Denpaldam IX/2 Mataram membuka pelatihan Prakerin SMK di halaman Kantor Denpaldam IX/2 Mataram, Gebang, Senin (25/3).

Denpaldam IX/2 Mataram Tekankan Disiplin Pada Siswa Prakerin SMK

Mataram – Denpal IX/2 Mataram kembali membuka Praktek Kerja Industri (Prakerin) siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dihadiri perwakilan guru dari masing-masing SMK di lapangan apel Kantor Denpaldam Mataram, Senin (25/3). Praktek Detail »

Salam komando pada acara serah terima jabatan Dandim 1615/Lotim dan Dandyonif 742/SWY di lapangan Yonif 742/SWY Gebang Mataram, Senin (25/3).

Danrem Pimpin Sertijab Dandim Lotim dan Danyonif 742/SWY

Mataram – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M. Han., memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Kodim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., dan Komandan Yonif 742/SWY Letkol Inf Detail »

Deputi Kemenko PMK Mayjen TNI Dody Usodo Hargo memimpin rapat koordinasi percepatan penanganan pasca bencana gempa bumi di NTB dengan para stakeholder tarkait di Hotel Lombok Raya Mataram, Senin (25/3).

Deputi Kemenko PMK RI Pimpin Rakor Percepatan Penanganan Pasca Bencana Gempa Bumi NTB

Mataram – Deputi Kemenko PMK RI Mayjen TNI Dody Usodo Hargo menggelar rapat koordinasi percepatan penanganan pasca bencana gempa bumi di NTB bersama Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. Detail »

Kepala Desa Tekasire Kecamatan manggelewa Kabupaten Dompu.

Mantab, Kades Tekasire Berikan Apresiasi Program TMMD ke 104

Dompu – Program fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu khususnya pembukaan jalan ekonomi di Dusun Jatimenge diberikan apresiasi oleh Kepala Desa Tekasire Yan Sofyan. Menurut Yan Detail »

Pengurus Musholla Nurul Asyah Dusun Doro Mbee Ismail HM. Saleh di lokasi Musholla yang direhab Satgas TMMD ke 104 Kodim 1614/Dompu, Minggu (24/3).

Ini Ungkapan Pengurus Musholla Nurul Asyah Doro Mbee Terhadap Program TMMD ke 104

Dompu – Perehaban Musholla Nurul Asyah Dusun Doro Mbee oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu sudah mencapai finish. Hari ini, Minggu (24/3) anggota Satgas bersama Detail »

Denpaldam IX/2 Mataram Tekankan Disiplin Pada Siswa Prakerin SMK

Denpaldam IX/2 Mataram membuka pelatihan Prakerin SMK di halaman Kantor Denpaldam IX/2 Mataram, Gebang, Senin (25/3).

Mataram – Denpal IX/2 Mataram kembali membuka Praktek Kerja Industri (Prakerin) siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dihadiri perwakilan guru dari masing-masing SMK di lapangan apel Kantor Denpaldam Mataram, Senin (25/3). Praktek kerja Industri yang diikuti oleh 45 orang siswa dari empat SMK tersebut dibuka Dandenpal Letnan Kolonel Cpl Abdul Hadi.

Dalam amanatnya, Abdul Hadi mengucapkan selamat datang kepada para siswa kelas XI di Kantor Denpal Mataram sebagai tempat melaksanakan praktek Kerja Industri permesinan.

“Selama kalian melaksanakan Prakerin di Denpaldam Mataram, saya menuntut kedisiplinan adik-adik siswa dalam segala hal, baik disiplin waktu, disiplin di tempat kerja maupun disiplin-disiplin yang lainnya karena itu merupakan hal yang bersifat fundamental untuk meraih kesuksesan,” ujarnya.

Selain itu, Abdul Hadi juga meminta kepada para siswa untuk memperhatikan apa yang disampaikan oleh para pembina selama praktek lapangan, tanyakan apabila ada hal-hal yang belum atau tidak dimengerti sehingga ilmu yang kalian peroleh selama berada di Denpal Mataram betul-betul kalian ketahui dan kuasai.

Pria kelahiran Lombok Timur tersebut juga meminta kepada para pembina agar memberikan arahan dan pembinaan selama adik-adik siswa melaksanakan praktek, berikan semua yang kalian ketahui tentang ilmu otomotif atau permesinan secara terukur dan terarah sehingga kedepan kualitas generasi pemuda khususnya di wilayah NTB memiliki skill dan kemampuan yang mumpuni dibidang otomotif.

