WhatsApp Image 2019-05-19 at 20.24.11

Persit KCK Ranting Sape Peduli Warga Kurang Mampu

Bima – Seusai menggelar pengajian di Masjid Al Ikhlas Desa Jia Kecamatan Sape Kabupaten Bima, Ibu-ibu Persit KCK Ranting Koramil Sape Kodim 1608/Bima menggelar bakti sosial berupa pembagian Sembako kepada warga kurang Detail »

WhatsApp Image 2019-05-19 at 09.59.07

Percepat Proses Rehab Rekon, Danrem Berikan Semangat Prajurit, Fasilitator dan Masyarakat

Lombok Barat – Proses rehab rekon terpadu yang dilakukan Prajurit TNI bersama Fasilitor dan masyarakat di Pulau Lombok dan Sumbawa masih terus dilakukan dalam rangka mempercepat pembangunan rumah rusak akibat gempa beberapa Detail »

WhatsApp Image 2019-05-17 at 19.04.42

Koramil Sumbawa Berikan Wasbang Siswa SMP Labuan Badas

Sumbawa Besar – Komandan Koramil 1607-01/Sumbawa Kapten Inf Tamtanus memberikan wawasan kebangsaan kepada ratusan siswa-siswi SMPN 1 Labuhan Badas Kabupaten Sumbawa, Jumat (17/5). Kegiatan yang dilaksanakan di halaman SMP tersebut dihadiri juga Detail »

WhatsApp Image 2019-05-17 at 10.10.46 (1)

Presiden RI Tiba di LIA Disambut Pangdam IX/Udayana Bersama Forkopimda NTB

Lombok Tengah – Kunjungan kerja Presiden RI Ir. Joko Widodo di wilayah Kabupaten Lombok Tengah dalam rangka meninjau sejumlah fasilitas yang berada di Pantai Kuta Mandalika dan melihat langsung ruang terbuka hijau, Detail »

WhatsApp Image 2019-05-16 at 15.07.31

Danrem 162/WB Tutup Latihan Posko I Kodim Lobar

Mataram – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menutup Latihan Pos Komandao I Kodim 1606/Lobar tahun 2019 di Makodim Lobar Mataram, Kamsi (16/5). Acara penutupan yang diikuti seluruh Detail »

Tidak Kenal Libur, Danrem 162/WB Terus Pantau Proses Pencairan Dana di Wilayah Mataram dan Lobar

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. melihat langsung proses pencairan dana satu pintu di Kota Mataram dan di Kecamatan Narmada Lombok Barat, Sabtu (9/2).

Mataram – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., didampingi Dandim 1606/Lobar Letkol Czi Joko Rahmanto, S.IP., dan Danramil setempat memantau langsung proses pencairan dana stimulan dari Pemerintah pusat untuk para korban gempa NTB tahun 2018. Proses pencairan dana terpadu satu pintu ini melibatkan semua instansi terkait baik dari BNPB, BPBD, Bank BRI, PPK, Fasilitator TNI Polri maupun sipil dan Pokmas yang akan melakukan pencairan dana.

Hari ini, Sabtu (9/2) Danrem bersama rombongan melaksanakan peninjauan dibeberapa lokasi antara lain di Kantor Camat Mataram dan Gedung Seni dan Budaya Kecamatan Narmada Kabupaten Lombok Barat.

Dalam wawancaranya dengan insan media, Danrem 162/WB mengatakan hari ini dilaksanakan pencairan bantuan dana rusak ringan dan sedang di enam kecamatan Kota mataram dan 10 Kecamatan di Kabupaten Lombok Barat.

“Mudah-mudahan bisa berjalan aman dan lancar sehingga masyarakat cepat bisa membangun rumahnya yang rusak maupun yang sedang diperbaiki,” harapnya.

Danrem berharap agar masyarakat harus proaktif menyiapkan admisntrasi secara lengkap sehingga cepat dilayani dan proses pencairannya juga lebih cepat dari BRI.

Sedangkan Sekertaris BPBD Kota Mataram Ahmad Muzakir menjelaskan, sistem verifikasi terhadap rumah yang rusak ada tim teknis dari PUPR, Perkim dan Bapeda. “Kalau memang dalam verifikasinya tidak lulus, maka tidak dapat karena memang itu hasil penilaian dari tim teknis berdasarkan buku panduan yang sudah ada,” ujarnya.

Terkait dengan jumlah Pokmas yang kurang, sambungnya, apabila masyarakat yang terdampak gempa dalam satu Kelurahan kurang dari satu Pokmas atau kurang dari 20 orang maka akan digabung dengan Kelurahan lain sehingga terbentuk satu Pokmas dan ditandatangni oleh PPK yakni Camat setempat.

