Monthly Archives: May 2019

Bukber Dandim 1620 Ajak Insan Pers Majukan Loteng

WhatsApp Image 2019-05-31 at 22.36.52

Lombok Tengah – Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, SE, M.I.Pol mengajak seluruh wartawan untuk ikut mendukung mempromosikan seluruh potensi yang ada di wilayah Lombok Tengah agar daerah tersebut menjadi cepat maju. Hal ini diungkapkan Dandim 1620/Loteng saat menggelar acara buka bersama dengan seluruh insan pers Lombok Tengah mulai dari media TV, Cetak, On Line dan Radio di Aula Makodim 1620/Loteng, Jum’at (31/05).

Dandim 1620/Loteng Letkol Czi Prastiwanto, S.E.,M.I.Pol mengatakan buka puasa ini merupakan ajang silaturahim sekaligus berbagi informasi tentang pembangunan Lombok Tengah karena tanpa keterlibatan pers Lombok Tengah tidak bisa maju seperti sekarang ini.

“Saya dari jauh-jauh hari ingin sekali bertemu dengan teman- teman pers untuk berbagi informasi dalam pembangunan Lombok Tengah karena tampa keterlibatan pers Lombok Tengah tidak bisa maju seperti sekarang ini,” terang Prastiwanto.

Ia mengajak rekan-rekan wartawan yang ada di Lombok Tengah untuk berfikir memajukan daerah dan mempromosikan ke kancah internasional dengan tujuan membangun Loteng lebih baik.

“Mari kita sama-sama membangun Lombok Tengah karena Lombok Tengah sebentar lagi akan mengadakan Event Internasional yang terbesar sekelas MotoGP,” ujar orang nomor satu di jajaran Kodim 1620/Loteng.

Sementara Munakir Ketua Persatuan Wartawan Lombok Tengah mengapresiasi sekaligus mengucapkan terimakasih yang telah mengadakan acara silaturahim ini dan berbagi informasi dalam pembangunan Lombok Tengah.

“Kedepan mudah-mudahan Kodim 1620/Loteng bersama seluruh insan pers dapat menjalin hubungan yang baik untuk pembangunan Lombok Tengah lebih baik lagi,” tutup Munakir.

Babinsa Koramil Cakranegara Amankan Pelaku Pencurian Kabel PLN

WhatsApp Image 2019-05-31 at 22.42.29

Mataram – Babinsa Bertais Koramil 1606-01/Cakranegara Serda Suprayogi mengamankan seorang diduga pelaku pencurian kabel PLN berinisial PC di Kantor PLN Bertais Kecamatan Sandubaya Mataram, Jumat (31/5).

Menurut Danramil 1606-01/Cakranegara Kapten Inf Asep Okinawa, penangkapan tersebut berawal dari adanya laporan dari security PLN yang sedang berjaga bahwa ada maling yang tertangkap dan hendak di hakimi massa.

“Mendapat laporan tersebut, Babinsa Bertais bersama security PLN tersebut langsung ke TKP dan langsung mengamankan terduga pelaku dari masyarakat yang sudah mulai geram,” terangnya.

Terduga pelaku tersebut kemudian dibawa oleh Babinsa bersama dua orang security ke Kantor Koramil Cakranegara lengkap dengan barang bukti berupa besi, palu dan sarung untuk membungkus kabel hasil curiannya. Namun, Danramil kemudian memerintahkan agar diserahkan kepada Polsek untk diproses lebih lanjut.

Terpisah, Dandim 1606/Lobar Letnan Kolonel Czi Djoko Rahmanto, S.IP., memberikan apresiasi kepada anggota jajarannya atas kesigapannya merespon informasi sehingga terduga pelaku pencurian berhasil diamankan dari amukan massa.

“Saat ini terduga pelaku sudah berada di Polsek untuk diproses hukum lebih lanjut,” ucap Dandim.

Dandim Lobar meminta kepada masyarakat agar tetap waspada dan jangan lengah untuk mengamankan barang milik pribadi sehingga dapat meminimalisir adanya kehilangan.

“Khusus bagi warga yang akan pulang ke kampung halamannya agar betul-betul memperhatikan keamanan rumahnya baik dari pencurian, kebakaran dan lainnya, kalau ada tetangga agar dititipkan untuk menjamin keamanannya selama di kampung halaman,” pungkasnya.

