WhatsApp Image 2019-07-22 at 14.17.36

Bersama Pertamina dan PUPR, Koramil Donggo Bantu Distribusikan Air Bersih

Bima – Danramil 1608-05/Donggo Lettu Inf Mahdin memimpin langsung proses pendistribusian air bersih kepada masyarakat Dusun Ndanondere Desa Bajo Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima, Senin (22/7). Menurut Danramil Donggo, pembagian air bersih tersebut Detail »

WhatsApp Image 2019-07-22 at 10.59.30

Dansatgas TMMD ke 105 : “Program RTLH Capai 30 Persen”

Lombok Timur – Sebanyak tujuh unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Dusun Selebung Desa Selebung Ketangga Kecamatan Keruak menjadi sasaran program fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke 105 tahun Detail »

WhatsApp Image 2019-07-22 at 11.01.06

Ini Ungkapan Inaq Indar Pada Program Rehab RTLH TMMD ke 105

Lombok Timur – Program fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 tahun 2019 Kodim 1615/Lotim yang dipusatkan di tiga desa Kecamatan Keruak mengerjakan 100 unit rumah tidak layak huni (RTLH), salah Detail »

WhatsApp Image 2019-07-20 at 19.19.34

Satgas TMMD Lotim Rehab Musholla Ashabul Yamin dan Dirikan Tempat Wudhu

Lombok Timur – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 105 tahun 2019 Kodim 1615/Lotim di Dusun Tambun Desa Senyiur Kecamatan Keruak hari ini membangun tempat wudhu Musholla Ashabul Yamin. Hal Detail »

WhatsApp Image 2019-07-20 at 19.16.45 (1)

Berikan Dukungan Kepada Para Suami, Persit KCK Cabang Lotim Turun Bantu Satgas TMMD

Lombok Timur – Ibu Ketua Persatuan Istri Tentara (Persit) Kartika Chandra Kirana Cabang Lombok Timur Ny. Ira Agus Donny Prihanto bersama para pengurus tindak mau tinggal diam melihat para suami yang tergabung Detail »

CEGAH HIV SELURUH ANGGOTA KODIM 1615/LOTIM MENDAPAT PENYULUHAN

Senin 14 November 2016 bertempat di Aula Makodim 1615/Lotim dilaksanakan kegiatan Penyuluhan dan Pemeriksaan  HIV/AIDS oleh Den Kesyah Mataram, kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan HIV/AIDS ini akan dilaksanakan di seluruh satuan yang ada di jajaran Korem 162/WB. Kegiatan yang dihadiri oleh Kasdim 1615/Lotim Mayor Czi Edy Gustaman, Para Danramil, Para Perwira Staf Dim 1615/Lotim, dan  para anggota dengan jumlah sekitar 150 orang, ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada seluruh anggota mengenai bahaya HIV dan cara penularannya, dengan demikian anggota akan mengetahui dan dapat menghindari penyebab-penyebab penularan penyakit tersebut. Pada kesempatan tersebut, Kasdim 1615/Lotim menyampaikan sambutan yang intinya penekankan kepada seluruh anggota untuk mengikuti  kegiatan yang di selenggarakan ini, dengan sungguh-sungguh  mengingat kegiatan penyuluhan ini sangat penting bagi kita semua. Setelah penyampaian penyuluhan oleh Ibu Harum Istiana, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan  pengambilan sampel darah seluruh anggota.

