Daily Archives: May 1, 2019

Serahkan Ratusan Senjata, Bukti Nyata Masyarakat Maluku Ingin Damai

WhatsApp Image 2019-05-01 at 21.31.23

Jakarta – Salah satu bukti nyata untuk mewujudkan perdamaian dan hidup saling berdampingan, warga Maluku telah menyerahkan 217 pucuk senjata dan ratusan munisi kepada Satgas Yonif 711/Rks secara sukarela.

Hal tersebut disampaikan Dansatgas Yonif 711/Rks Letkol Inf. Fanny Pantouw, M.Tr.Han.,M.I.Pol., dalam rilis tertulisnya di Kabupaten Maluku Tengah. Rabu (1/5/2019).

Diungkapkan Dansatgas selama penugasan sebagai Satuan Tugas Pengamanan Daerah Rawan (Satgas Pamrahwan) Maluku, ratusan senjata yang diamankannya selama ini terdiri dari 11 pucuk senjata api organik dan 206 pucuk senjata api rakitan serta ratusan butir munisi berbagai kaliber.

“ini merupakan tekad dan bukti nyata bahwa masyarakat Maluku ingin hidup berdamai. Selain itu, juga membuktikan bahwa keberadaan Satgas Yonif 711/Rks ditengah-tengah masyarakat dapat diterima dengan baik dan dapat memberikan rasa aman,’’ ujarnya.

Lebih lanjut menurut Fanny, konflik horizontal yang telah terjadi belasan tahun yang lalu memang masih menyisahkan rasa takut masyarakat akan terulangnya kembalinya kejadian tersebut, sehingga sebagian masyarakat masih menyimpan senjata api untuk perlindungan diri dari kemungkinan konflik berulang.

“Untuk mewujudkan perdamaian dan rekonsiliasi konflik dibeberapa daerah yang mengalami konflik, kita kedepankan (pendekatan) Binter, dan ini berhasil menyadarkan masyarakat untuk saling menjaga perdamaian sekaligus menyerahkan senjata dan munisi kepada kita,” terangnya.

Seperti pada Selasa (30/4/2019) lalu, lanjut Fanny, di tiga tempat yang berbeda telah diserahkan secara sukarela oleh warga berbagai senjata dan munisi dalam kondisi baik.

“Warga Desa Waimital secara sukarela menyerahkan 1 pucuk senjata api standar jenis SKS berikut 1 magazen dan 6 butir munisi,” imbuhnya.

“Sementara di Negeri Latu dan Hualoy telah diserahkan 1 pucuk senjata api standar jenis U.S. Carabine dan 2 magazen, serta 15 pucuk senjata rakitan disertai 104 butir munisi campuran,’’ tambahnya.

“Di wilayah Desa Eti Kecamatan Seram bagian barat Kabupaten Seram Bagian Barat juga telah diserahkan secara sukarela oleh warga berupa 1 pucuk senjata api rakitan,’’lanjutnya.

Dari beberapa penyerahan tersebut menurut Fanny, selain menunjukan bahwa keberadaan Satgas saat ini bisa diterima dengan baik dan dicintai rakyat tapi juga menunjukkan bahwa masyarakat telah memiliki kesadaran yang tinggi untuk menciptakan perdamaian, kerukunan serta kepercayaan antar kelompok warga maupun dengan aparat.

‘’Apa yang terjadi di kepulauan Maluku, kini dapat menjadi pelajaran penting, tidak saja untuk masyarakat Maluku saat ini dan generasi kedepan, apalagi ditengah kondisi makin merebaknya intoleransi, radikalisme dan terorisme yang dapat mengancam integritas bangsa,’’ tegasnya.

“Kita harus menjaga dan memelihara Kearifan Lokal sebagai rajutan perdamaian dan kerukunan ditengah-tengah masyarakat Maluku,”pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam beberapa kesempatan, Satgas Yonif 711/Rks memanfaatkan seni Marawis sebagai wahana membangun kebersamaan dan kepercayaan antar kelompok warga, seperti di Wakal-Hitu, dan Latu-Hualoy yang mayoritas warganya beragama Islam.

Apel Siaga, Korem dan Jajaran Bina Fisik dan Pembinaan Rohani

WhatsApp Image 2019-05-01 at 16.16.34

Mataram – Hari ini kita melaksanakan apel siaga dalam rangka peringatan hari buruh nasional yang jatuh pada tanggal 1 Mei 2019.

Hal itu diungkapkan Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., saat mengambil apel siaga di lapangan Yonif 742/SWY Gebang Mataram, Rabu (1/5).

