Daily Archives: June 12, 2019

Sang Kapitan Elake Patiloe Manawa Kabaressi, Pulang ke Haribaan Ibu Pertiwi

WhatsApp Image 2019-06-12 at 20.24.19

Jakarta – Innalillahi wa innailaihi rojiun, Sang Kapitan Elake Patiloe Manawa Kabaressi yaitu Mantan Kasad ke-26, Jenderal TNI (Purn) George Toisutta, telah kembali ke haribaan Ibu Pertiwi pada Hari Rabu (12/06/2019).

Berita duka tersebut disampaikan Kadispenad Brigjen TNI Candra Wijaya dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Dijelaskan Kadispenad, mantan Kasad yang terkenal dengan ketegasannya tersebut, wafat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, karena sakit yang dideritanya.

“Hari ini kita kehilangan salah satu putra terbaik bangsa,”ujar Brigjen TNI Candra Wijaya

“Almarhum Jenderal TNI (Purn) George Toisutta, sebelumnya mendapatkan perawatan medis di RSPAD, dikarenakan menderita sakit kanker usus. Keluarga maupun Tim Medis (RSPAD), seluruhnya telah berupaya secara maksimal dan melakukan yang terbaik, namun Allah, SWT telah berkehendak,” imbuh Candra.

Perlu kita ketahui bersama, atas keberhasilan dalam mengharumkan Maluku di pentas nasional maupun internasional serta ketegasan dalam memimpin pasukan sampai menjadi orang nomor satu di TNI AD, pada tahun 2010. Almarhum Jenderal TNI (Purn) George Toisutta mendapatkan gelar kehormatan Sang Kapitan Elake Patiloe Manawa Kabaressi atau Pemimpin Besar Pemersatu yang Tangguh dari Majelis Latupati Maluku.

“Sebagaimana umumnya, setelah dinyatakan wafat oleh tim dokter, selepas dimandikan tadi pagi, jenazah almarhum disholatkan di Masjid As-Syifa RSPAD dan disemayamkan di Rumah Duka RSPAD,”terang Candra.

Lebih lanjut dijelaskan Kadispenad bahwa semenjak terdengarnya berita duka tersebut, para pejabat TNI AD maupun purnawirawan TNI serta keluarga almarhum berdatangan untuk bertakziyah dan turut melaksanakan sholat jenazah.

“Selain Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa beserta istri, juga hadir para pejabat teras TNI AD, para mantan Kasad, para purnawirawan Pati TNI untuk memberikan penghormatan terakhir dan mendoakan agar almarhum Jenderal TNI (Purn) George Toisutta diterima di sisi-Nya dan husnul khotimah”, ujar Candra.

“Dan dalam kesempatan tersebut, Kasad dan Ny. Hetty Andika Perkasa bertemu dengan keluarga dan kerabat almarhum saat disemayamkan,” imbuhnya.

Saat Upacara pemberangkatan jenazah yang dipimpin langsung oleh Kasad di halaman Rumah Duka RSPAD, lanjut Candra, para peserta yang hadir tidak dapat menutupi rasa haru mereka yang sangat mendalam.

“Terlebih saat penghormatan jenazah, seluruhnya memberikan penghormatan terakhir dengan penuh haru kepada almarhum yang jenazahnya diusung dalam peti berselubung bendera Merah Putih. Ini tentunya menujukkan betapa tinggi kharisma almarhum dihadapan keluarga, rekan maupun anak-buahnya selama ini,”tegas Candra.

“Usai upacara pemberangkatan, jenazah almarhum diberangkatkan ke Makassar melalui Bandara Halim Perdanakusuma dengan pesawat Hercules C 130 untuk dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Dadi, Makassar. Serangkaian acara pemakaman juga telah disiapkan di Makassar,” tambahnya

Dikatakan Candra, setelah setibanya di Lanud Makassar, jenazah almarhum akan langsung dibawa menuju rumah duka di Jl. Rotan No. 80, Gunung Sari Makassar untuk disemayamkan dan selanjutnya disholatkan di Masjid Nurul Ilmi Makassar.

“Pemakaman akan dilaksanakan di TPU Dadi, Makassar. Bertindak selaku Irup yaitu Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman dimana pelaksanaannya akan dikordinasikan oleh Garnisun setempat,”tegasnya.

Meski berdarah Ambon, Jenderal TNI (Purn) George Toisutta dilahirkan di Makassar pada tanggal 1 Juni 1953, dan saat ini meninggalkan tiga orang anak dari pernikahannya dengan Hj. Nur Alam.

Selama hidupnya, selain memegang teguh filosofi kerohanian Islam yaitu semua harus sama, almarhum juga menyukai tokoh wayang Begawan Bisma yang terkenal jujur dan pemberani.

“Latar belakang jabatan dan penugasan Almarhum sangat lengkap hingga menjabat menjadi Kasad dari tahun 2009 sampai 2011. Sebelum menjadi Kasad, pada tahun 2009, beliau menjadi Pangkostrad menggantikan Mayjen TNI Erwin Sujono, waktu itu” tutur Candra.

“Beliau juga pernah menjabat sebagai Panglima Kodam XVII/Trikora (sekarang Kodam XVII/Cen dan Kodam XVIII/Ksr) dan Kodam III/Slw, dan sebelum menjabat sebagai Pangdivif 1/Kostrad, pernah ditugaskan sebagai Pangkoops TNI di Aceh pada tahun 2003,”pungkasnya.