Ratusan Batang Kayu Sonokeling diamankan Tim Gabungan Patroli Kehutanan

WhatsApp Image 2019-05-31 at 19.40.40

Bima – Menindaklanjuti adanya informasi masyarakat tentang keberadaan lebih dari 100 batang kayu sonokeling disekitar sungai Hidirasa, tim gabungan yang terdiri dari personel KPH Maria Donggomasa, anggota Kodim 1608/Bima dan anggota Brimob Sape melaksanakan patroli pengecekan ke daerah Hidirasa.

Sesampainya ditujuan, tim menemukan 162 batang kayu Sonokeling berupa papan olahan disepanjang sungai. Tim kemudian memeriksa sekitar lokasi namun tidak menemukan siapapun dan tidak diperoleh informasi tentang siapa pemilik kayu tersebut.

Tim kemudian mengevakuasi kayu keatas truk dan membawanya ke Kota Bima untuk keperluan penyelidikan dan identifikasi lebih lanjut.

Dugaan sementara, menurut keterangan dari pihak KPH Maria Donggomasa, diperkirakan kayu tersebut berasal dari wilayah kawasan hutan lindung Blok Kaworo. Namun akan dipastikan lebih jelas lagi melalui proses identifikasi.

Dandim 1608/Bima menghimbau untuk tidak lagi melakukan penebangan liar atau illegal logging, karena selain melanggar hukum, juga akan berdampak buruk bagi lingkungan. Banjir, kekeringan akan terjadi apabila penebangan hutan terus terjadi.

Senada dengan Dandim, petugas dari KPH Maria Donggomasa juga menegaskan akan terus berupaya secara maksimal untuk menekan kegiatan perambahan hutan. “Terus terang kami sangat terbantu dengan adanya support yang luar biasa dari Kodim 1608/Bima, baik secara fisik maupun dukungan moril bagi anggota dilapangan”.

Tim Gabungan Amankan Dua Pelaku Illegal Loging Bersama BB

WhatsApp Image 2019-05-31 at 21.08.12

Sumbawa – Tim gabungan Dinas Kehutanan (KPH Batu Lanteh) bersama anggota Kodim 1607/Sumbawa dan Polsek Moyo Hulu berhasil mengamankan dua orang pelaku illegal logging beserta barang bukti berupa puluhan kayu yang sudah diolah dengan berbagai ukuran di Kawasan Hutan Kerawak (Uma TelagaI) Desa Berang Rea (RTK 62) Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa, Jumat (31/5).

Menurut keterangan Pasi Inteldim 1607/Sumbawa Letnan Satu Chb Wahyu Amri, penangkapan tersebut berawal dari adanya informasi yang diberikan masyarakat kepada anggota KPH Batu Lanteh, informasi tersebut kemudian ditindak lanjuti ke lokasi yang dimaksud dan menemukan puluhan kayu kusen dengan beberapa ukuran.

“Dilokasi yang sama, tim gabungan juga mendengar bunyi mesin chainsaw yang sedang digunakan pelaku untuk menebang pohon di kawasan hutan lindung tersebut,” terangnya.

Melihat kondisi tersebut, oleh petugas mengamankan dan menangkap dua orang terduga pelaku iIlegal loging inisial MY (49 tahun) dan H (37 tahun) beserta satu unit mesin chainsaw dan kelengkapan lainnya untuk dibawa ke Polres Sumbawa.

Usai mengamankan terduga pelaku, tim gabungan kemudian kembali mengamankan barang bukti berupa kayu papan yang diperkirakan sekitar 2 kubik ke Polres Sumbawa.

Terpisah Dandim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., disela-sela kesibukannya memberikan apresiasi kepada para petugas gabungan yang peka terhadap informasi dan berhasil mengamankan terduga pelaku dengan tertangkap tangan melakukan tindakan illegal loging di kawasan hutan lindung yang juga dilengkapi barang bukti berupa kayu papan dan 1 unit chainsaw.