Terkait dengan perkembangan situasi, sambungnya, hari ini kita melaksanakan siaga on call sambil menunggu petunjuk lebih lanjut.

“Setelah melaksanakan apel pengecekan, seluruh personel kecuali yang sakit dan dinas dalam agar melaksanakan olaraga lari jalan keliling kota Mataram untuk pembinaan fisik serta meningkatkan kebugaran dan kesehatan,” instruksi Danrem kepada Pasiops Korem Mayor Inf Mustawan.

Selain itu, Alumni Akmil 1993 tersebut meminta untuk personel kesehatan agar menyiapkan timnya beserta ambulance lengkap dengan peralatannya. “Denpom Mataram bersama Provost amankan jalur yang akan dilewati sehingga tidak menggangu arus lalu lintas maupun pengguna jalan,” tegasnya.

Apel siaga yang diikuti seluruh personel Korem dan jajaran baik Kodim maupun dinas jawatan seusai melaksankan olahraga lari jalan dilanjutkan dengan pengajian bersama (yasinan) dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1440 H tahun 2019 di Masjid As Suhada’ Asrama Gebang Mataram dan pembubaran panitia HUT Dharma Pertiwi ke 55 tahun 2019 yang dihadiri ibu-ibu Dharma Pertiwi Koorcab NTB Daerah J.

Percepat Proses Rehab Rekon, Danrem Instruksikan Jajaran Kedepankan Skala Prioritas

WhatsApp Image 2019-04-30 at 18.03.18

Lombok Barat – Proses pembangunan rehab rekon terpadu pasca gempa hingga saat ini masih terus berjalan. Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., memberikan instruksi langsung kepada masing-masing Dandim jajaran yang wilayah teritorialnya terkena dampak gempa.

Hari ini, Selasa (30/4), Dandim 1606/Lobar Letkol Czi Djoko Rahmanto, S.IP., melakukan pembongkaran salah satu rumah warga yang rusak berat akibat gempa di Dusun Tegal Desa Jagaraga Kecamatan Kuripan Lombok Barat. Kehadiran Dandim Lobar didampingi Kadus Tegal Bahrun disambut baik oleh pemilik rumah Trisna.

“Saya kesini datang untuk melihat dan mengecek rumah yang akan dibongkar dan dirobohkan,” ujar Dandim Lobar.

Menurutnya, untuk membantu merobohkan rumah tersebut, pihaknya memgerahkan personel Yonzipur 18/YKR sebanyak 14 orang dipimpin Dankinya Lettu Czi Heru Trianto bersama anggota Posramil Kuripan dipimpin Danramil 1606-04/Gerung Kapten Inf Maturidi.

Perobohan rumah tersebut dilakukan secara manual mulai dari pagi hingga selesai dan disaksikan Kadus setempat bersama warga.

Sementara pemilik rumah Trisna dilokasi mengucapkan terimakasih kepada Danrem, Dandim dan jajarannya yang telah memberikan bantuan untuk merobohkan rumahnya. “Alhamdulillah beban kami berkurang, tinggal melakukan proses pembangunan,” ungkap Trisna.

Terpisah, Danrem 162/WB menyampaikan proses percepatan rehab rekon terpadu sesuai konsep kedepan akan dibuatkan skala prioritas dimasing-masing kecamatan dengan menentukan dan menggilir desa yang akan dilakukan rehab rekon.

“Jadi nanti pembangunan dengan skala prioritas, masing-masing kecamatan menentukan desa mana yang menjadi prioritas utama sehingga para fasilitator sumber daya yang ada juga konsen menyelesaikan desa tersebut. Setelah itu pindah lagi ke desa berikutnya dan begitu seterusnya,” jelas Danrem.

Berdasarkan hasil evaluasi, Lanjutnya, proses rehab rekon seperti sekarang ini dinilai masih lamban sehingga harus terus dipacu dengan metode dan strategi yang berbeda dengan harapan batas waktu hingga tanggal 25 Agustus mendatang, rehab rekon sudah finish.

Sebagai informasi, progres rehab rekon pasca gempa NTB hingga tanggal 29 April 2019, rumah yang sudah selesai dikerjakan sebanyak 26.897 unit dengan rincian rumah rusak berat 5.751 unit, rumah rusak sedang 4.683 unit dan rumah rusak ringan sebanyak 16.463 unit. sementara yang masih dalam proses pengerjaan sebanyak 62.511 unit dangan rincian rumah rusak berat 18.147 unit, rumah rusak sedang 12.605 unit dan rumah rusak ringan sebanyak 31.759 unit.