Pada kesempatan yang sama, perwakilan Bank BRI Mataram Riky mengatakan Bank BRI akan siap mendukung pencairan dana bantuan stimulan semua dalam rangka membantu proses percepatan rehab rekon.

“Kalau bisa hari ini dituntaskan maka akan lebih bagus, namun kalau masih ada data yang kurang maka akan dibantu oleh Fasilitator dan Pmeerintah, dan BRI akan tetap buka pada hari libur untuk memberikan pelayanan pencairan dana,” jelasnya.

Sementara Kadus Melase Desa Batu layar Barat Kecamatan Batu layar Muhammad Ikhsan mengucapkan terimakasih kepada pemerintah terhadap bantuan bagi kami korban gempa, dan juga memberikan apresiasi kepada kinerja TNI dalam membantu proses percepatan rehab rekon pasca gempa.

“Kami sangat terbantu atas keterlibatan TNI dan yang lain untuk mempermudah kami dalam upaya pencairan dana stimulan dari pemerintah dan dalam proses percepatan rehab rekons untuk rumah rusak ringan, rusak sedang dan rumah rusak berat seluruhnya sekitar 107 di Dusun Melase,” tutupnya.

Tingkatkan Income Keluarga, Ibu-Ibu Dharma Pertiwi Buka Wirausaha

Ketua Dharma Pertiwi Koorcab NTB Daerah J  Ny. Kirana Rizal Ramdhani memberikan sambutan pada acara penutupan pelatihan di BLK Internasional Lombok Timur, Sabtu (9/2).

Lombok Timur – Dalam rangka meningkatkan perekonomian keluarga, ibu-ibu Dharma Pertiwi Koorcab NTB Daerah J melaksanakan Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) jurusan pengelolaan hasil pertanian bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Internasional Lombok Timur di BLK Internasional Lombok Timur.

Pelatihan yang dibuka rabu (6/2/2019) tersebut hari ini ditutup oleh Kepala BLK Internasional Kabupaten Lombok Timur Sabar, S.Pd., Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH, M.Han., Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar S.IP., Kasi Pers Letkol Inf Gede Putu Suardana, Pasi Wanwil Korem 162 Mayor Inf Jalal Bin Saleh, Ibu Ketua Dharma Pertiwi Koorcab NTB Ny. Kirana Rizal Ramdhani, Ny. Ludi Muharjo dari Lanal Mataram, Ibu Ketua Persit Cabang XXIX Lotim Ny. Arum Setiandar dan para peserta latihan dari ibu-ibu istri Prajurit TNI 3 Matra.

Dalam sambutannya, Ketua Dharma Pertiwi koorcab NTB Daerah J menyampaikan pelatihan kewirausahaan ini sangat diharapkan mengingat manfaat yang sangat luar biasa bagi ibu-ibu untuk meningatkan perekonomian keluarga.

“Melalui pelatihan tentang cara pengelolaan hasil pertanian ini, selain menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan juga bisa dimanfaatkan untuk membuka usaha sendiri dibidang pertanian dengan memanfaatkan lahan pekarangan rumah yang kosong,” kata Ny. Kirana.

Menurutnya, di era globalisasi ini, ibu-ibu Dharma Pertiwi diharapkan memiliki kreatifitas dan inovatif dalam melihat peluang dan menjawab tantangan sehingga bisa mengikuti perkembangan zaman dan tidak terpaku dengan kondisi yang ada.

“Tumbuhkan semangat juang dan kreatifitas dalam diri, insya Allah perekonomian keluarga akan meningkat minimal stabil,” sebutnya.

Sebelumnya, Kepala BLK Internasional pada kesempatan tersebut memberikan apresiasi kepada semangat dan disiplin ibu-ibu Dharma Pertiwi selama melaksanakan pelatihan.

Menurutnya, selama proses belajar, ibu-ibu sudah memperoleh teori dan praktek tentang tata cara pengelolaan hasil pertanian yang bisa dikembangkan setelah keluar dari BLK.

WhatsApp Image 2019-02-09 at 15.39.15 (1)

“Semoga apa yang sudah diperoleh di lembaga pendidikan dan pelatihan BLK ini bermanfaat bagi ibu-ibu Dharma Pertiwi dan bisa ditularkan kepada masyarakat yang ada dilingkungannya sebagai upaya peningkatan perekonomian khususnya untuk keluarga,” pungak Sabar.

Pada kesempatan yang sama, Danrem 162/WB mengatakan biasanya para Prajurit akan mengalami power sindrom jika tidak dari sekarang dibantu oleh istrinya sehingga pada saat masa persiapan pensiun (MPP) nanti tidak merasa bingung masalah ekonomi keluarga.