“Kasus ini akan kita kawal bersama Dinas Kehutanan maupun Polres sehingga minimal memberikan efek jera bagi pelaku maupun orang-orang yang berpotensi untuk melakukan tindakan yang sama,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi hutan saat ini sudah memprihatinkan sehingga membutuhkan uluran tangan kita bersama untuk menjaga dan melestarikannya kembali dengan melakukan reboisasi, bukan malah melakukan penebangan secara liar seperti ini.

Namun itu semua, sambungnya, akan dilakukan pengecekan dan pemeriksaan serta penyidikan lebih lanjut oleh pihak Kepolisian bekerjasama dengan Dinas Kehutanan, apabila terbukti bersalah maka akan diproses sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan.

“Kita serahkan kepada aparat penegak hukum untuk memprosesnya yakni Kepolisian,” jelasnya.

Selain itu, Dandim kelahiran Jawa Timur tersebut juga berharap dan menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat merusak hutan dan lingkungan mengingat dampak negatifnya akan kembali kepada masyarakat disekitar hutan maupun masyarakat yang ada didaerah tersebut secara umum.

“Mari kita jaga, pelihara dan lestarikan kembali hutan kita, kalau tidak mampu malakukan reboisasi minimal jangan merusak,” pungkasnya.

Danrem 162/WB Dampingi Gubernur NTB Cek Kesiapan Lebaran

WhatsApp Image 2019-05-31 at 13.18.10

Mataram – Untuk memastikan kesiapan pelayanan personel pengamanan terpadu jelang lebaran Idul Fitri minggu depan, seluruh persiapan terkait dengan kelancaran mudik dan arus balik dilakukan.

Hari ini, Jumat pagi (30/5) Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Waka Polda NTB Brigjen Drs. Tajuddin mendampingi Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE. M.Sc., melaksanakan peninjauan dan pengecekan kesiapan pelayanan mudik lebaran termasuk pos pengamanan terpadu tahun 2019 di beberapa lokasi.

Menurut Danrem 162/WB, kegiatan ini merupakan langkah yang baik dengan turun langsung untuk memastikan kesiapan pelayanan secara terpadu dibeberapa lokasi seperti Terminal Mandalika Kota Mataram, Pelabuhan Lembar Lombok Barat dan Bandara International Lombok di Lombok Tengah.

“Ini kita lakukan untuk memberikan kenyamanan dan rasa aman bagi para pemudik baik yang keluar maupun yang masuk ke wilayah NTB,” ujar Danrem.

Danrem kemudian memberikan contoh seperti di Terminal Mandalika, beberapa bus antara kota antara provinsi kita tanya terkait dengan kondisi busnya dan sopirnya maupun kelengkapan administrasi secara pribadi berupa SIM, STNK, KTP dan lainnya, juga pemasangan stiker ketentuan Undang-Undanga Nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.

“Khusus untuk sopir, selain kondisi Bus harus Fit dan Prima, dia harus berbadan sehat dan terbebas dari pengaruh alkohol dan Narkoba sehingga selama melakukan perjalanan tetap lancar dan aman,” harap pria kelahiran Jakarta tersebut.

WhatsApp Image 2019-05-31 at 13.16.37

Selain mengecek kesiapan pelayanan, lanjutnya, juga melakukan pengecekan kesiapan personel pos pengamanan terpadu yang ada di lokasi tersebut dengan harapan para personel di pos pam termotivasi dan tetap semangat dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab selama lebaran.

“Seluruh pos pengamanan mulai dari Kota Mataram hingga Bima diisi oleh anggota Polri bersama TNI dan instansi terkait secara terpadu memberikan pelayanan dan rasa aman kepada para pemudik maupun masyarakat,” paparnya.

Danrem juga menghimbau kepada seluruh pemudik maupun masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati selama diperjalanan, siapkan semua kelengkapan diri maupun kendaraan yang akan digunakan agar tetap nyaman dan selamat sampai tujuan.

Selain Danrem dan Waka Polda NTB, juga terlihat hadir mendampingi Gubernur NTB yakni, Kabinda NTB Tarwo Koesnarno, Danlanud ZAM Rembiga, perwakilan Lanal Mataram, perwakilan Basarnas NTB, Dinas Perhubungan dan isntansi lainnya.

Sebelumnya, Gubernur NTB melepas mudik gratis bersama mahasiswa yang akan pulang kampung ke wilayah Pulau Sumbawa.

