Daily Archives: July 2, 2019

Danrem 162/WB Paparkan Progress Percepatan Rehab Rekon Terpadu NTB

WhatsApp Image 2019-07-02 at 20.30.19

Mataram – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menghadiri rapat koordinasi hasil validasi data korban bencana alam gempa bumi NTB yang diselanggarakan Pemda Provinsi NTB yang diikuti Sestama BNPB Ir. Dodi Ruswandi M.Sc., Sekda NTB Ir. H. Iswandi, M.Si., Insepektur Utama BNPB Ibu Teti Suragih, Kalak BPBD Provinsi NTB H. Ahsanul Khalik, S.Sos., dan Kepala BPKP NTB di ruang rapat Kantor Gubernur NTB jalan Pejanggik Nomor 12 Mataram, Selasa (2/7).

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB memaparkan pelaksanaan rehab rekon terpadu mulai Januari 2019 ini sudah berjalan dengan baik dengan hasil progres dilapangan cukup memuaskan.

“Selama pelaksanaan Pemilu 2019 dan bulan puasa, hasil progres sedikit menurun. Namun setelah liburan lebaran, alhamdulillah progres kembali meningkat secara signifikan,” ujar Danrem.

Untuk saat ini, lanjut Alumni Akmil 1993 tersebut, saat ini kami bersama Sekda NTB dan Kalak BPBD baik provinsi maupun Kabupaten Kota terdampak gempa mengadakan rapat dan evaluasi yang dihadiri para fasilitator, aplikator dan pejabat terkait.

Danrem juga menyampaikan rencananya kedepan untuk menggeser pasukan Zeni TNI yang berlokasi di Kabupaten Sumbawa ke wilayah Poto Tano, Lombok Timur dan Lombok Utara sehingga proses pembangunan di wilayah tersebut berjalan cepat sesuai harapan.

Langkah lain yang sudah dilakukan dengan menggunakan sistem satu Blok, yakni menentukan desa sasaran setiap kecamatan dengan skala prioritas untuk dikerjakan para fasilitator, aplikator bersama pasukan Zeni baik dari segi administrasinya dan penyelesaian pembangunannya. Setelah selesai, baru pindah ke desa yang lain sehingga hasilnya akan terlihat secara signifikan.

Sebelumnya, Sekda Provinsi NTB saat membuka rapat menyampaikan sampai saat ini rehab rekon di wilayah NTB sudah berjalan sesuai harapan, namun masih ada beberapa daerah yang masih kurang. Komitmen kami bersama seluruh stake holder di wilayah NTB untuk tetap fokus membangun NTB supaya bangkit kembali seperti semula.

Sementara Sestama BNPB RI pada kesempatan tersebut memberikan apresiasi progres yang dilakukan di wilayah NTB, dalam hitungan bulan saja sudah banyak hasil pembangunan yang telah dicapai.

Dijelaskannya, pihaknya bersama anggota BNPB di pusat sebenarnya ingin mengetahui kendala yang terjadi di lapangan untuk dilaporkan kepada Kepala BNPB dan akan diteruskan ke Presiden dengan harapan semua bantuan bisa disalurkan kepada korban gempa yang ada di wilayah NTB dengan baik.

Sestama BNPB berharap agar segala upaya yang telah dilakukan bersama, bisa menghasilkan progres yang baik sesuai harapan Presiden dan mampu mencari solusi yang tepat terkait pembangunan pasca gempa mengingat tanggal 25 Agustus mendatang rehab rekon pasca gempa NTB secara administrasi akan berakhir dan terkait kelanjutan rehabiltasi akan diserahkan kepada Gubernur NTB.

Selain itu, Sestama BNPB juga berharap agar NTB bisa bangkit kembali dan menjadi contoh daerah lain dalam menyelesaikan rehab rekon pasca Gempa, sehingga penanganan pasca gempa bumi tidak berlarut-larut.

Sedangkan Insepektur Utama BNPB menjelaskan terkait dengan validasi di lapangan harus sesuai dengan data yang diterima di tingkat pusat, karena sering ditemukan datanya ganda atau dobel, sehingga dari pusat mencoret data yang sama tersebut.

Menurutnya, progres yang telah dilaksanakan sudah cukup baik, Namun ada beberapa daerah yang belum melengkapi data-data untuk diserahkan ke tingkat pusat. Inspektur BNPB juga meminta kepada semua pejabat terkait agar tetap menghimpun data validasi korban bencana alam gempa bumi dan data tersebut agar dikirim ke pusat sehingga ada kesamamaan dengan data antara di daerah dengan ditingkat pusat.

Rapat koordinasi dilanjutkan dengan pemaparan masing-masing Kepala Pelaksana BPBD baik Kabupaten/Kota yang terdampak gempa bumi.

