Daily Archives: April 26, 2019

Ini Pesan Ketua Umum Dharma Pertiwi Pada HUT Dharma Pertiwi ke 55 Tahun 2019

Ketua Dharma Pertiwi Koocab NTB Daerah J Ny. Kirana Rizal Ramdhani memotong tumpeng HUT Dharma Pertiwi ke 55 tahun 2019 di Mako Lanal Mataram, Jumat (26/4).

Mataram – Organisasi Dharma Pertiwi Koorcab NTB Daerah J yang merupakan gabungan dari Ibu Persit (TNI AD), Jalasenastri (TNI AL) dan Pia Ardhya Garini (TNI AU) menggelar peringatan HUT ke 55 tahun 2019 yang dilaksanakan secara sederhana penuh khidmat dan kebersamaan dihadiri seluruh pengurus ketiga organisasi di Kantor Lanal Mataram, Jumat (26/4).

Ketua Dharma Pertiwi Koorcab NTB Daerah J Ny. Kirana Rizal Ramdhani pada kesempatan tersebut membacakan sambutan Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Nanny Hadi Tjahjanto menyampaikan Dharma Pertiwi sebagai organinsasi kemasyarakatan tetap konsisten dalam meningkatkan kepedulian sosial, pendidikan dan kesejahteraan Prajurit TNI beserta keluarganya.

“Peringatan HUT Dharma Pertiwi kali ini mengangkat tema “Dharma Pertiwi berperan aktif dalam mencerdaskan dan mensejahterakan keluarga TNI serta peduli terhadap kesehatan dan pelestarian lingkungan hidup”.

Mengakhiri sambutannya, Ketua Umum Dharma Pertiwi menyampaikan pesan antara lain agar meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, harus pintar membagi waktu, memberikan kontribusi dan partisipasi dalam pembangunan bangsa dan negara, terus jalin kerjasama dengan organisasi maupun instansi terkait serta jadikan Dharma Pertiwi sebagai organisasi yang matang, modern dan mempunyai tekad yang kuat dalam membantu tugas suami.

Sementara Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., selaku pembina Dharma Pertiwi Koorcab NTB Daerah J dalam sambutannya menyampaikan Dharma Pertiwi sebagai organisasi kemasyarakatan secara historis disahkan pada tanggal 6 Maret 1972 dengan tujuan untuk meningkatkan peranan wanita Indonesia dalam mewujudkan masyarakat adil dan makmur.

Selain itu, sambungnya, Dharma Pertiwi juga harus memberikan semangat serta motivasi kepada suami dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya sebagai bagian dari kekuatan pertahanan maupun sebagai komponen pembangunan bangsa.

“Saya selaku pembina Dharma Pertiwi menyampaikan rasa bangga dan memberikan apresiasi karena dalam memaknai peringatan hari ulang tahun ini, Dharma Pertiwi telah melakukan berbagai aktivitas dan kegiatan sosial yang menyentuh langsung kehidupan Prajurit dan keluarganya serta kehidupan warga masyarakat yang masih membutuhkan uluran tangan kita bersama,” ungkap Danrem.

Pada kesempatan tersebut, Danrem juga mengucapkan terimakasih kepada Ibu-Ibu anggota Dharma Pertiwi yang telah dengan setia mendoakan dan mendampingi langkah pengabdian para suami sehingga pelaksanaan tugas para suami sebagai Prajurit TNI dapat berjalan lancar dan aman.

Acara peringatan HUT Dharma Pertiwi Koocab NTB Daerah J ke 55 tahun 2019 juga dihadiri, Danlanal Mataram, Danlandud ZAM Rembiga, Ibu Ketua Dharma Wanita Provinsi NTB Ny. Hj. Niken Zulkieflimansyah dan Wakil Ketua Bhayangkari Polda NTB.

Dandim 1608/Bima : “Keamanan Wilayah Tanggungjawab Seluruh Elemen Masyarakat”

Dandim 1608/Bima memberikan sambutan mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Woha  mulai dari lingkungan tempat tinggal di Masjid raya Talabiu, Jumat (26/4).

Bima – Keamanan merupakan tanggung jawab kita bersama. Hal tersebut disampaikan Dandim 1608 Bima saat melakukan Shalat Jumat diwilayah Woha. Guna menjaga stabilitas wilayah, Dandim 1608 Bima menyapa masyarakat Woha usai shalat jumat bersama di masjid raya Talabiu, Jumat (26/4/19)

Dandim 1608/Bima, Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra dalam arahannya selepas shalat jumat bersama di masjid raya Talabiu menjelaskan bahwa segala sesuatu telah digariskan oleh Yang Maha Kuasa, sebagaimana kita yakini tentang adanya Takdir Allah.