Tim Gabungan Amankan Terduga Penebang Liar Bersama BB

WhatsApp Image 2019-05-30 at 15.59.54

Sumbawa Barat – Tim patroli gabungan Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Sejorong Bersama anggota Kodim 1628/Sumbawa Barat berhasil mengamankan terduga pelaku iIlegal Loging dikawasan Hutan Selalu Legini RTK 59 Desa Talonang Kecamatan Sekongkang Kabupaten Sumbawa Barat tanpa ijin Tebang dari pihak terkait, Rabu (29/5).

Terduga pelaku berinisial DG (37 tahun) ini berasal dari Desa Sekongkang Kecamatan sekongkang Kabupaten sumbawa Barat bersama barang bukti berupa kayu yang sudah diolah dalam bentuk papan dan usuk serta 1 unit senso.

Menurut Dandim 1628/Sumbawa Barat Letnan Kolonel Czi Eddy Oswaronto, ST., penangkapan dilakukan oleh tim gabungan KPH Sejorong bersama anggota Kodim 1628/Sumbawa Barat yang sedang melaksanakan patroli rutin pengamanan Hutan Selalu Legini Desa Talonang.

“Pada saat melakukan patroli ini, tim gabungan menemukan terduga pelaku yang sedang melakukan aktivitas penebangan kayu di Dalam Kawasan Hutan. Melihat kejadian itu, anggota tim kemudian mengamankan dan membawa terduga pelaku beserta barang bukti yang ada ke Polsek Sekongkang untuk proses penyidikan lebih lanjut“ terang Eddy sapaan akrab Dandim.

Terkait dengan proses hukum, sambungnya, pihaknya bersama KPH sudah menyerahkan sepenuhnya kepada Kepolisian selaku instansi yang memiliki kompetensi dibidang itu dan akan terus melakukan pemantauan.

“Ya kalau memang terbukti bersalah agar diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan sehingga dapat memberikan efek jera kepada pelaku maupun orang-orang yang berpotensi melakukan tindakan illegal logging,” harapnya.

Selain itu, Dandim juga mengajak mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan memelihara kelestarian hutan dan lingkungan mengingat kondisi hutan sudah memprihatinkan.

Dandim Lobar Bersama Kapolres Mataram Cek Kesiapan Pos Pam Operasi Ketupat Gatarin

WhatsApp Image 2019-05-30 at 15.59.43 (1)

Mataram – Pelaksanaan lebaran Idul Fitri tinggal menghitung hari, aktifitas masyarakat sudah mulai ramai terutama di jalan raya. Untuk mengantisipasi hal tersebut, Dandim 1606/Lobar Letnan Kolonel Czi Djoko Rahmanto, S.IP., bersama Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam melaksanakan peninjauan dan pemantauan Pos Pengamanan Operasi Ketupat Gatarin di beberapa lokasi, salah satunya di Pos Pam Terpadu Simpang 3 Kebon Roek Kecamatan Ampenan Mataram, Rabu (29/5).

Pos pengamanan terpadu ditempat tersebut terdiri dari personel gabungan Kodim Lobar, Polres Mataram dan Brimob Polda NTB.

Menurut Dandim 1606/Lobar, pengecekan itu dilakukan untuk memastikan kesiapan pos pengamanan dan melihat secara langsung situasi dan kondisi jelang lebaran Idul Fitri terutama di tempat-tempat yang ramai dikunjungi. “Untuk wilayah Kota Mataram, selain terminal Mandalika, juga tempat-tempat wisata seperti di pantai Ampenan dan sekitarnya. Untuk wilayah Lombok Barat, ada Pelabuhan Lembar dan beberapa tempat wisata yang padat dikunjungi masyarakat pasca lebaran, sedangkan Kabupaten Lombok Utara ada beberapa lokasi yang menjadi perhatian terutama di 3 Gili selain Kota Tanjung sebagai pusat ekonomi dan pemerintahan,” terang Dandim.

Selama pelaksanaan operasi kedepan, sambungnya, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan monitoring serta koordinasi dengan instansi terkait demi kelancaran pelaksanaan pengamanan selama lebaran.