Sebagai informasi, seusai melaksanakan rapat koordinasi hasil validasi data korban bencana alam gempa bumi NTB, Danrem 162/WB mengambil apel fasilitator dan aplikator wilayah Kabupaten Lombok Timur di Pendopo Bupati Lombok Timur.

Dandim Lotim Paparkan Sasaran TMMD Ke 105 Tahun 2019

WhatsApp Image 2019-07-02 at 09.33.04

Mataram – Pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 tahun 2019 rencana akan dibuka pada tanggal 10 Juli 2019 mendatang yang akan dipusatkan di tiga desa wilayah Kecamatan Keruak Kabupaten Lombok Timur.

Hal itu disampaikan Dandim 1615/Lotim Letnan Kolonel Czi Agus Prihanto Donny, S.Sos., seusai mendampingi Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., melepas 22 orang personel penugasan Apter di lapangan Makorem 162/WB, Selasa (2/7).

Dipaparkannya, program TMMD ke 105 wilayah Kodim Lotim ini akan mengerjakan dua sasaran yakni sasaran fisik dan no fisik. “Untuk sasaran fisik ada tiga rencana yang akan dikerjakan yaitu merehab rumah tidak layak huni (RTLH), merehab tiga buah Musholla dan pembangunan 2 unit pos Kamling,” ungkap Dandim Lotim selaku Dansatgas TMMD ke 105 tahun 2019 Kodim 1615/Lotim.

Sedangkan untuk sasaran non fisik, lanjutnya, mulai dari penyuluhan dan sosialisasi dengan melibatkan instansi terkait seperti Dinas Pertanian, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan instansi lainnya.

Menurutnya, dipilihnya RTLH ini berdasarkan pertimbangan dan kebijakan Bupati Lotim Drs. HM. Sukiman Azmy, MM., sesuai dengan kondisi saat ini pasca gempa.

Mantan Danyonif 742/SWY tersebut juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk bersama-sama mensukseskan program TMMD ke 105 ini sehingga hasil program ini bisa langsung dinikmati oleh masyarakat.

Danrem 162/WB : “Menangkan dan Rebut Hati Rakyat Selama Penugasan Apter”

WhatsApp Image 2019-07-02 at 08.55.10 (1)

Mataram – Hari ini Korem 162/WB melepas 22 orang anggota satuan jajaran Korem untuk melaksanakan tugas aparat teritorial (Apter) di wilayah Kodam XVII/Cendrawasih dan Kodam XVIII/Kasuari.

Hal itu disampaikan Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Kasrem Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori seusai mengambil upacara pemberangakatan anggota Satgas Apter kepada sejumlah wartawan di lapangan Makorem 162/WB, Selasa (2/7).

Dijelaskannya, pemberangkatan 22 orang anggota terdiri dari 2 orang Perwira berpangkat Kapten dan sisanya sebanyak 20 orang Bintara berdasarkan Surat Perintah Kepala Staf TNI AD Nomor : Sprin / 2001 / VI / 2019 tanggal 14 Juni 2019.

“Mereka akan melaksanakan tugas sebagai aparat teritorial di Kodim-Kodim satuan jajaran Kodam Cendrawasih dan Kasuari selama kurang lebih satu tahun kedepan,” ujar Danrem.

Mereka akan bergabung dengan anggota satuan jajaran TNI AD dari seluruh satuan Korem se Indonesia untuk membantu pemerintah membangun wilayah Indonesia bagian timur atau daerah Papua.

“Pengalaman dan kemampuan yang sudah ada selama di Kodim wilayah NTB agar dikembangkan di wilayah tempat malaksanakan tugas Apter nantinya dengan merebut dan menangkan hati rakyat sehingga akan memiliki dampak positif baik terhadap diri sendiri maupun wilayah tempat bertugas,” harapnya.

Danrem Alumni Akmil 1993 tersebut juga sudah mengingat kepada seluruh personel yang melaksanakan Apter agar menjaga kesehatan dengan berolahraga dan makan yang teratur agar kondisi badan tetap sehat dan prima.

Menurutnya, ada dua hal yang perlu diwaspadai selama melaksanakan tugas di wilayah Papua yakni malaria dan kelompok kriminal bersenjata (KKB). Untuk itu, sambungnya, jaga kesehatan dan terapkan pengalaman teritorial yang sudah ada.

Danrem juga berpesan kepada keluarga yang ditinggalkan agar tetap semangat dan berdoa untuk kesuksesan tugas suami karena ini merupakan penugasan yang pertama selain penugasan operasi tempur dan kebanggaan bagi keluarga.

“Semoga selama melaksanakan Apter ini, seluruh personel dalam keadaan sehat wal’afiat, aman dan selamat hingga kembali lagi ke kesatuan sebagai warga Korem 162/WB,” pungkasnya.

Acara pemberangkatan personel penugasan Apter juga dihadiri para Dandim dan Kasi, Dan/Ka Satdisjan, para Perwira dan seluruh personel Korem dan jajaran se Garnizun Mataram.