ada dipungut biaya, apabila ada oknum yang meminta sejumlah uang agar dilaporkan kepada satuan terdekat.

“Jika terbukti melakukan pemungutan biaya atau menerima uang sogokan maka anggota tersebut akan diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan yang berlaku dilingkungan TNI AD,” terangnya.

Sebelumnya sambutan dari Kepala Sekolah Agus Dedi Suhardiman, S.Pd., dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada Satgas TMMD atas penyelenggaraan penyuluhan dan sosialisasi di sekolahnya.

Agus Dedi berharap agar siswa-siswi memperhatikan dan menanyakan jika ada yang belum jelas dan dimengerti.

Jelang Pemilu 2019, Kasrem 162/WB Berikan Sosialisasi Pembinaan Netralitas TNI

Kasrem 162/WB Letkol Inf Endarwan Yansori memberikan sosialisasi pembinaan Netralitas TNI jelang Pemilu 2019, Rabu (13/3).

Mataram – Korem 162/WB menggelar sosialisasi pembinaan Netralitas TNI pada pemilihan legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden Ri periode 2019-2024 di Aula Sudirman Makorem 162/WB jalan Lingkar Selatan Mataram, Rabu (13/3).

Sosialisasi yang dibuka Kasrem 162/WB Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori diikuti seluruh personel Korem dan jajaran se Garnizun Mataram dengan pemateri langsung oleh Kasrem 162/WB.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dalam amanatnya yang dibacakan Kasrem 162/WB menyampaikan kesuksesan agenda penyelenggaraan Pemilu merupakan salah satu indikator dalam mengukur keberhasilan proses demokrasi di Indonesia yang menjadi tanggung jawab kita bersama baik KPU, Bawaslu, TNI, Polri dan seluruh komponen bangsa.

“Terkait dengan itu, TNI dituntut untuk tidak melibatkan diri dalam politik praktis salah satu dengan menjaga Netralitas TNI pada Pileg dan Pilpres,” jelasnya.

Menurutnya, TNI berada pada posisi Netral dalam arti berdiri diatas semua golongan, tidak memihak kepada salah satu partai atau kontestan peserta Pemilu dan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden, tidak melibatkan diri dan atau dilibatkan pada kegiatan politik praktis kecuali pengamanan sebelum, saat dan sesudah Pemilu.

Tidak hanya itu, lanjut Kasrem, anggota TNI juga tidak boleh memberikan bantuan dalam bentuk apapun kepada peserta Pemilu baik Parpol, perseorangan atau pasangan calon untuk kepentingan kegiatan apapun dalam Pemilu.

“Tidak melakukan tindakan atau memberikan pernyataan apapun yang bersifat mempengaruhi keputusan KPU dan Bawaslu baik di pusat maupun di daerah, tidak memberikan komentar, penilaian dan mendiskusikan apapun terhadap identitas maupun kualitas salah satu Parpol atau perseorangan peserta Pemilu,” terangkan.

Kasrem juga meminta kepada pimpinan satuan jajaran untuk terus mengingatkan anggotanya tentang menjaga Netralitas TNI pada Pileg maupun Pilpres mendatang untuk meminimalisir adanya tindakan pelangaran mengingat sanksinya tegas jika terbukti sah dan meyakinkan telah melakukan pelanggaran.

“Pedomani ketentuan tentang Netralitas TNI dengan harapan tidak ada pelanggaran yang dapat mencederai Netralitas TNI pada pesta demokrasi Pemilu 2019,” tutupya.

Seusai memberikan sambutan, Kasrem 162/WB langsung memberikan materi sosialisasi pembinaan tentang menjaga Netralitas TNI pada Pemili 2019 mendatang.

Pelaksanaan Ujian Tengah Semester Terganggu Akibat Tawon

Babinsa Desa Lenangguar Koramil 1607-03/Ropang Sertu Nurdin membantu evakuasi siswa-siswi SDN 1 Lenangguar karena banyaknya tawon, Selasa (12/3).

Sumbawa – Menjelang pelaksanaan ujian tengah semester (UTS) senin pagi (12/3), siswa-siswi SD seharusnya berjalan tenang dan tertib, namun sedikit terganggu karena banyaknya tawon di ruang kelas SDN 1 Lenangguar Kecamatan Lenangguar Kabupaten Sumbawa.