“Kepada ibu-ibu, setelah keluar dari BLK ini agar memiliki program sesuai dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang sudah diperoleh untuk berwirausaha membantu suami meningkatkan kesejahteraan keluarga dengan sehingga tidak hanya mengandalkan gaji untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” pungkasnya.

Danrem : “Akan Ada Penambahan Fasilitator dan Pasukan Zeni Kostrad Dalam Rehab Rekon”

Rapat koordinasi sinergitas pelaporan perbaikan rumah bencana gempa bumi di wilayah Provinsi NTB di Ball room Hotel Lombok Raya, Jumat (8/2).

Mataram – Rapat koordinasi sinergitas pelaporan perbaikan rumah bencana gempa bumi di wilayah Provinsi NTB yang dihadiri Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Deputi bidang penanganan darurat BNPB RI, Kepala pelaksana BNPB Provinsi NTB, perwakilan BPKP, perwakilan Kementerian PUPR RI, Direktur penanganan pengungsi, Dinas Perkim dan para Pelaksana di Kabupaten Kota yang terdampak, perwakilan Bank BRI yang terdampak gempa dengan di Ball Room Hotel Lombok Raya, Jumat (8/2).

Usai menggelar rapat, Danrem 162/WB dalam wawancaranya dengan sejumlah media menyampaikan hari ini, jajaran tim terpadu percepatan rehab rekon NTB melaksanakan rapat koordinasi tentang sinergitas perbaikan rumah yang rusak ringan, sedang dan rusak berat serta masalah pelaporan maupun kedala-kendala yang masih menjadi penghambat dalam proses percepatan rehab rekon.

“Saat ini sedang kita laksanakan pencairan bantuan stimulan untuk rumah rusak ringan dan rumah rusak sedang. Terkait dengan rumah rusak berat dananya cukup besar sebanyak Rp 50 juta dan sudah ditransfer sebanyak 50 persen. Akan ada perkembangan lagi sekitar 30 persen dan terakhir sebanyak 20 persen,” jelas Danrem.

Terkait dengan sisa pencairan dana untuk rumah rusak berat, akan diadakan penyempurnaan mengingat aplikator atau para pengusaha tidak ada yang berani investasi untuk membantu masyarakat dalam proses rehab rekon, sehingga kami berkeinginan setelah 50 persen pertama, sisanya langsung 50 persen dengan harapan material datang di lokasi pembangunan langsung carry and cash dibayar 100 persen.

“Apabila sudah ada kesepatan dengan penandatanganan perjanjian SPK, material tidak datang selama 2 hari maka Aplikator akan didatangi oleh Kapolsek bersama Danramil atau dari Fasilitator TNI Polri,” sebutnya.

Menurutnya, setelah barang tiba di lokasi pembangunan, ada tim ceker dari PUPR, TNI Polri untuk mengecek material yang sudah ada, apabila material tidak sesuai dengan perjanjian maka akan dikembali.

Selain itu, orang nomor satu di jajaran Korem tersebut juga mengatakan akan ada penambahan personel TNI Polri untuk membantu rehab rekon.

“Alhamdullilah hari ini 500 orang anggota Babinsa dan 500 Babinkamtibmas selesai melaksanakan Diklat, jadi ada penambahan 1000 orang Fasilitator sehingga total keseluruhan 3600 dan juga akan ada penambahan personel dari Pasukan Zeni Kostrad yag insya Allah akan datang pada minggu ke tiga bulan Pebruari ini,” ungkapnya.

Sementara Direktur Penanganan Pengunsi BNPB RI Tavip Joko P. menyampaikan dalam rapat koordinasi ini, kita sudah ada kesepakatan bersama untuk membuat laporan satu pintu di Posko BNPB bersama dengan TNI Polri dan Release data akan dikeluarkan setiap pukul 21.00 Wita.

Dijelaskannya, perlu adanya pengendalian dalam proses rehab rekon agar pekerjaan bisa berjalan lebih cepat dan ada jaminan bagi pengusaha atau aplikator untuk penerimaan dana setelah uang berada pada Pokmas khususnya untuk rumah yang rusak berat pada saat pencairan dana agar dikendalikan dan diketahui fasilitator dan PPK.

Kasrem 162/WB Tutup Latihan Pam Terpadu Pemilu 2019

Kasrem 162/WB Letkol Inf Endarwan Yansori menutup latihan pengamanan terpadu dalam rangka menghadapi Pemilu 2019 di Kabupaten Bima, Jumat (8/2).

