Daily Archives: April 29, 2019

Dandim Loteng Gelar Apel Fasilitator dan Penyerahan Alat Kerja

WhatsApp Image 2019-04-29 at 12.34.26

Lombok Tengah – Proses percepatan pembangunan rumah korban gemba di Kabupaten Lombok Tengah, Kodim 1620/Loteng dan BPBD Kabupaten Loteng menggelar apel penyerahan alat kerja sekaligus pengecekan kesiapan semua fasiltator yang tergabung bersama dalam percepapatan rehab rekon, Senin (29/4).

Apel ratusan fasilitator ini bertujuan untuk mengecek kesiapan petugas fasilitator sekaligus penyerahan alat kerja yang di berikan oleh BNPB pusat seperti Arco sebanyak 190 biji, cangkul dan sekop sebanyak 380 biji dimana alat kerja itu nantinya akan diserahkan ke koramil-koramil yang terkena imbas gempa.

Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, SE, MIPol, mengatakan bahwa apel bendera pagi ini bersamaan dengan penyerahan alat-alat kerja sekaligus pengecekan petugas fasilitator dan berharap perceptan rehab rekon ini bisa di percepat karena masih banyak masyarakat yang tinggal di huntara.

“Program ini perlu dipercepat sebab masyarakat masih banyak yang tinggal di huntara,” terang dandim Letkol Czi Prastiwanto, SE, M.IPol.

Lanjut Prastiwanto, berpesan kepada Fasilitator untuk bekerja jangan berdasarkan materi tetapi bekerjalah berdasarkan kemanusian juga jangan ada yang bekerja merangkap jabatan yang artinya fasilitator tidak boleh menjadi aplikator kalau ada yang ditemukan diminta seger melaporkan ke Kodim agar bisa ditindak lanjuti.

“Mari bekerja denga rasa kemanusian karena semua itu saudara kita cukup kita jihad di Lombok Tngah gak perlu jau-jauh ke negara arab sana dan awas jangan ada yang merangkap jabatan,” pesan Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto.

Sementara itu lanjut Dandim Loteng yang berdarah madur ini, untuk pencairan dana korban gempa tersebut sekarang di pusatkan jadi satu pintu di wilayah yang paling banyak terdampak gempa tujuannya untuk mempercepat proses pencairan dan mempermudah masyarakat dalam mengurus proses administrasinya.

“Pencairan dana korban gempa tersebut sekarang di pusatkan jadi satu pintu untuk memudahkan pengawasan administrasi dan proses pencairan langsung di tempat,” imbuh Prastiwanto.

Selain itu, pembangunan rehab rekon sedikit terkendala dengan kekurangan tukang namun dalam waktu dekat ini akan ada tambahan tukang dari jawa yang di tugaskan untuk membantu percepatan rehab rekon.

“Saya berharap pembangunan rehab rekon ini jadi tepat waku karena target yang diberikan sampai pada bulan agustus itu artinya tinggal 4 bulan kedepan,” tutup Prastiwanto.

Koramil Woha Berikan Perhatian Kepada Nenek Berusia 80 Tahun

WhatsApp Image 2019-04-29 at 10.44.46

Bima – Rumah nenek Siti Aisyah Abubakar (Ina Sei), 80 tahun warga RT 07/05 Dusun Bente Desa Ngali Kecamatan Belo Kabupaten Bima disambangi anggota Koramil 1608-04/Woha, Senin (29/4).

Kehadiran Komandan Koramil 1608-04/Woha Kapten Kav Sukahar bersama Bati Tuud Koramil dalam rangka menyerahkan bantuan kepada nenek Sei berupa beras, gula pasir dan kopi.

Danramil Sukahar menyampaikan penyerahan bantuan tersebut sebagai bentuk kepedulian Koramil kepada warga binaanya. “Ini sebagai bentuk kepedulian terhadap warga binaan yang ada di Desa,” ujar Danramil.