Banyaknya tawon diruang kelas SDN tersebut mengakibatkan beberapa siswa-siswi tersengat dan terpaksa di evakuasi.

Mendengar informasi tersebut, Babinsa Desa Lendangguar Koramil 1607-03/Ropang Sertu Nurdin langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk membantu memindahkan siswa menuju Balai Desa Lendangguar.

Danramil 1607-03/Ropang Kapten Inf Suhailik membenarkan anggotanya sekitar pukul 07.00 Wita membantu evakuasi siswa-siswi SD yang akan melaksanakan UTS.

“Mereka untuk sementara dipindahkan ke Balai Desa sehingga pelaksanaan UTS nya bisa berjalan sebagaimana mestinya,” ujar Danramil.

Setelah anak-anak ini dipindahkan, sambungnya, mereka kemudian melaksanakan ujian tanpa meja dan kursi. “Karena darurat, jadi ujiannya duduk bersila diatas lantai keramik,” sebut Suhailik.

Usai membantu memindahkan para siswa-siswi, Babinsa bersama para guru kemudian membersihkan tawon dari ruang kelas sehingga besok bisa digunakan seperti semula. “Insya Allah besok sudah normal kembali,” pungkasnya.

Danrem 162/WB : “Tim Terpadu Verifikasi Legalitas Kayu RTG Sesuai SK Menteri Kimpraswil”

Tim terpadu verifikasi legalitas kayu untuk RTG Rika di beberapa UD yang sudah memiliki pengajuan untuk verifikasi, Selasa (12/3).

Mataram – Tim terpadu verifikasi legalitas kayu untuk pembangunan rumah instan kayu (Rika) terdiri dari Personil Korem 162/WB, Reskrimsus Polda NTB, BPBD, PUPR dan LHK Provinsi NTB turun ke beberapa pengusaha kayu untuk melakukan pengecekan langsung jenis kayu yang dibutuhkan dalam proses pembangunan rumah tahan gempa jenis Rika.

Dari 17 UD kayu yang sudah mengajukan permohonan verifikasi legalitas dan kelas kayu, baru 10 UD yang sudah diperiksa dengan ketentuan minimal kayu kelas 2 yang memiliki ketahanan, kuat dan awet untuk digunakan dalam jangka waktu lama.

Kepala Seksi Penenggakan Hukum LHK Provinsi NTB Sirajudin, S.Hut. M.Eng., yang ikut melakukan verifikasi saat di wawancara wartawan menjelaskan kegiatan tersebut dilakukan untuk mengecek langsung kwalitas kayu yang bisa digunakan dalam rehab rekon pasca gempa khususnya untuk RTG Rika. “Karena UD ini nantinya akan menjadi suplayer untuk pembangunan rumah Rika,” ujar Sirajudin.

Setelah dilakukan verifikasi, maka pihak pimpinan akan mengeluarkan rekomendasi sebagai dasar untuk melakukan pencairan dana pembangunan RTG oleh Kimpraswil di masing-masing wilayah dengan ketentuan minimal kayu kelas kuat 2 dan kayu awet 2.

“Ketentuan tersebut berdasarkan SK Menteri Kimpraswil Nomor 403/Kpts/M/2002 tentang pedoman Tehnis Pembangunan Rumah Sederhana Sehat.

Menurutnya, untuk kayu lokal, pihaknya belum berani memberikan rekomendasi namun akan memberikan masukan terkait hasil temuan selama verifikasi.

“Terkait dengan legalitas kayu, jika ditemukan ketidak sesuaian antara jenis kayu dengan lokasi asal usul kayu maupun administrasinya maka akan kami tindak lanjuti dengan proses penyelidikan dan penyidikan selanjutnya,” tegasnya sambil menyebutkan ada penemuan di Kabupaten Lombok Utara terkait asal usul kayu yang tidak sesuai denga nota angkut.

Senada dengan Kepala Penegakan Hukum LHK, Kepala Bidang Dampak Sosial Kementerian PUPR Hanum Budi Dharmawan menegaskan jenis kayu yang akan digunakan untuk RTG Rika adalah jenis kayu kelas 2 baik dilihat dari kekuatan dan awet kayu sesuai dengan SK Menteri Kimpraswil.

Khusus untuk rumah yang sudah dibangun, lanjutnya, apabila ditemukan tidak sesuai dengan spesifikasi jenis kayu, maka akan dilakukan dikonsulidasikan dengan pihak terkait khususnya bagi para pejabat yang berkompetensi dibidang itu.