KOMSOS ITU PENTING

Senin 14 November 2016 bertempat di Masjid Pondok Pesantren Imam Safi’i yang berada di Kel. Melayu Kec. Asakota Bima, Pasiopsdim 1608/Bima bersama para anggota Koramil 1608-01/Kota melaksanakan kegiatan Komsos. Dalam kesempatan tersebut Pasiopsdim 1608/Bima Kapten Inf Ibrahim menyampaikan dan Sosialisasi mengenai Pengarahan dari Panglima TNI. Kegiatan yang diikuti oleh Ustad Gunawan, Ustad Rato Salahudin dan para santri yang berjumlah kurang lebih 345 orang ini berjalan dengan tertib, kegiatan tersebut disambut baik oleh para Ustad dan Santri yang ada di Ponpes tersebut. Seperti apa yang disampaikan oleh salah satu Ustad yang mengatakan bahwa kegiatan Komsos ini sangat bermanfaat bagi para Santri yang merupakan generasi penerus bangsa karena banyak informasi yang dapat diketahui oleh para Santri, selain itu Ustad juga menyampaikan ucapan terimakasih yg sebesar-besarnya atas kunjungan bapak-bapak TNI di tempat kami, Insya Allah kami disini juga mengajarkan kepada Santri-santri disini bagaimana cara menanggapi masalah dgn sikap yang dewasa. Dan kami juga minta sama bapak-bapak aparat baik dari TNI-Polri mari kita jaga dan bertanggung jawab bersama, masalah penistaan Agama ini harus disikapi dengan dewasa.  Wajar kita sebagai umat Islam ada rasa tersinggung, terkait ungkapan saudara Ahok. Namun itu tadi bagaimana  cara kita menyikapi dan memantau hasil dari kerja aparat kita. Jangan terpancing dangan masalah yang ada, sedangkan apa yang disampaikan oleh Bapak Panglima TNI, Kami rakyat kecil sangat bangga sebab diberi wawasan dan kabar  tentang ancaman terhadap bangsa Indonesia. Ini semua merupakan tanggung jawab kita bersama, maka kami dari pihak Ponpes akan terus menyampaikan mengenai perkembang global saat ini, dan mengenai berbagai ancaman yang sedang dihadapi oleh negara kita, khususnya ancaman dari negara lain, untuk itu hal ini akan terus kami sampaikan agar  kita semua berhati-hati dalam mensikapi perkembangan situasi saat ini. Kami dari pihak pondok juga meminta maaf apabila ada anak-anak Santri yang melakukan kesalahan di luar, sekali lagi kita minta maaf. Dengan adanya kegiatan Komsos ini diharapkan masyarakat nantinya akan semakin bijak dalam menanggapi berbagai isu-isu yang ada sehingga diharapkan masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang hanya ingin memanfaatkan situasi untuk memecah belah bangsa kita. Mari kita jaga keamanan bangsa dan negara ini dengan selalu manjaga kebhinekaan yang ada, dan keberagaman inilah yang menjadikan bangsa Indonesia kaya dan kuat.

GENERASI MUDA HARUS MENJADI PENERUS PENJAGA KEBHINEKAAN, DEMI TETAP TEGAKNYA NKRI

Senin 14 November 2016 secara serentak anggota Kodim 1607/Sumbawa melaksanakan kegiatan sosialisasi pengarahan Panglima TNI terkait dengan pasca aksi unjuk rasa 4 November 2016 kepada siswa/siswi pelajar SMA dan SMP yang ada di Kab. Sumbawa. Seperti yang dilaksanakan oleh Danramil 1607-03/Topang Kapten Inf Suhaelik ersama para babinsa se Kecamatan Lenangguar  melaksanakan kegiatan sosialisasi pengarahan Panglima TNI yang diawali dengan kegiatan upacara Bendera. Danramil 1607-08/Moyo Hulu Kapten Inf Surasa bersama para Babinsa telah melaksankan kegiatan upacara Bendera di SMAN 1 Moyo Hulu di lanjutkan dengan sosialisasi pengarahan Panglima TNI, sedangakan Danramil 1607-01/ Sumbawa Kapten Inf Mulyanto beserta seluruh anggota Koramil melaksanakan Upacara bendera dan dilanjutkan kegiatan Sosialisasi Pengarahan Panglima TNI di sekolah-sekolah  yang ada di Wilayah Binaan Koramil 1607-01/ Sumbawa. Sementara bertempat di Kampus UTS Kab. Sumbawa juga dilaksanakan kegiatan Komsos terkait pengarahan Panglima TNI mengenai pasca aksi anjuk rasa 4 November 2016 oleh Kasdim 1607/ Sumbawa Mayor Inf Drs Safei. Kegiatan sosialisasi ini diterima baik oleh para Guru dan pelajar, pihak sekolah sangat berterimakasih dengan adanya kegiatan sosialisasi yang dilaksanakan oleh Kodim 1607/Sumbawa, seluruh siswa/siswi pun mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut dengan tertib. Dandim 1607/Sumbawa berharap dengan adanya kegiatan sosialisasi tersebut masyarakat Sumbawa khususnya para generasi muda dapat terus manjaga persatuan dan kesatuan, agar  wilayah Sumbawa menjadi kondusif. Perlu kita sadari dengan bersatu maka kita akan menjadi kuat, dan kemerdekaan yang diraih oleh bangsa Indonesia seperti yang kita rasakan saat ini dikarenakan adanya persatuan seluruh masyarakat Indonesia dalam mengusir penjajah, untuk itu mari kita jaga bersama kebhinekaan agar NKRI tetap tegak berdiri.