Selain itu, Djoko juga menyampaikan pihaknya bersama anggota Polres setempat dan instansi terkait akan bersinergi dan berupaya semaksimal mungkin untuk memberikan rasa aman dan nyaman selama maupun pasca pelaksanaan lebaran Idul Fitri.

“Itu merupakan prioritas utama yang harus kami lakukan dalam Operasi Ketupat Gatarin ini,” ujarnya.

Dandim kelahiran Jawa Timur ini juga berharap agar seluruh masyarakat terutama para pengendara sepeda motor maupun mobil agar mentaati ketentuan berlalu lintas dan mengecek kelengkapan kendaraan sebelum digunakan sehingga dalam melakukan perjalanan tetap aman dan selamat sampai tujuan.

Hindari Amukan Massa, Ini Yang Dilakukan Babinsa Madapangga

IMG-20190529-WA0035

Bima. – Sekitar pukul 16.50 Wita, sii wilayah hukum Madapangga terjadi pencurian ternak kambing di Desa Rade Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima, Rabu (29/05).

Saat pelaku membawa ternak, diketahui oleh warga Rade dan berhasil ditangkap. Warga yang resah dengan aksi pencurian, langsung menghakimi dan mengeroyok pelaku.

Nasib baik bagi pelaku yang berinila R ini, berhasil diselamatkan Babinsa Desa Rade Koramil 1608-05/Donggo Sertu Syamsuddin dari amukan massa saat di lokasi.

“Pelaku diamankan dirumah Babinsa untuk menghindari main hakim sendiri massa” ungkap Dandim 1608/ Bima Letkol Bambang Kurnia Eka Putra.

Untuk cepat mengamankan pelaku, Babinsa Desa Rade ini kemudian menghubungi Kapolsek agar pelaku terhindar dari amukan massa sekaligus untuk diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Kini pelaku beninisial R ini sudah diamankan di Polsek Madapangga untuk ditangani lebih lanjut secara hukum, namun untuk nama lengkapnya belum diketahui,” Ujar Dandim.

Menurutnya, langkah yang diambil pihaknya yakni Babinsa setempat sudah tepat dengan mengamankan pelaku dari amukan massa dan menyerahkannya langsung kepada pihak Kepolisian setempat terkait dengan proses penegakan hukum.

“Saya berharap dan menghimbau kepada seluruh masyarakat, apabila menemukan hal serupa agar tidak melakukan main hakim sendiri dan sebaiknya diserahkan kepada Babinsa atau Babinkamtibmas untuk diamankan dan diproses sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” pungkasnya.

Management GP dan Keluarga Besar Korem Buber Pererat Silaturrahmi

WhatsApp Image 2019-05-29 at 17.57.59

Mataram – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., berserta Dandim sepulau Lombok, para Kasi dan Pasi Korem bersama istri menghadiri undangan buka puasa bersama Hotel Golden Palace jalan Sriwijaya Mataram, Rabu (29/5).

Kehadiran Danrem beserta rombongan disambut hangat Owner Hotel Golden Palace Teddy Sanyoto beserta stafnya di Garuda Ball room.

Dalam sambutannya, Danrem 162/WB mengucapkan terimakasih atas undangan dan atensi Hotel Golden Palace untuk berbuka puasa dan sholat taraweh bersama keluarga besar Korem 162/WB dan jajarannya.

“Kegiatan silaturrahmi ini merupakan suatu kebanggaan yang harus kita jaga dan pelihara bersama dengan meningkatkan komunikasi yang intensif diantara kita semua,” ujar Danrem.

Terkait dengan kondisi saat ini, sambungnya, untuk dunia pariwisata memang sudah mulai menggeliat pasca terjadinya gempa yang melanda NTB dan Lombok khususnya dengan berbagai promosi dan event-event baik yang bersifat lokal, nasional maupun internasional.

“Ini membuktikan bahwa pariwisata NTB ingin bangkit kembali seperti sebelumnya, mengingat tempat wisata Lombok merupakan salah satu destinasi wisata dunia,” terang Alumni Akmil 93 tersebut.

Selain itu, Danrem juga mengatakan pihaknya akan berusaha untuk membantu mempromosikan pariwisata NTB sehingga dunia pariwisata hidup kembali dan bangkit menuju NTB Gemilang sesuai harapan kita bersama.