Terpisah, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menyampaikan tim terpadu ini turun dalam rangka menjamin kwalitas kayu sesuai dengan SK Menteri Kimpraswil, sehingga pembangunan RTG bagi masyarakat terdampak gempa dapat bertahan lama.

Selain itu, verifikasi tersebut juga dilakukan untuk menghindari dan meminimalisir adanya penebangan pohon secara liar yang dilakukan oleh pelaku illegal logging dan berdampak luas khususnya kepada masyarakat di sekitar hutan.

“Setelah dilakukan verifikasi ini, maka UD Kayu yang diberikan rekomendasi sebagai suplayer nantinyabagar betul-betul bertanggung jawab terhadap jenis kayu yang akan didistribusikan sehingga tidak menghambat proses rehab rekon,” tandasnya.

Diinformasikan, Tim verifikasi legalitas kayu sejak Senin kemarin (11/3/2019) sudah mulai turun memeriksa 7 UD di Kabupaten Lombok Utara dan hari ini di Kabupaten Lombok Barat dan Mataram sudah memeriksa UD Mabruk Rembiga, UD Desa Lestari Jaya dan UD Ananda. Sesuai rencana besok akan di lanjutkan di wilayah Kabupaten Lombok Tengah dan berlanjut hingga ke Pulau Sumbawa.

Separuh Perjalanan, Pembukaan Jalan Ekonomi TMMD Terus Digenjot

Pembukaan jalan 600 di Dusun Mujur Desa lanci Jaya Kecamaatan Manggelewa, Selasa (12/3).

Dompu – Pembukaan Jalan Ekonomi di Dusun Mujur Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa sepanjang 1500 meter di dua lokasi terus di genjot. Jalan ekonomi sepanjang 1500 dibagi dua titik, ada yang 900 meter dan 600 meter.

“Pembukaan jalan sepanjang 600 meter sudah berjalan mulai kemarin,” kata Serka M. Yunus selaku penanggung jawab disasaran.

Dijelaskannya, sebelumnya alat berat bersama oprator menyelesaikan jalan 900 meter dengan saluran air disebelah kiri kanan badan jalan sekitar 0,5 meter.

“Sampai hari kedua ini diperoleh sekitar 150 meter karena tadi ada sedikit kendala dilapangan sehingga berhenti, namun sudah dibisa dilanjutkan,” terangnya.

M. Yunus berharap sebelum waktu TMMD berakhir, pembukaan badan jalan sudah selesai sehingga masyarakat bisa langsung memanfaatkannya untuk mengangkut hasil panen jagung mengingat sudah memasuki musim panen.

“Insya Allah mudahan cepat selesai, biar bisa langsung digunakan,” tutupnya.

Dan SSK Ukur Tiga Musholla Program Fisik TMMD ke 104

Pengukuran kaca jendela tiga Musholla yang dibangun dalam program fisik TMMD ke 104 Kodim 1614/Dompu, Selasa (12/3).

Dompu – Pembangunan dan perehaban tiga Musholla di Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa sudah mendekati tahap akhir. Hal itu dibuktikan dengan pengukuran kaca jendela oleh Dan SSK TMMD ke 104 Kodim 1614/Dompu Kapten Ind Mujiono bersama tukang kaca didampingi anggota Satgas dimasing-masing Musholla, Selasa (12/3).

“Ketiga Musholla yakni Al Ikhlas, Bani Abbas dan Nurul Asyah setelah dihitung lubang jendela keseluruhannya sebanyak 58 buah, terang Mujiono.

Danramil 1614-06/Manggelewa tersebut kemudian memberikan rincian masing-masing lubang jendela. “Di Musholla Al Ikhlas sebanyak 34 lubang, Bani Abbas 14 lubang dan Musholla Nurul Asyah sebanyak 10 lubang. Selesai pemasanagan kaca, tinggal pengecatan dan finishing,” tutupnya.

Kadus Mujur Umar di Musholla Al Ikhlas mengungkapkan rasa syukur atas kehadiran TMMD di dusunnya karena memberikan semangat baru bagi warga untuk bangkitkan kembali suasana kebersamaan dan gotong royong.

“Antusias warga bergotong royong luar biasa, apalagi kerja sambil bersenda gurau dengan anggota TMMD yang tinggal langsung dirumah warga,” ujarnya.