TNI PEREKAT KEMAJEMUKAN

Persatuan dan kesatuan bangsa merupakan hal utama dalam menjaga tetap tegaknya NKRI, menyikapi perkembangan situasi yang terjadi belakangan ini khususnya pasca 4 November 2016, pada Sabtu 12 November 2016 bertempat di Makodim 1606/Lobar, Jl. Pejanggik Kota Mataram, Dandim 1606/Lobar menyampaikan atau mensosialisasikan pengarahan dari Panglima TNI. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Makodim 1606/Lobar berjumlah sekitar 250 orang. Dalam kesempatan tersebut selain mensosialisasikan pengarahan dari Panglima TNI, Dandim 1606/Lobar juga menyampaikan kepada seluruh anggota mengenai situasi secara umum wilayah Kodim 1606/Lobar, membahas situasi global dunia yang berdampak terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara, menjelaskan mengenai perang masa kini yaitu perang yang diakibatkan perebutan sumber daya energi dan pangan, serta ancaman-ancaman yang berpengaruh terhadap keutuhan NKRI, dan upaya mencegah hasutan, provokasi serta adu domba terhadap rakyat, sekaligus mengajak seluruh anak bangsa untuk wujudkan keamanan dan stabilitas politik dalam menghadapi kompetisi global di masa yang akan datang. Setelah melaksanakan kegiatan pengarahan kepada seluruh anggota Kodim 1606/Lobar, selanjutnya Dandim 1606/Lobar Letkol Inf Ardiansyah berkunjung ke Ponpes Darul Aman yang berada di Ling. Tegal Kel. Selagalas Kec. Sandubaya Kota Mataram. Kunjungan Dandim ke Ponpes Darul Aman dalam rangka bersilaturrahmi yang disambut langsung oleh Pimpinan Ponpes yaitu TGH Zulkarnain, pada kesempatan tersebut Pimpinan Ponpes menyampaikan ucapan  terimakasih kepada Dandim 1606/Lobar yang sudah meluangkan waktunya untuk berkunjung ke Ponpes Daru Aman, dan pada kesempatan yang sama Dandim juga menyampaikan beberapa hal kepada seluruh  pengurus dan Santri yang ada di Ponpes diantaranya perkembangan situasi diberbagai negara didunia, yang saat ini sedang mengalami krisis pangan dan energi, untuk itu kita patut bersyukur di Indonesia kondisi pangan dan energi masih dalam posisi stabil. Kemudian Dandim juga menyampaikan mengenai berbagai ancaman yang dapat merusak kesatuan NKRI seperti ancaman terorisme, peredaran narkoba yang merusak generasi muda bangsa dan lain sebagainya, selain itu Dandim juga menyampaikan bahwa persaingan ekonomi  sangat mempengaruhi kondisi dalam negeri, untuk itu mari kita cegah hasutan, provokasi dan adu domba terhadap rakyat Indonesia. Dandim mengajak seluruh masyarakat khususnya yang ada di Kab. Lobar dan para Santri yang merupakan anak bangsa untuk dapat mewujudkan keamanan dan stabilitas politik dalam menghadapi kompetisi global, jangan sampai terjadi perang saudara karena pengaruh sosial media di Indonesia, mari kita tangkal berbagai ancaman tersebut dengan mengamalkan Pancasila dan UUD RI 1945. Dandim 1606/Lobar mengajak seluruh masyarakat NTB untuk selalu menciptakan situasi yang kondusif dan semoga kita bisa menteladani nilai-nilai kepahlawanan untuk menghadapi tantangan dan kompetisi global dimasa yang akan datang.