Bima – Pengamanan terpadu dalam rangka menghadapi pemilihan umum pada April 2019 mendatang telah dimatangkan dengan menggelar latihan secara terpusat selama tiga hari untuk wilayah Korem 162/WB dan jajaran di gedung Confension Hall Paruganae Manggemaci Jalan Sukarno Hatta Kelurahan Manggemaci Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima.

Hari ini, Jumat (6/2) Kasrem 162/WB Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori selaku inspektur pada Upacara Penutupan latihan pengamanan terpadu membacakan amanat Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han. Dalam amanatnya Danrem 162/WB menyampaikan tugas pokok TNI sesuai Undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI serta melindungi segenap bangsa Indonesia.

“Salah satunya adalah melaksanakan bantuan kepada Pemda dan Polri, menjaga kedaulatan NKRI dari ancaman disintegrasi bangsa dan ancaman lainnya yang dapat mengganggu pelaksanaan Pemilu Legislatif dan Presiden Tahun 2019 serta menjaga stabilitas keamanan di wilayah,” kata Pangdam.

Dilanjutkannya, pelatihan yang telah diikuti selama tiga hari merupakan bekal yang sangat berharga untuk menyiapkan diri sebagai kader yang memiliki kemampuan dan keterampilan yang handal dalam melaksanakan tugas membantu Pemda dan Polri dalam rangka pengamanan Pemilu Legislatif dan Presiden Tahun 2019 secara berhasil dan berdaya guna.

“Tunjukkan bahwa kalian merupakan kader yang mempunyai tugas dan tanggung jawab besar dalam turut mensukseskan pelaksanaan Pemilihan Umum Legislatif dan Presiden di Wilayah Kodam IX/Udayana,” pungkasnya.

Upacara penutupan yang dihadiri Dandim 1608/Bima Letkol Inf Bambang Kurnia Eka Putra, Kasdim 1607/Sumbawa Mayor Arh Huwairy dan seluruh Perwira jajaran Kodim 1608/Bima.

Dialog Interaktif, Danrem 162/WB Jelaskan Proses Percepatan Rehab Rekon Rumah Pasca Gempa di Kantor RRI Mataram

Dialog interaktif bersama Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. di Kantor RRI Mataram, Jumat (8/2).

Mataram – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menggelar dialog interaktif dengan kru RRI Mataram dan masyarakat di Kantor RRI Mataram jalan Langko Kota Mataram, Jumat (8/2).

Berbagai persoalan yang ditanyakan oleh kru RRI dan masyarakat dijawab dengan lugas oleh Danrem 162/WB sesuai dengan kondisi terkini. Pada kesempatan tersebut Danrem menjelaskan TNI bersama Pemda dan para Stakeholder serta instansi terkait membantu rehab rekon perumahan rakyat yang terdampak gempa di NTB.

“Pencairan dana sudah dilaksanakan dengan pelayanan satu pintu mulai tanggal 6 kemarin untuk mempermudah kelancaran rehab rekon bagi rumah warga mengingat waktunya hanya tinggal dua bulan,” kata Danrem.

Terkait dengan persyaratan pencairan dana, lanjutnya, harus memenuhi persyaratan administrasi sesuai prosedur dan persyaratan tersebut sudah dipangkas dari 24 menjadi 9, termasuk RAB cukup dengan tulis tangan.

Salah seorang pendengar, Arman warga Kabupaten Lombok Timur menanyakan tentang sisa dana dalam rehab rekon. “Apakah sisa dana bisa digunakan untuk membangun keperluan yang lain”, tanya Amran.

Merespon pertanyaan Amran, Danrem menyatakan mengenai sisa dana rehab rekon bisa digunakan untuk kebutuhan yang lain seperti perbaikan kamar mandi ataupun dapur. Seperti diketahui dana tidak bisa dicairkan dalam bentuk uang, namun dalam bentuk barang atau bahan bangunan sesuai kebutuhan, jadi sisa dari bahan bangunan bisa digunakan untuk membuat bangunan yang yang lain.

Pertanyaan yang sama juga disampaikan oleh Kadri warga Desa Bajur Kecamatan Labuapi Kabupaten Lombok Barat menanyakan tentang rumah saudaranya yang mengalami rusak ringan dan mendapat dana bantuan dari Pemerintah sebesar Rp 10 juta, namun dalam pemakaian ternyata hanya menghabiskan dana sebesar Rp 6 juta dan sisanya 4 juta.

Menjawab pertanyaan tersebut, Danrem mengatakan sisa bantuan dari pemerintah tidak bisa diambil dalam bentuk material uang, sisa dana sebesar Rp 4 juta bisa dicairkan dalam bentuk material bahan bangunan untuk membangun keperluan lain sesuai kebutuhan bangunan rumahnya bisa dapur ataupun rehab kamar mandi.