Dijelaskannya, sebanyak 110 KK yang ada, semuanya dijadwal secara bergantian untuk ikut bergotong royong. Bahkan ada juga yang tidak terdaftar pada hari itu ikut bergotong royong jika mereka tidak ke sawah.

Menurutnya, kehangatan dan kebersamaan seperti ini baru dirasakan masyarakat setelah kumpul bersama. “Semoga kedepan akan ada lagi program TMMD seperti karena dampak positifnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.

Dandim Dompu : “TMMD Merupakan Operasi Bhakti TNI Sebagai Bagian OMSP”

Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Arief Hadiyanto selaku Dansatgas TMMD ke 104 wilayah Dompu.

Dompu – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu yang dipusatkan di Desa Lanci Jaya dan Desa Tekasire Kecamatan Manggelewa dibuka Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin di lapangan Desa Lanci Jaya.

Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Arief Haditanto, S.IP., selaku Komandan Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Dansatgas TMMD) ke 104 tahun 2019 wilayah Kabupaten Dompu disela-sela kesibukannya, Senin (11/3) menjelaskan program TMMD merupakan operasi Bhakti TNI sebagai bagian dari Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang dlakukan terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Departemen dan Non Departemen, Pemerintah Daerah selaku pemilik wilayah bersama komponen bangsa lainnya secara terintegrasi bersama-sama masyarakat.

“Kegiatan TMMD dilaksanakan secara terintegrasi yang melibatkan Kemeterian dan Pemerintah Daerah bersama masyarakat untuk mengakselerasi pembangunan di daerah pedesaan sesuai dengan program pemerintah pusat yakni pembangunan dari wilayah pedesaan dan terisolasi,” ujar Dansatgas.

Adapun dasar hukum, sambung Arief, Pasal 7 ayat (2) Undang-Undang Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI yang menyebutkan ada 14 point tugas yang termasuk OMSP, UU Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial dan UU Pemerintahan Daerah Nomor 32 tahun 2004. Ada juga Surat Menteri Dalam Negeri RI tentang Pedoman Penyususan Anggaran APBD untuk Program TMMD dan SK Menhankam/Pangab tentang Pengesahan buku pola dasar konkritisasi Kemanunggalan TNI dan Rakyat dan Pola Operasional TNI ABRI Masuk Desa.

“Sehingga TMMD ini merupakan amanah dari Undang-Undang yang khusus diprioritaskan untuk desa tertinggal dan terisolir,” sebutnya.

Menurut Alumni Akmil 1998 tersebut, proses perencanaan dan pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dipadukan dengan program Pemerintah Daerah dengan skala prioritas yang mengutamakan aspirasi dan kepentingan masyarakat pedesaan dan terisolasi.

Selain itu, Arief juga mengatakan kegiatan TMMD tidak hanya melakukan pembangunan fisik saja, namun yang tidak kalah penting adalah pembangunan manusia di desa tersebut dengan memberikan berbagai macam penyuluhan sebagai program non fisik diantaranya penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan bela negara, penyuluhan pertanian, kesehatan, hukum, bahaya Narkoba dan lainnya, sekaligus untuk membangkitkan kembali semangat budaya gotong royong yang sudah lama ditinggalkan.

Hari ke 14, Program TMMD ke 104 Kodim Dompu Capai 60 Persen

Kasdim 1614/Dompu Mayor Czi Edi Gustaman memantau dan mengawasi pelaksanaan TMMD ke 104 tahun 2019 di Desa Tekasire Kecamatan Manggelewa.

Dompu – Program sasaran fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu hingga hari ke 14 ini di Desa Lanci Jaya dan Desa Tekasire sudah mencapai sekitar 60 persen.

Hal itu dikatakan Kasdim 1614/Dompu Mayor Czi Edi Gustaman disela-sela pemantauan dan pengawasan di lokasi sasaran, Senin (11/3).

Dilanjutkannya, untuk sasaran fisik pembangunan dan perehaban tiga Musholla di Desa Lanci Jaya secara khusus sudah hampir mencapai 85 persen karena antusias masyarakat sangat dominan ingin memiliki tempat ibadah. “Inikan menjelang bulan Ramadhan, jadi mereka antusias untuk turun bergotong royong selesaikan pembuatan Musholla,” ujarnya.