JAGA KEBHINEKANAN, AGAR NKRI TETAP TEGAK BERDIRI

Senin 14 November 2016 bertempat di Aula Sudirman Korem 162/WB seluruh anggota jajaran Korem 162/WB mendapat jam komandan dari Kasrem 162/WB. Kegiatan yang diikuti oleh seluruh Kasi  dan Pasi Korem 162/WB, Kabalak Korem 162/WB dan seluruh anggota Militer mulai dari Perwira, Bintara dan Tamtama serta PNS ini, selain menyimak pengarahan dari Panglima TNI yang disampaikan oleh Kasrem 162/WB Letkol Inf Hery Setiyanto, dalam kesempatan tersebut juga disampaikan beberapa penekanan oleh Kasrem 162/WB diantaranya agar seluruh parajurit benar-benar memahami dan mengerti tentang apa yang telah disamapaikan oleh Panglima TNI, sehingga nantinya dapat mensosialisasikan kepada saudara atau masyarakat yang ada di sekitarnya. Selain itu, dalam kesempatan tersebut Kasrem juga sangat menekankan kepada seluruh anggota agar tidak sekali-kali mencoba maupun terjurumus dalam penyalahgunaan Narkoba, karena pimpinan TNI tidak akan bertoleransi kepada oknum TNI  pengguna maupun mengedar Narkoba, “hukumannya dipecat”. Kasrem berharap seluruh anggota jajaran Korem 162/WB dapat menjadi contoh yang baik bagi masyarakat yang ada di sekitarnya, dan menjadi merekat kemajemukan dimasyarakat, ingat kemerdekaan yang kita rasakan saat ini diraih dengan adanya persatuan dan kesatuan dari seluruh rakyat Indonesia sehingga kaum penjajah dapat diusir dari tanah air, jika kita terpecah belah maka akan mempermudah  bangsa lain untuk masuk dan mengambil tanah air kita yang kaya ini, apabila hal tersebut terjadi maka rakyat akan menderita, untuk itu mari kita jaga tanah air kita agar tidak diambil oleh bangsa lain dengan cara menjaga Kebhinekaan seperti yang selama ini telah berjalan, bila bangsa kita aman dan damai maka pertumbuhan ekonomi akan semakin meningkat, kehidupan masyarakat akan sejahtera dan NKRI akan tetap tegak berdiri.

KASREM 162/WB PIMPIN UPACARA PERINGATAN HARI PAHLAWAN

Bagi Bangsa Indonesia tanggal 10 November memiliki arti penting, dimana tanggal tersebut diperingati sebagai hari Pahlawan. Peringatan hari Pahlawan yang dilaksanakan setiap tahun ini tidak hanya sebagai salah satu cara untuk mengenang jasa para Pahlawan, namun juga sebagai momentum bagi seluruh masyarakat Indonesia yang merupakan generasi penerus bangsa untuk terus berjuang melanjutkan apa yang telah diwariskan oleh para pendahulu kita untuk  memajukan dan menjaga keutuhan NKRI sehingga akan terus menjadi bangsa yang besar. Dalam rangka memperingati hari Pahlawan, pada tanggal 10 November 2016 seluruh anggota jajaran Korem 162/WB melaksanakan kegiatan upacara di lapangan Yonif 742/SWY, kegiatan upacara yang dipimpin oleh Kasrem 162/WB ini berjalan tertib dan lancar. Dalam kesempatan tersebut Kasrem 162/WB membacakan amanat Menteri Sosial RI, Korem 162/WB Letkol Inf Hery Setiyanto berharap agar seluruh anggota jajaran Korem 162/WB pada khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya dapat benar-benar memaknai peringatan hari Pahlawan ini dengan meningkatkan semangat dalam meraih prestasi demi kemajuan bangsa dan negara, jadilah Pahlawan bagi diri sendiri, bagi keluarga, bagi masyarakat dan bagi bangsa serta negara yang kita cintai.