“Masing-masing Pokmas sudah menentukan toko material yang terdekat, kalau empat hari pasca pencairan dana stimulannya sudah diterima aplikator dan material belum ada di lokasi pembangunan, nanti Kapolsek bersama Danramil akan mendatangi toko tersebut untuk menanyakan kenapa dan apa hambatan material sehingga belum tiba di lokasi.

Ucapan dan apresiasi juga datang dari pendengar diantaranya H. Jihad dan H. Mun yang menyampaikan ucapan terimakasih kepada TNI yang sudah menyatu dengan masyarakat dan selalu ada di lapangan membantu masyarakat. “Saya bangga dengan aparat TNI, keterlibatan Korem dan jajaran pada proses rehab rekon pemulihan pasca gempa di wilayah NTB sangat dirasakan masyarakat dan hasil yang sudah dicapai sudah kelihatan secara signifikan.

Mengakhiri dialognya, Danrem memberikan himbauan kepada masyarakat NTB agar tetap tenang dan bersabar, Korem bersama Pemda dan Stakeholder yang lain akan mempercepat proses pembangunan pasca gempa dengan harapan mempermudah masyarakat dalam proses rehab rekon menuju NTB Bangkit dan Gemilang.

Sebelumya, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menghadiri acara Bang Zul dan Umi Rohmi dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional 2019 dan Launching PRCC dan Zero Waste Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTB di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur NTB jalan Pejanggik Kota Mataram.

Dalam acara ini, Danrem menyampaikan terkait dengan pelaksanaan HUT Korem 162/WB ke 58 tahun 2019, akan menggandeng Koni NTB maupun Dinas Pariwisata untuk menggelar 15 macam cabang olahraga yang akan dipertandingkan sekaligus meramaikan pestival budaya lombok Bau Nyale di Kuta Lombok Tengah.

“Kegiatan seperti ini dilaksanakan agar masyarakat tidak hanya terfokus dengan situasi politik menjelang Pileg dan Pilpres 2019 namun juga dalam rangka meningkatkan dan membangkitkan semangat olahraga masyarakat NTB,” tutupnya.

Kejar Target, Kodim Sumbawa Siap Bantu Bulog Serap Gabah Petani

Rapat penyerapan gabah oleh Subdivre Bulog Sumbawa di Kantor Kodim 1607/Sumbawa, Kamis (7/2).

Sumbawa Besar – Dalam rangka meningkatkan ketahanan pangan di Kabupaten Sumbawa, Komandan Kodim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE., M.Sc mengajak berbagai pihak untuk mengambil peran dalam meningkatkan penyerapan hasil panen petani.

Terkait dengan itu, siang tadi, Kamis (7/2) dilaksanakan pertemuan di ruang rapat Kodim 1607/Sumbawa yang dihadiri Kasub Dibrek Bulog Sumbawa Heri Sulistiawan bersama seluruh Kepala Gudang Bulog Sumbawa dan beberapa Mitra Bulog.

Pada kesempatan tersebut, Hery Sulistiawan mengatakan Bulog sangat berharap penyerapan gabah tahun ini harus mencapai target sebanyak 43.800 ton.

Oleh karena itu. Sambung Kasub Divrek Bulog Sumbawa, pihaknya berharap bantuan dari Kodim 1607/Sumbawa dan jajaran untuk membantu mengawasi hasil panen gabah para petani untuk tahun menjawab target tersebut.

Menanggapi permintaan Bulog, Dandim 1607/Sumbawa menyampaikan berdasarkan hasil pengecekan di lapangan hingga bulan ini, ada beberpa lokasi yang akan melaksanakan panen gabah yakni Kecamatan Lunyuk sebanyak lima desa dan dua deaa di Kecamatan Empang.

Selain itu, lanjut Alumni Akmil 2000 tersebut, disamping pengawasan, harga jual gabah juga harus seimbang sehingga tidak merugikan para petani mengingat biaya yang dikeluarkan selama proses penanaman hingga panen sangat besar.

“Semoga apa yang menjadi harapan kita bersama khususnya terkait penyerapan gabah petani sesuai target,” tandasnya.

Terkait harga jual gabah petani, Mastur salah seorang perwakilan mitra Bulog berharap agar upah buruh di wilayah Kabupaten Sumbawa memiliki standart yang seragam sehingga harga gabah juga tidak berpengaruh terhadap nilai beli oleh mitra Bulog.

Bawang Putih Sembalun Jadi Stok Nasional dan Pusat Pembibitan

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Bupati Lombok Timur Drs. H. M. Sukiman Azmi, MM., didampingi Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., mendistribusikan bibit bawang putih kepada kelompok tani di gudang PT. Pertani Sembalun Lawan Kecamatan Sembalun Lombok Timur, Kamis (7/2).