Sementara untuk pembukaan jalan ekonomi di dua desa, kata Edi, sudah mencapai sekitar 35 sampai 40 persen karena terkendala hujan dan tanahnya yang licin dan lengket sehingga hari ini mulai lagi digenjot untuk percepatan penyelesaian pembukaan jalan.

“Hasil setiap hari kegiatan TMMD ini dilaporkan ke Komando Atas sebagai bahan atensi pimpinan,” terang mantan Kasdim 1615/Lotim tersebut.
Kasdim berharap sebelum penutupan pada tanggal 27 Maret nanti semua sasaran fisik sudah selesai dengan hasil yang maksimal karena sebelum penutupan akan ada tim pengawas dan evaluasi dari Pusat dan Kodam IX/Udayana untuk melakukan pengecekan hasil kerja selama TMMD.

Perwakilan Oase KK Ibu Menpora dan Ibu Menteri Agama Tanam 5000 Pohon Mangrove

Penanaman 5000 pohon MAngrove  dalam rangka peduli mangrove, DAS dan Kampung Hijra di Pantai Cemara Kecamatan Lembar Lombok Barat, Senin (11/3).

Lombok Barat – Gerakan serentak penanaman pohon Mangrove di 10 Provinsi di Indonesia yang diinisiasi ibu-ibu Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Kerja (OASE KK) dengan mengangkat tema “Penanaman Mangrove Untuk Pemulihan DAS dan Mitigasi Perubahan Iklim” dipusatkan di Provinsi Banten.

Khusus di Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat, penanaman 5000 pohon Mangrove dipimpin langsung Ibu Shobibah Rohmah Nahrowi (Istri Menteri Pemuda Dan Olahraga RI) bersama Ibu Trisna Willy Lukman Hakim (Istri Menteri Agama RI) di Pantai Pantai Cemara Kecamatan Lembar Kabupaten Lombok Barat dengan membacakan amanat Ketua OASE KK Ibu Hj. Iriana Joko Widodo, Senin (11/3).

Kehadiran ibu-ibu OASE KK dalam penanaman pohon Mangrove didampingi Ketua Dharma Wanita Provinsi NTB Ny. Niken Saptarini Zulkieflimansyah, Ketua Dharma Pertiwi Daerah J NTB Ny. Kirana Rizal Ramdhani dan Ketua Bhayangkari Daerah NTB Ny. Risna Achmad Juri.

Pada kesempatan yang baik tersebut, Ibu Ketua Dharma Pertiwi daerah J NTB Ny. Kirana Rizal Ramdhani menyampaikan hari ini kita bersama-sama melakukan gerakan peduli mangrove, pemulihan daerah aliran sungai dan kampung hijau sejahtera dengan tujuan untuk menjaga ekosistem pantai.

“Peranan pohon mangrove selain menjaga ekosistem pantai, juga sebagi upaya pengendalian perubahan iklim dan penanggulangan bencana terutama abrasi pantai,” ujar Ny.Kirana.

Selain itu, sambungnya, penanaman pohon mangrove ini banyak manfaatnya, diantaranya sebagai penghasil oksigen (O2) dan mengurangi polusi udara, tempat berkembang biaknya biota laut dan tempat bersarangnya hewan, sekaligus bisa digunakan sebagai obyek penelitian.

“Mari kita bersama-sama peduli terhadap lingkungan baik hutan, pesisir pantai, daerah aliran sungai menuju daerah hijau dan sejahtera,” tutupnya.

Sebelumnya, Kasrem 162/WB Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori mewakili Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dalam sambutannya menyampaikan Korem 162/WB beserta jajaran siap mendukung setiap kegiatan untuk menjaga dan melestarikan lingkungan dengan berbagai upaya, salah satunya dengan penanaman pohon mangrove.

“Upaya seperti ini juga sebelumnya sudah sering dilakukan bersama jajaran dengan harapan terciptanya kawasan hijau di pinggir pantai selain untuk menjaga abrasi pantai,” ungkap Yansori.

Untuk itu, lanjut Kasrem, apa yang sudah kita lakukan hari ini, kita jaga dan pelihara bersama-sama sehingga tidak terjadi kerusakan alam khususnya di pesisir pantai oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab, dengan harapan kembalinya fungsi lingkungan dan alam untuk kemaslahatan kita bersama.

Acara penanaman 5000 pohon mangrove dilaksanakan secara barsama-sama oleh TNI, Polri, Pemerintah Daerah dan masyarakat sekitar.