 

DANREM 162/WB KUNJUNGI PSTW PUSPAKARMA MATARAM

Bertepatan dengan peringatan hari Pahlawan pada hari Kamis 10 November 2016 Danrem 162/WB berkunjung ke PSTW Puspakarma Mataram yang berada di Jalan Majapahit Kota Mataram. Lawatan Danrem 162/WB ke PSTW Puspakarma yaitu untuk bersilaturrahmi dan memberikan suport kepada para orang tua yang ditipkan di tempat tersebut, selain itu kegiatan ini juga sebagai bentuk perhatian dari Danrem 162/WB kepada sesepuh yang ada di PSTW Puspakarma, kedatangan Danrem di tempat itu disambut gembira oleh seluruh penghuni Puspakarma, mereka sangat senang dengan kehadiri Danrem 162/WB. Dalam kesempatan tersebut Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf, M.A., yang didampingi oleh Kepala PSTW Puspakarma mendatangi para sesepuh ini satu-persatu untuk sekedar menanyakan kondisi mereka, dengan penuh keceriaan para penghuni PSTW (Panti Sosial Tresna Werdha) Puspakarma berkomunikasi sambil bercanda dengan Danrem 162/WB. Dalam kesempatan tersebut Danrem juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kepala dan pengurus PSTW Puspakarma yang telah menerima kehadirin Danrem 162/WB, serta para penghuni PSTWT Puspakarma yang merupakan para orang tua/sesepuh kita yang telah berjasa dalam keluarganya membesarkan anak-anaknya serta dulunya membantu membangun wilayah NTB yang kita cintai ini, para sesepuh ini juga merupakan pahlawan yaitu pahlawan bagi keluarganya untuk itu bertepatan dengan peringatan hari Pahlawan kali ini, sebagai generasi muda kita juga harus mengingat jasa para orang tua kita, sesepuh kita karena tanpa mereka kita bukan apa-apa. Danrem 162/WB berharap kunjungannya ini dapat memberi suport dan motivasi bagi para orang tua yang ada di panti jompo Puspakarma, sehingga mereka tidak maresa sendiri, karena masih banyak anak-anaknya yang peduli akan keberadaannya meskipun hanya sekedar bersilaturrahmi saja.