Lombok Timur – Usai memantau proses pencairan dana terpadu satu pintu bagi warga terdampa gempa, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Bupati Lombok Timur Drs. H. M. Sukiman Azmi, MM., didampingi Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., Kadis Pertanian Lombok Timur mendistribusikan bibit bawang putih kepada kelompok tani di gudang PT. Pertani Sembalun Lawan Kecamatan Sembalun Lombok Timur, Kamis (7/2).

Puluhan Kelompok Tani dari Desa Sajang yang hadir pada kesempatan tersebut langsung menerima bibit bawang sesuai dengan luas lahan yang dimiliki.

Danrem 162/WB pada kesempatan tersebut dalam sambutannya menyampaikan Kepala Staf Presiden (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dr. Moeldoko menyampaikan bahwa bawang putih Sembalun akan dijadikan sebagai stok bawang putih nasional sehingga KSP menginginkan untuk penanaman pembibitan bawang putih di wilayah Kecamatan Sembalun.

“Untuk bawang putih selama ini kita masih import dari luar, maka sangat ironis sekali Indonesia yang memiliki tanah sangat subur terutama di wilayah Kecamatan Sembalun tidak dimanfaatkan secara optimal,” kata Danrem.

Menurutnya, apa saja yang ditanam di Kecamatan Sembalun akan hidup dan subur tanahnya sangat subur. “Bawang putih memiliki nilai ekonomis yang sangat tinggi, ini menjadi peluang bagi masyarakat Sembalun untuk membangkitkan kembali perekonomian masyarakat pasca gempa,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, dengan kolaborasi yang dilakukan Pemerintah Daerah bersama TNI dan masyarakat secara keseluruhan, maka target yang ditetapkan oleh Menteri sebanyak 5 ribu ton untuk wilayah Kecamatan Sembalun akan tercapai.

“Kami akan dorong dan support sepenuhnya kepada para petani untuk sama-sama bercocok tanam banwang putih dengan harapan bisa mengangkat nama dan perekonomian masyarakat Sembalun, dalam hal ini Danramil dan Babinsa akan membantu serta mengawal proses penanaman bawang putih,” ujarnya.

Sementara Bupati Lombok Timur menjelaskan kahadirannya dalam rangka pendistribusian bibit bawang putih kepada para petani di Kecamatan Sembalun. “Bibit bawang putih yang akan dibagi sebanyak 985 ton untuk 1600 hektar, jadi hampir 600 kg lebih per hektar,” sebut Bupati.

Dijelaskannya, bibit bawang putih ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat sebagai hasil kunjungan KSP Moeldoko ke Sembalun pada tahun 2018 lalu. “Pak Moeldoko menjanjikan 5 ribu bibit untuk 2019 dan ini merupakan bantuan bibit tahun 2018 sebanyak seribu bibit dengan harga Rp 64 miliyar, yang seharusnya untuk satu Kabupaten tapi ini untuk satu Kecamatan,” ungkapnya.

Bupati Lotim meminta agar pembagian tersebut dilakukan dengan menggunakan sistem silang sehingga tidak terjadi hal-hal yang patut dicurigai dan pembagiannya juga akan dikawal bersama anggota Korem dalam hal ini Kodim mengingat janji 5 ribu hektar itu harus teralilsasi.

“Setelah bibit bawang ini diterima langsung diolah dan ditanam sehingga target pemerintah tercapai dan harapannya kedepan Kecamatan Sembalun menjadi pusat pembibitan dan penyangga bawang putih secara nasional,” tegas mantan Dandim Lotim tersebut.

Oleh Karena itu, instruksi Bupati, mulai hari ini kelompok tani di Desa Sajang Kecamatan Sembalun membagi habis bibit bawang putih yang ada di gudang sebanyak 32 ton. “Selesai dari sini, pindah ketempat yang lain sesuai arahan dari saya sehingga sistem bisa berjalan agar tidak terjadi manipulasi,” pungkasnya.

Danrem 162/WB Bersama Bupati Lotim Pantau Pencairan Dana Stimulan Satu Pintu

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Bupati Lombok Timur Drs. H. M. Sukiman Azmi, MM., melihat langsung proses pencairan dana di Pohgading Lombok Timur, Kamis (7/2).

Lombok Timur – Proses pencairan dana stimulan terpadu satu pintu bagi warga yang terkena gempa NTB sejak kemarin sudah dilakukan diseluruh Kabupaten Kota yang secara administrasi sudah lengkap dan siap. Beberapa Kabupaten Kota hari ini masih melaksanakan pencairan dana salah satunya di Kabupaten Lombok timur.