Sebelumnya, Owner Golden Palace menyampaikan acara semacam ini hampir setiap tahun diadakan dengan harapan hubungan silaturrahmi dengan jajaran Korem tetap berjalan baik sesuai harapan.

Menurutnya, pasca terjadinya gempa, pariwisata di NTB khususnya perhotelan mengalami penurunan pengunjung, namun kita harus berjuang dengan situasi dan kondisi yang ada supaya bisa menghidupi keluarga maupun management Golden Palace kedepan.

“Mari kita berdoa bersama agar tidak terjadi lagi gempa dan semoga pasca lebaran Idul Fitri ini, kondisi pariwisata NTB khususnya Lombok segera bisa pulih seperti sebelum terjadinya gempa,” pungkasnya.

Danrem 162/WB : “Korem dan Jajaran Siap Back Up Polri Dalam Operasi Ketupat Gatarin”

WhatsApp Image 2019-05-28 at 11.33.04

Mataram – Satuan Korem 162/WB dan jajaran siap membantu dan memback up aparat Kepolisian dalam pelaksanaan pengamanan lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah tahun 2019 maupun lebaran Ketupat nanti seminggu setelah pelaksanaan Idul Fitri.

Hal itu disampaikan Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dihadapan wartawan usai menghadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Gatarin yang diambil Waka Polda NTB Drs. Tajuddin di lapangan Mapolda NTB, Selasa (28/5).

Menurutnya, operasi pengamanan ini sangat urgen mengingat arus mudik dan balik lebaran nanti akan padat dan memenuhi beberapa lakosi seperti terminal, pelabuhan maupun bandara dan beberapa tempat lainnya.

Selain itu, sambung Alumni Akmil 93 tersebut, juga untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan baik terhadap warga lokal maupun para pemudik sehingga proses pelaksanaan lebaran dapat berjalan aman, lancar dan kondusif.

Danrem juga menegaskan, pihaknya akan melibatkan seluruh Kodim jajaran Korem untuk ikut memback up aparat Kepolisian di pos-pos yang ada wilayah masing-masing dan khusus untuk personel Yonif 742/SWY akan disiagakan atau stand by di masing-masing Kompi.

“Apabila dibutuhkan mereka siap untuk digerakan membantu aparat Kepolisian di daerah,” ujarnya.

Danrem juga menghimbau kepada seluruh masyarakat NTB agar pelaksanaan perayaan Idul Fitri maupun lebaran Ketupat disambut dengan hati gembira dan hal-hal yang positif sebagai hari kemenangan, bukan dengan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri dan keluarga.

Sementara Kapolda NTB dalam amanatnya yang dibacakan Waka Polda NTB menyampaikan Operasi Ketupat Tahun 2019 akan dilaksanakan selama 13 hari, mulai tanggal 29 Mei 2019 sampai dengan hari tanggal 10 Juni 2019, memiliki karakteristik yang khas dibandingkan dengan operasi di tahun-tahun sebelumnya.

“Kegiatan ini dilakukan untuk mengecek kesiapan personel, peralatan dan seluruh aspek operasi termasuk sinergisitas dan soliditas komponen penyelenggara, dan untuk menunjukkan kesiapan penyelenggaraan operasi kepada publik, sehingga akan menumbuhkan ketenangan, rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” terangnya.

Untuk mendukung keberhasilan dalam pelaksanaan tugas, lanjutnya, agar mempedomani beberapa hal antara lain pertama, persiapkan secara optimal seluruh aspek penyelenggaraan operasi agar operasi dapat terselenggara dengan sukses, aman, dan lancar; kedua, terus pertahankan kesiapsiagaan dan kewaspadaan seluruh personel dalam menghadapi setiap potensi gangguan sepanjang penyelenggaraan operasi; ketiga, terus jaga dan pelihara soliditas dan sinergisitas seluruh komponen penyelenggara operasi, hindari pelanggaran dan perilaku yang dapat mencederai keberhasilan pelaksanaan tugas; dan keempat, laksanakan setiap penugasan dengan penuh semangat, kebanggaan, dan tanggung jawab, demi keberhasilan pelaksanaan operasi.

Usai menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Gatarin dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti minum keras (Miras) dengan berbagai macam jenis.