PAHLAWAN DI MATA MASYARAKAT NTB

Dalam rangka memperingati hari Pahlawan tahun 2016, pada hari Rabu 9 November 2016 bertempat di  halaman  Kampus IAIN Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Mataram Jalan Gajah Mada Kel. Jempong Baru Kec. Sekarbela Kota Mataram, dilaksanakan acara Berugaq Goes To Campus dengan tema “Pahlawan di Mata Masyarakat NTB” yang di selenggarakan oleh TVRI NTB. Acara yang dihadiri oleh Danrem 162/WB ( Kolonel Inf.Farid Makruf MA), Ketua Veteran Prov.NTB/LPRI Jendral Purn. Abdul Kadir SIP., Dekan Dr Hj Nurul Yakin, DR ahmad Ashari, Dosen Fakultas 1 Tarbiah dan Keguruan IAIN Mataram, Komentator TVRI NTB yaitu bapak Chairil Anwar, berlangsung tertib. Dalam kesempatan tersebut berbagai bahasan mengenai makna dari hari Pahlawan, diantanya menanggapi arti dari seorang Pahlawan adalah seseong yang berjuang secara konsisten, memperjuangkan kebenaran dan kebaikan demi bangsanya. Seperti apa yang disampaikan oleh Danrem 162/WB kepada seluruh peserta acara Berugaq goes To Campus dalam kesempatan tersebut mengatakan bahwa di jaman sekarang, kita sudah tidak lagi berjuang melawan penjajah yang ingin menguasai bangsa kita, saat ini bangsa kita sudah merdeka, kemrdekaan yang direbut oleh para pendahulu/para Pahlawan yang mengorbankan jiwa dan raga untuk memberikan kemerdekaan kepada kita semua, dan di jaman damai seperti saat ini,  kita harus melanjutkan perjuangan para Pahlawan dengan berbuat yang terbaik untuk kemajuan bangsa dan negara. Salah satu hal nyata yang harus kita buat yaitu dengan cara memajukan wilayah kita yaitu wilayah NTB yang kita cintai bersama. Kita ketahui bersama bahwa wilayah NTB memiliki potensi besar untuk menjadi lebih maju dan sejahtera, karena NTB memiliki potensi yang sangat kaya. Alam yang indah dan berbagai potensi lain yang dimiliki “siapa tidak kenal dengan Pulau Moyo”, pulau Moyo sangat terkenal dimanca negara, namun banyak orang yang masih bertanya sudah aman, pertanyaan seperti inilah yang menjadi PR kita bersama, untuk itu mari kita rubah pertanyaan dan pendapat masyarakat luar mengenai kultur masyarakat NTB yang selama ini dikenal masyarakat luar banyak menyelesaikan masalah dengan kekerasan, oleh sebab itu saya mengajak seluruh masyarakat khususnya melalui adik-adik Mahasiswa yang merupakan generasi penerus untuk merubah pandangan masyarakat luar mengenai NTB. Sebagai generasi penerus kita harus dapat memaknai dan menghargai jasa para Pahlawan dengan meneruskan perjuangannya, dalam kontek perguruan tinggi berjuangan yang nyata dilakukan adalah menuntut ilmu sekuat tenaga untuk dapat meraih prestasi agar bermanfaat bagi masyarakat, dan mampu membawa nama baik bangsa dan negara, serta selalu menjaga keutuhan NKRI. Selain itu dalam kesempatan tersebut Danrem 162/WB Kolonel Inf Farid Makruf, M.A., juga menyampaikan mengenai tugas kita sebagai generasi penerus bangsa, dan mengenai ancaman yang saat ini tengah mengintai negeri ini seperti ancaman bahaya Narkoba, bahaya Komunis gaya baru, dan berbagai aliran radikal,  serta berbagai ancaman lainnya yang dapat mengganggu keutuhan negara. Danrem menekankan kepada seluruh masyarakat khususnya generasi muda untuk tidak sekali-kali melupakan landasan dasar negara kita yaitu Pancasila, mari kita jaga bangsa dan negara ini dengan tidak melakukan perbuatan yang melanggar nilai-nilai Pancasila, mari kita maknai hari Pahlawan ini dengan selalu berbuat yang terbaik demi kemajuan wilayah, bangsa dan negara yang kita cintai dan menjaga keutuhan NKRI.

ILEGAL LOGING MAKIN MARAK

Selasa tanggal 8 November 2016 pukul 10.00 wita digelar  operasi gabungan oleh Kodim 1607/ Sumbawa dan Dinas Kehutanan Kab Sumbawa yang bertempat di Desa Olat Rawa Kec. Moyohilir Kab. Sumbawa yang dipimpin oleh Danramil 1607-12/ Moyo Hilir Kapten Inf Iryanto.

Dalam  kegiatan operasi gabungan antar Kodim 1607/Sumbawa dengan Dinas Kehutanan Kab. Sumbawa ditemukan beberapa warga yang mengangkut kayu jenis jati dengan menggunakan sepeda motor, setelah  ditanya ternyata kayu-kayu yang dibawa dengan menggunakan sepeda motor tersebut berasal dari hutan yang ada di Dusun Nanga Lidam Desa Olat Rawa Kec. Moyohilir Kab. Sumbawa  Untuk itu sebanyak  15 warga yang berasal dari  Dusun Pangenyar Desa Kakiang Kec. Moyo Hilir Kab Sumbawa, dan dari Desa Poto Kecamatan Moyo Hilir Kab Sumbawa, tersebut beserta barang bukti berupa sepeda motor dan 60 batang kayu jati gelondongan langsung dibawa ke Makodim 1607/Sumbawa dan selanjutnya diserahkan ke Dinas Kehutanan Kab. Sumbawa.