Tambahnya, kepada yang telah berhasil mari syukuri dengan semakin meningkatkan amal ibadah kita. Untuk yang masih belum berhasil, jangan lantas menyalahkan orang lain, tetapi lebih baik kita melihat kepada diri pribadi masing-masing, “Instropeksi diri jauh lebih baik daripada mencari-cari kesalahan yang akhirnya hanya menambah rasa dendam, benci dan marah. Hanya menambah penyakit dalam hati kita”. Ucap Dandim.

“Ikhtiar itu wajib hukumnya, tapi dengan cara yang baik, bukan segala macam cara kita lakukan dengan dalih ini merupakan sebuah ikhtiar. Kalau memang sudah ditakdirkan sesuatu itu menjadi hak kita, apapun tidak akan bisa menghalanginya. Sebaliknya, jika bukan menjadi rezeki kita, barang yang sudah didepan mata tidak akan bisa kita raih.” jelasnya.

Dandim mengutip salah satu Hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari, bahwa orang yang paling kuat bukanlah mereka yang paling sering memenangkan pertempuran, bukanlah mereka yang selalu menang dalam perdebatan, namun orang yang kuat adalah mereka yang tetap mampu mengendalikan dirinya sendiri terutama pada saat kondisi marah.

Dandim berharap dihadapan seluruh jamaah shalat jumat di masjid raya Talabiu agar sama-sama menjaga keamanan, kenyamanan serta stabilitas wilayah kita bersama, sehingga situasi yang selama ini telah kondusif dapat kita pelihara dan tingkatkan.

Usai memberikan himbauan serta harapan kepada jamaah yang hadir, Dandim 1608/Bima menutup kegiatan dengan bersalam-salaman sebagai bentuk komitmen untuk menjaga stabilitas wilayah.

Sambut Bulan Suci Ramadhan, Kodim Sumbawa dan Warga Bersihkan Lingkungan

Koramil 1607-08/Moyo Hulu bersama masyarakat bergotong royong membersihkan fasilitas umum dan temoat ibadah menyambut bulan suci ramadhan, Jumat  (26/4).

Sumbawa Besar – Koramil 1607-08/Moyo Hulu bahu membahu dengan masyarakat Desa Semamung Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa melaksanakan gotong royong membersihkan tempat ibadah maupun areal pemakaman umum dalam rangka menyambut datangnya bulan suci ramadhan, Jumat (26/4).

Danramil 1607-08/Moyo Hulu Kapten Inf Triono BW dilokasi menyampaikan kegiatan ini sengaja dilakukan untuk menumbuhkan kembali semangat gotong royong yang mulai tergerus oleh perkembangan zaman yang semakin modern.

“Akhir-akhir ini kepedulian terhadap tempat-tempat umum ataupun fasilitas umum sangat minim sehingga kami tergerak untuk membangkitkan kembali budaya gotong royong dan semangat kebersamaan diantara warga masyarakat dengan harapan terciptanya masyarakat yang peduli terhadap lingkungan,” ujar Danramil.

Sementara tokoh adat Desa Semaung Haji Susung menyambut baik peran serta anggota Kodim 1607/Sumbawa untuk mengajak masyarakat bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan.

“Alhamdulillah kegiatan pembersihan ini juga diinisiasi oleh Koramil, insya Alloh ini akan menjadi tradisi yang baik untuk kita budayakan, apalagi dalam waktu dekat kita akan menunaikan ibadah puasa. Semoga kedepan kegiatan ini bisa terus dilaksanakan sehingga kondisi lingkungan tetap rapi, asri dan bersih,” harapnya.

Terpisah, Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., menyampaikan pihaknya melalui Koramil-Koramil yang ada akan terus berupaya dan mensupport masyarakat untuk bersama-sama memelihara kebersihan dan keindahan lingkungan.

“Koramil sabagai satuan terdepan teritorial dengan para Babinsanya harus tetap berada ditengah-tengah masyarakat karena memang disana tempatnya dan merupakan tugas pokoknya sebagai pembina masyarakat dibidang pertanahan dan memelihara Kamtibmas maupun kegiatan-kegiatan lainnya untuk membangkitkan dan memupuk rasa kebersamaan dalam kegiatan sosial kemasyarakatan di wilayah binaannya masing-masing,” terang Samsul.

Alumni Akmil 2000 tersebut berharap kebersamaan yang selama ini sudah terbangun agar terus dibina dan ditingkatkan sehingga sekecil apapun permasalahan di desa dapat diselesaikan secara bersama-sama dengan arif dan bijaksana.

Kegiatan pembersihan tersebut juga dihadiri tokoh masyarakat baik Kades Semamung Rudi Mustaid, Sekdes Hendra Budiman dan para Kadus maupun tokoh adat setempat.