Menurut Danramil, anggota Babinsa Koramil Woha setiap hari aktif melaksanakan komunikasi sosial dengan masyarakat binaan, sehingga setiap permasalahan yang ada di desa harus diketahui dan membantu masyarakat untuk menemukan penyelesaiannya, minimal solusi yang harus diberikan.

Kondisi rumah nenek Siti Aisyah saat ini sangat memprihatinkan, sebagian tak berdinding dan hanya ditutupi kain bahkan nyaris roboh karena sudah dalam kondisi miring.

Danrem Sidak Seleksi Calon Taruna Akmil 2019

WhatsApp Image 2019-04-29 at 07.53.57

Mataram – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., melakukan inspeksi mendadak seleksi penerimaan Taruna Akmil TA. 2019 di Lapangan Yonif 742/SWY, Senin (29/4).

Danrem 162/WB mengumpulkan semua panitia daerah (Sub Panda NTB) di Mako Yonif 742/SWY untuk diberikan arahan dan petunjuk dalam pelaksanaan seleksi penerimaan Taruna Akmil.

Dalam arahannya, Danrem menekankan selama penerimaan tidak ada istilah sogok atau suap kepada para panitia. “Selama penerimaan harus murni dan tidak ada sogok menyogok untuk membantu memuluskan para calon Taruna,” tegas Danrem.

Selain itu, Danrem juga meminta kepada panitia untuk memastikan kondisi fisik dan kesehatan maupun administrasi peserta secara transfaran, ambil yang memenuhi persyaratan dan yang terbaik sehingga kedepan TNI AD memiliki calon-calon pemimpin yang profesional, berkarakter dan mumpuni dibidangnya serta mampu menjawab tantangan tugas yang semakin kompleks.

“Apabila ada laporan penerimaan suap dalam penyelenggaraan penerimaan seleksi ini, maka akan saya proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Adapun animo pendaftar online seleksi Taruna Akmil sebanyak 200 orang namun yang melakukan pendaftaran ulang sebanyak 54 orang dan akan melaksanakan tes mulai di Subpanda NTB mulai tanggal 29 April hingga 10 Mei 2019 mendatang.

Berikan Perhatian Kepada Prajurit Penyandang Cacat, Korem 162/WB Gelar Evaluasi Kecacatan Prajurit

WhatsApp Image 2019-04-29 at 09.14.08

Mataram – Korem 162/WB menyelenggarakan evaluasi kecacatan Prajurit TNI AD jajaran wilayah Korem 162 di Aula Sudirman Makorem 162/WB, Senin (29/4).

Acara evaluasi kecacatan Prajurit TNI AD dengan Ketua tim dari Mabes TNI AD Letnan Kolonel Ckm (K) dr. Nunuk Sri Redjeki, Sp.RM., bersama rombongan disambut Kasrem 162/WB Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori bersama Pasipers Korem Mayor Inf Sutopo.

Pada kesempatan tersebut, Ketua tim dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memberikan sosialisasi kepada personel Korem 162/WB dan jajaran terkait dengan kecacatan akibat melaksanakan tugas.

“Sosialisasi ini diberikan kepada personel yang cacat namun masih aktif sebagai anggota TNI AD,” ujarnya.

Selain itu, dr. Nunuk juga menyampaikan sosialisasi ini juga sekaligus untuk melakukan evaluasi dan pemeriksaan kategori tingkat kecacatan sekaligus mendata personel yang belum memiliki surat keputusan (Skep) tentang kecacatan dari Panglima TNI.

Sementara Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dalam sambutannya yang dibacakan Kasrem menyampaikan dikalangan Prajurit khususnya Korem 162/WB dan jajaran ada beberapa anggota yang mengalami musibah pada saat pelaksanaan atau pada saat akan melaksanakan tugas baik pada jam dinas maupun diluar jam dinas.