Terkait dengan kegiatan tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., bersama Bupati Lombok Timur Drs. H. M. Sukiman Azmi, MM., meninjau langsung pencairan dana dibeberapa lokasi di tujuh Kecamatan wilayah Kabupaten Lombok Timur, Kamis (7/2).

Dalam wawancara dengan sejumlah media di Kecamatan Pohgading, Danrem 162/WB menyampaikan pencairan dana pada hari kedua ini berjalan dengan baik dan lancar. “Ini dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat melalui Pokmas untuk pencairan dana sehingga proses pembangunan rumah lebih cepat dan masyarakat bisa kembali kerumahnya dengan nyaman,” ungkap Danrem.

Menurutnya, proses pencairan dana satu pintu tersebut sebagai hasil kerjasama seluruh stakeholder baik BRI, Pemda, TNI, Polri, BPBD dan lainnya sehingga bisa melakukan percepatan pencairan dana secara terpadu satu pintu. “Alhamdulillah hari ini bisa berjalan dan maksimal,” ujarnya.

Selain itu, pria kelahiran Jakarta tersebut menyebutkan hari ini ada tujuh kecamatan di Kabupaten Lombok Timur yang melakukan pencairan dana khususnya untuk rumah rusak ringan dan sedang. “Ini merupakan trobosan yang cukup baik dan juga bisa dijadikan valid proyek untuk kegiatan-kegiatan berikutnya termasuk rumah yang rusak berat pada minggu berikutnya,” tutup Danrem.

Sedangkan Bupati Lombok Timur pada kesempatan tersebut menjelaskan rumah yang rusak di wilayah Kabupaten Lombok Timur sekitar 26 ribu dengan rincian 9 ribu rusak berat dan sisanya 18 ribu rusak ringan dan rusak sedang.

“Hingga saat ini rumah yang rusak berat sudah dikerjakan sekitar 2 ribu dan masih ada sekitar 7 ribu yang belum tertangani dengan baik karena kekurangan aplikator,” sebut Bupati Lotim.

Dilanjutkannya, khusus untuk rumah yang rusak ringan dan sedang secara administrasi lebih ringan dibandingkan dengan rumah rusak berat sehingga proses pencairannya lebih cepat.

Oleh karena itu, sambung mantan Dandim 1615/Lotim tersebut, kita berharap tujuh kecamatan hari ini selesai sehingga masyarakat bisa membangun rumahnya lebih cepat. “Insya Allah minggu depan kita usahakan untuk rumah rusak berat juga bisa dilakukan pencairan agar proses percepatan rehab rekon bisa berjalan lancar sesuai harapan,” pungkasnya.

Selain Kecamatan Pohgading, rombongan Danrem 162/WB bersama Bupati Lotim juga melakukan pemantauan pencairan dana stimulan terpadu satu pintu di Kecamatan Sembalun Lombok Timur.

Sukseskan Pileg dan Pilpres 2019, Korem 162/WB Gelar Latihan Pam Terpadu di Bima

Kasrem 162/WB Letkol Inf Endarwan Yansori memeriksa pasukan dalam pembukaan pelatihan  terpadu pengamanan Pileg dan Pilpres 2019 di lapangan sepak bola Manggemaci jalan Sukarno-Hatta Kelurahan Manggemaci Kecamata Rasanae Barat Kota Bima, Rabu (6/2).

Bima – Dalam rangka menghadapi pesta demokrasi tahun 2019 mendatang, Korem 162/WB menggelar latihan terpadu pengamanan Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) tahun 2019 di lapangan sepak bola Manggemaci jalan Sukarno-Hatta Kelurahan Manggemaci Kecamata Rasanae Barat Kota Bima, Rabu (6/2).

Latihan yang dibuka Kepala Staf Korem 162/WB Letnan Kolonel Inf Endarwan Yansori tersebut dihadiri Kabinda Wilayah NTB Tarwo Kusnarno, para Dandim se Pulau Sumbawa, Wakil Walikota Bima Feri Sofyan, SH., Kabag Ops Polres Kabupaten Bima Kompol Jamaludin, S.Sos., Ketua KPU Kota Bima Buhari, S.Sos., Ketua Bawaslu Kota Bima Asrul Sani, SE., Ketua Bawaslu Kabupaten Bima Abdullah, SH., Ketua DPRD Kabupaten Bima H. Muhammad, dan Camat serta Lurah se Kabupaten/Kota Bima diikuti sekitar 500 orang personil TNI, Polri dan Satpol PP.

Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos., SH. M.Han., dalam sambutannya yang dibacakan Kasrem selaku Irup pada pembukaan latihan tersebut menyampaikan beberapa bulan lagi bangsa kita akan melaksanakan pesta demokrasi yaitu Pemilu legislatif dan Presiden tahun 2019.