Meskipun terus dilaksanakan kegiatan operasi ilegal loging, namun sepertinya masyarakat tidak jera dan terus saja melakukan kegiatan tersebut, padahal tanpa disadari dampak yang ditimbulkan dari ilegal loging sangat merugikan, tidak hanya dampak langsung berupa rusaknya lingkungan karena hutan yang gundul, terancamnya keanekaragaman flora dan fauna karena sebagian terancam punah bahkan ada yang sudah punah. Bencana lain yang ditimbulkan karena kegiatan ini, yaitu tanah longsor, banjir dan lain sebagainya, hal ini dikarenakan tanah sudah tidak mampu lagi menyerap air yang ada, adapun akibat lainnya seperti pendakalan sungai, abrasi, dan lain-lain. Selain itu dampak kongkrit yang dapat dirasakan oleh masyarakat Indonesia dan masyarakat Dunia saat ini adalah global warming yang muncul akibat efek rumah kaca yang semakin terasa akibat dari semakin gundulnya hutan-hutan yang dapat menangkis efek rumah kaca tersebut.

Seperti apa yang disampaikan oleh Danrem 162/WB beberapa waktu lalu mengharapkan adanya kesadaran dari hati nurani masing-masing individu/masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan ilegal loging khususnya diwilayah hutan yang ada di NTB, mengingat dampak yang ditimbulkan sangat merugikan. Mari kita sayangi hutan kita, untuk kelangsungan hidup anak cucu kita kedepan.

TNI AKAN MENJAGA KEBHINEKAAN

Terkait rencana demo besar-besaran yang akan digelar pada tanggal 4 Nopember 2016, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan akan mengerahkan pasukan untuk menjaga Kebhinekaan Indonesia. Hal tersebut dikatakan Panglima TNI usai menghadiri acara bersama prajurit, tokoh agama dan masyarakat di Markas Grup 1 Kopassus Serang, Banten, Minggu (30/10/2016).
Panglima TNI juga menegaskan, segala kekuatan yang dimiliki TNI akan dikerahkan untuk menjaga stabilitas nasional. TNI sebagai alat negara tidak akan mentolerir setiap gerakan-gerakan yang berupaya memecah belah persatuan dan mengadu domba bangsa. Segala tindakan provokasi dan politisasi SARA akan berhadapan dengan TNI.
Berikut Sembilan poin yang menjadi penegasan Panglima TNI untuk dipedomani oleh seluruh Prajurit TNI dimanapun bertugas. :

  1. TNI selalu memegang teguh amanat Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.
  • Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945• Dan selalu membela ideologi negara Pancasila
    • Sebagai Bhayangkari negara dan bangsa Indonesia
  1. Presiden sebagai Panglima Tertinggi TNI telah memberikan amanat pada TNI, pada HUT TNI ke 70 tanggal 5 Oktober 2015, agar TNI meneguhkan jati diri sebagai sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional.
  2. Presiden sebagai Panglima Tertinggi telah memerintahkan TNI menempatkan diri sebagai perekat kemajemukan dan menjaga persatuan Indonesia.
  3. Sebagai Tentara Nasional, TNI tidak boleh tersekat-sekat dalam kotak suku, agama dan golongan. TNI adalah satu, yakni Tentara Nasional, yang bisa berdiri tegak di atas semua golongan, mengatasi kepentingan pribadi dan kelompok, yang mempersatukan ras, suku, dan agama dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.
  4. Presiden memerintahkan agar TNI terus menjaga kebhinneka tunggal ika-an. Karena hanya dengan itu, Indonesia bisa menjadi bangsa majemuk yang kuat dan solid.
  5. Panglima Tertinggi TNI juga menekankan bahwa TNI harus berada dalam garda terdepan dalam mengelola dan menjaga Bhineka Tunggal Ika.
  6. Untuk itu, sebagai alat negara, TNI tidak akan mentolerir gerakan-gerakan yang ingin memecah belah bangsa, mengadu domba bangsa dengan provokasi dan politisasi SARA.
  7. TNI akan menjadi garda terdepan untuk menghadapi setiap kekuatan yang ingin mengganggu persatuan dan kesatuan bangsa.
  8. Anak-anakku Prajurit TNI dimanapun bertugas
  • Tegakan kesatuan komando dan jangan ragu bertindak untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan NKRI
    • Para panglima dan komandan titip prajuritmu mereka adalah anak-anaku, pimpin mereka dengan segenap hati dan pikiranmu

Semoga Tuhan Yang Maha Esa Allah SWT membimbing, melindungi dan memberi mukjizat setiap langkah pengabdian terbaik kita untuk NKRI yang sangat kita cintai