Menurutnya, musibah yang dialami para Prajurit ini sangat beragam mulai dari kecelakaan dimedan tugas maupun kecelakaan saat berlalu lintas di jalan raya dan lainnya yang menyebabkan kecacatan.

“Dengan kondisi fisik demikian, para personel yang mengalami kecacatan tidak dapat lagi melaksanakan tugas secara maksimal seperti anggota TNI AD pada umumnya. Alhamdulillah dari pimpinan sudah memberikan perhatian khusus sebagai bentuk pembinaan kesejahteraan moril dan semangat kepada para Prajurit yang mengalami kecacatan,” terang Danrem.

Untuk itu, sambungnya, kegiatan evaluasi kecacatan Prajurit ini akan sangat penting untuk diikuti para Prajurit yang mengalami kecacatan sehingga mengetahui apa saja hak yang akan diperoleh sebagai penyandang cacat.

“Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat kepada para Prajurit khususnya yang mengalami kecacatan akibat melaksanakan tugas,” pungkasnya.

Danrem 162/WB Harapkan Sinergitas Antar Instansi Turunkan Pelanggaran Lalin di NTB

WhatsApp Image 2019-04-29 at 07.04.54

Mataram – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan tahun 2019 yang diselenggarakan Polda NTB di Lapangan Gajah Mada Polda NTB, Senin (29/4).

Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan tahun 2019 yang dipimpin Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Achmat Juri, M.H., diikuti anggota Kepolisian jajaran Polda NTB, anggota Polisi Militer TNI wilayah Mataram baik Denpomdam Mataram, Pom Lanud ZAM dan Pom Lanal Mataram dan Dinas Perhubungan.

Seusai mengambil apel, Kapolda NTB dalam wawancaranya menyampaikan apel gelar pasukan operasi Keselamatan Gatarin 2019 dilaksanakan untuk mengecek kesiapan personel dan sarana prasarana operasi agar operasi ini berjalan aman dan lancar.

“Operasi Gatarin ini setiap tahun kita laksanakan dan tahun ini kita laksanakan setelah Pemilu sekaligus untuk menciptakan kondisi kembali kepada kehidupan yang normal,” ujar Kapolda.

Kapolda mengajak untuk bersama-sama meninggalkan kesan kampanye maupun sebelumnya dan kembali ke alam ketertiban berlalu lintas.

Terpisah Danrem 162/WB menyampaikan pihaknya dalam hal ini Denpomdam IX-2/Mataram ikut dilibatkan dalam operasi keselamatan Gatarin 2019 untuk membantu Kepolisian dalam menjaga ketertiban berlalu lintas.

Dijelaskannya, berdasarkan laporan yang kita dengar bersama dalam amanat Kakorlantas Polri yang dibacakan Kapolda tadi, jumlah pelanggaran lalu lintas secara nasional pada tahun 2018 sebanyak 1.243.047 kasus lebih banyak dari tahun sebelumnya yakni 833.607 kasus.

“Ini membutuhkan perhatian kita bersama untuk membantu menurunkan jumlah pelanggaran lalu lintas di NTB tentunya membutuhkan strategi dan sinergitas antar instansi,” terang Alumni Akmil 1993 tersebut.

Danrem berharap agar seluruh pemangku kepentingan terkait bersinergi untuk mencari akar permasalahan dan menemukan solusi yang tepat sehingga dapat merubah masyarakat menjadi sadar dan taat hukum berlalu lintas sesuai dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Adapun sasara operasi keselamatan yang menjadi prioritas antara lain menggunakan handphone saat mengemudi, tidak menggunakan safety belt, menaikan dan menurunkan penumpang di jalan tol, melawan arus lalu lintas, mengendarai kendaran dibawah pengaruh alkohol/Miras/Narkoba, mengemudi kendaraan dibawah umur, melebihi batas kecepatan maksimal dan menggunakan bahu jalan bukan peruntukannya.