“Semua institusi terkait melaksanakan persiapan secara intensif untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pesta demokrasi 2019 mendatang, sehingga bisa melahirkan pemimpin bangsa yang terbaik dan memiliki legitimasi hukum,” kata Danrem.

Terkait dengan hal tersebut, lanjutnya, Korem 162/WB sesuai dengan tugas pokok TNI dalam Pasal 7 Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 salah satunya adalah melaksanakan tugas perbantuan TNI kepada Pemda dan Polri yang dapat mengganggu pelaksanaan Pileg dan Pilpres 2019.

“Korem 162/WB beserta satuan jajaran agar memiliki kesiapan dan kecepatan bergerak serta profesional, handal dan mampu melaksanakan tugas perbantuan khususnya dalam pengamanan Pemilu mendatang” harapnya.

Mengakhiri amanatnya, orang nomor satu di jajaran Korem tersebut menegaskan kembali tentang Netralitas TNI pada Pemilu 2019. “Sikap TNI pada Pemilu 2019 harus tetap Netral karena Netralitas TNI menjadi jaminan bagi masyarakat dalam menyampaikan aspirasi politiknya.

Pelaksanaan latihan terpadu pengamanan Pileg dan Pilpres sesuai jadwal akan dilaksanakan selama tiga hari kedepan hingga tanggal 8 Pebruari 2019.

Kerjasama Dengan BLK, Dharma Pertiwi Koorcab NTB Daerah J Gelar PBK Pengelolaan Hasil Pertanian

Ketua  Dharma Pertiwi Koorcab NTB Daerah J Ny. Kirana Rizal Ramdhani memberikan sambutan pelatihan berbasis kompetensi tentang pengelolaan hasil pertanian di BLK Kabupaten Lombok Timur, Rabu (6/2).

Lombok Timur – Gabungan persatuan ibu-ibu istri para Prajurit TNI yang dikenal dengan Dharma Pertiwi Koorcab NTB Daerah J menggelar Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) jurusan pengelolaan hasil pertanian bekerjasama dengan Balai Latihan Kerja (BLK) Internasional Lombok Timur di BLK Internasional Lombok Timur, Rabu (6/2).

Pelatihan yang diikuti Persit Kartikan Candra Kirana, Jala Senastri dan Pia Ardhya Garini dihadiri Kepala BLK Internasional Lombok Sabar, S.Pd., Pasi Wanwil Korem 162 Mayor Inf Jalal Bin Saleh, Ibu Ketua Dharma Pertiwi Koorcab NTB Ny. Kirana Rizal Ramdhani, Ibu Ketua Persit Cabang XXIX Lotim Ny. Arum Setiandar dan Ibu peserta latihan dari ibu-ibu istri Prajurit TNI 3 Matra.

Ketua Dharma Pertiwi Koorcab NTB dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada BLK Lombok Timur yang telah memberikan latihan kewirausahaan kepada Ibu-Ibu Dharma Pertiwi Koorcab NTB Daerah J.

“BLK merupakan sebuah prasarana dan tempat pelatihan untuk mendapatkan keterampilan khusus atau yang ingin mendalami keahlian di bidangnya masing-masing,” kata Ny. Kirana.

Dengan keahlian tersebut, sambungnya, kedepan dapat digunakan dalam dunia usaha terutama usaha sendiri atau usaha rumah tangga sehingga dapat menambah income keluarga dalam rangka meningkatkan perekonimaan dan kesejahteraan keluarga.

“Kepada seluruh peserta agar mengikuti seluruh tahapan dan proses pelatihan ini secara serius dan sungguh-sungguh dengan harapan memiliki keterampilan yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga,” pungkasnya.

Sebelumnya Kepala BLK Sabar, S.Pd., menyampaikan pihaknya banyak mendapat apresiasi dari pimpinan mengenai kerjasama yang kami laksanakan dengan TNI dan bagaimana kegiatan ini bisa bermamfaat buat ibu-ibu Dharma Pertiwi.

“Proses belajar selama empat kedepan harus maksimal sehingga hasil yang diperoleh sesuai harapan kita bersama,” ujarnya.

Terkait dengan tema latihan kali ini, kata Sabar, yakni tentang cara pengolahan hasil pertanian dengan proses latihannya lebih banyak praktek dari pada teori, agar betul-betul diikuti dan diperhatikan. “Tanyakan apabila belum faham dan bangun inovasi berfikir sehingga keluar dari BLK, ilmu tentang cara pengolahan hasil pertanian dapat dipraktekkan dirumah,” pungkasnya.