Sebagai bentuk penghormatan dan rasa duka cita yang mendalam, seluruh satuan jajaran TNI Angkatan Darat mengibarkan bendera setengah tiang selama tujuh hari mulai tanggal 12 hingga 18 Juni 2019.

Selamat jalan Sang Bisma Angkatan Darat, sebagai Kapitan Elake Patiloe Manawa Kabaressi, Darma Bhaktimu tidak hanya tertanam dalam diri setiap prajurit TNI AD, namun juga akan terkenang oleh seluruh rakyat Indonesia, dari Aceh hingga Papua.

Korem 162/WB dan Jajaran Gelar Doa Bersama Untuk Alm Jenderal TNI (Purn) Goerge Toisutta

WhatsApp Image 2019-06-12 at 16.24.51

Mataram – Mantan Kepala staf TNI AD tahun 2009-2011 Jenderal TNI (Purn) Goerge Toisutta meninggal dunia pagi ini, Rabu (12/6) di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat karena penyakit kanker usus yang dideritanya.

Berita duka tersebut langsung menyebar dikalangan Prajurit TNI tidak terkecuali di wilayah jajaran korem 162/WB. Sebagai wujud penghargaan dan penghormatan terhadap sesepuh, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menginstuksikan satuan Korem 162/WB dan jajaran siang ini menggelar doa bersama untuk Almarhum Jenderal TNI (Purn) Goerge Toisutta.

“Doa bersama ini dilakukan sebagai wujud penghargaan dan penghormatan serta kewajiban kami sebagai anak terhadap orang tuanya,” ungkap Danrem disela-sela kesibukannya.

Menurutnya, Almarhum merupakan sosok teladan dan sesepuh bagi kami anggota TNI yang masih aktif berdinas. “Semoga beliau husnul khotimah dan diberikan tempat yang layak disisi Allah SWT,” ujar Danrem.

Almarhum Jenderal TNI (Purn) Goerge Toisutta merupakan Alumni Akabri tahun 1976, sebelum menjabat sebagai Kasad, beliau pernah menjabat sebagai Pangkostrad pada tahun 2007-2009 dan beberapa jabatan strategis lainnya seperti Pangdam XVII/Trikora, Pangdam III/Siliwangi maupun Panglima Divisi I Kostrad.

Kegiatan doa bersama ini dilakukan secara serentak disatuan Kodim jajaran Korem, Yonif 742/SWY bersama Satdisjan se Garnizun Mataram dilaksanakan di Masjid Assuhada’ Asrama Gebang Mataram ba’da sholat Dzuhur.

Babinsa Koramil Ropang Bersama Warga Bersihkan Saluran Irigasi

WhatsApp Image 2019-06-11 at 22.40.40

Sumbawa Besar – Babinsa Tatebal Koramil 1607-03/Ropang Koptu Awan Darmawan bersama warga Desa Tatebal Kecamatan Lenangguar Kabupaten Sumbawa melaksanakan gotong-royong membersihkan saluran irigasi lahan pertanian masyarakat setempat, Selasa (11/6).

Gotong royong tersebut juga dihadiri Kepala Desa Tatebal Subiyantoro bersama para petani yang selama ini aktif menggunakan saluran irigasi tersebut untuk mengairi sawah mereka pada musim tanam.

Disela-sela gotong royong, Kades Tatebal menyampaikan kondisi saluran air ini sudah ditumbuhi rumput dan lumpur yang mengakibatkan saluran irigasi menjadi dangkal sehingga perlu dilakukan pembersihan untuk kelancaran air irigasi menuju lahan pertanian masyarakat.

“Gotong-royong ini dilakukan oleh warga dibantu Babinsa bersama Pemdes sehingga sangat efektif untuk mempercepat proses pengerjaannya”, ujar Kades.

Terpisah, Dandim 1607/Sumbawa Letnan Kolonel Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., mengatakan kegiatan yang dilakukan Babinsanya tersebut sebagai bagian daei kegiatan Upsus swasembada pangan seperti yang dicanangkan Pemerintah melalui program Nawacita.

“Hingga hari ini, satuan Kodim selaku pelaksana satuan teritorial ditingkat daerah masih tetap konsent terhadap program Nawacita khususnya swasembada pangan mengingat adanya MoU antara pimpinan TNI dengan Menteri Pertanian,” jelas Dandim.

Terkait dengan program swasembada pangan, sambungnya, pihaknya juga ikut membantu Sub Divre Bulog dalam pemenuhan serap gabah petani (Sergap) di wilayah Sumbawa dengan target sekitar 43.800 ton selama satu tahun.

“Insya Allah, kita tetap proaktif membantu petani dengan melakukan pendampingan secara bertahap dan juga hasilnya dilaporkan secara berkala kepada pimpinan ditingkat atas,” ujarnya meyakinkan.

Selain itu, Samsul sapaan akrabnya juga berharap agar setiap permasalahan terkait dengan kelancaran swasembada pangan ini segera dikoordinasikan dan dikomunikasikan mulai dari tingkat kelopmpo tani (Poktan) maupun gabungan kelompok tani (Gapoktan) dibantu Pemdes dan Babinsa sehingga memperoleh solusi yang tepat untuk menyelesaikannya.