Mengakhiri amanatnya, Dandenpal Mataram berpesan agar para siswa menjaga kesehatan dan tetap melaksanakan pembinaan fisik selama berada di Denpaldam Mataram sehingga proses Prakerin dapat berjalan aman dan lancar sesuai harapan kita bersama.

Adapun sekolah SMK yang melaksanakan praktek kerja industri berasal dari SMK SMK Negeri 6 Mataram sebanyak 3 orang, SMK Negeri 1 Gunungsari 11 orang, SMK Negeri 2 Selong 7 orang dan SMK Negeri 1 Selong sebanyak 24 orang. Mereka akan melaksanakan Prakerin selama tiga bulan kedepan.

Danrem Pimpin Sertijab Dandim Lotim dan Danyonif 742/SWY

Salam komando pada acara serah terima jabatan Dandim 1615/Lotim dan Dandyonif 742/SWY di lapangan Yonif 742/SWY Gebang Mataram, Senin (25/3).

Mataram – Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M. Han., memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Kodim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Setiandar, S.IP., dan Komandan Yonif 742/SWY Letkol Inf Agus P Doni di lapangan Yonif 742/SWY Gebang Mataram, Senin (25/3).

Upacara Sertijab yang dihadiri Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Achmat Juri, MH., Para Dandim dan Kasi Korem, Dan/Ka Satdisjan dan para undangan terlihat sederhana penuh kebersamaan dan kekompakan dalam satu Komando.

Dalam amanatnya, Danrem 162/WB menyampaikan Sertijab ini merupakan bagian dari sistem pembinaan personel dan organisasi dalam rangka pembaruan dan penyegaran pemikiran untuk kemajuan organisasi. Tour of duty area juga merupakan proses untuk memberikan pengayaan dan pengalaman serta menjaga kesinambungan kepemimpinan di tubuh TNI AD.

“Pergantian jabatan juga dimaksudkan untuk menjaga kesinambungan roda organisasi agar tugas-tugas satuan dapat diselesaikan dengan baik untuk mendukung tugas pokok satuan TNI AD”, jelas Danrem.

Selain itu, Alumni Akmil 1993 tersebut juga memberikan apresiasi dan penghargaan atas dedikasi serta pengabdian pejabat lama dn mengucapkan selamat datang kepada pejabat baru Dandim 1615/Lotim dan Danyonif 742/SWY.

“Segera pelajari dan pahami Tugas dan tanggung jawab masing-masing karena sebagai unsur pimpinan, para Perwira sebagai motor penggerak perubahan dan kemajuan dalam organisasi satuan masing-masing,” pesan Kolonel Ahmad Rizal.

Danrem juga mengingatkan agar para pimpinan satuan kembali menekankan kepada seluruh anggota tentang netralitas TNI dalam pelaksanaan pemilihan legislatif (Pileg) dan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden pada Pemilu 2019.

Mengakhiri amanatnya, pria kelahiran Jakarta tersebut juga menekankan untuk meningkatkan sinergitas TNI Polri dan stakeholder lainnya di NTB untuk menjamin terlaksananya Pileg dan Pilpres 2019 yang aman, damai, lancar dan kondusif.

Senada dengan Danrem, Kapolda NTB seusai upacara Sertijab saat wawancara dengan wartawan menyampaikan kita sudah sepakat untuk menguatkan soliditas dan sinergitas TNI Polri dalam berbagai kegiatan salah satunya menghadiri Sertijab seperti hari ini.

Terkait dengan pengamanan Pemilu 2019 khususnya pengamanan kampanye, Kapolda menegaskan bahwa teknis pengamanannya sudah diatur sesuai tahapan dan eskalasi dengan Polri tetap didepan dan diback up TNI.

Adapun pejabat baru Dandim 1615/Lotim Letkol Inf Agus Prihanto Donny, S.Sos., yang sebelumnya menjabat sebagai Danyonif 742/SWY dan Kasipers Korem 162/WB Letkol Inf I Gde Putu Suwardana menduduki jabatan sebagai Danyonif 742/SWY, sedangkan pejabat lama Dandim 1615/Lotim Letkol Agus Setiandar, S.IP., menjabat sebagai Kepala Staf Brigif 21/Komodo Korem 161/WS.

Deputi Kemenko PMK RI Pimpin Rakor Percepatan Penanganan Pasca Bencana Gempa Bumi NTB

Deputi Kemenko PMK Mayjen TNI Dody Usodo Hargo memimpin rapat koordinasi percepatan penanganan pasca bencana gempa bumi di NTB dengan para stakeholder tarkait di Hotel Lombok Raya Mataram, Senin (25/3).

Mataram – Deputi Kemenko PMK RI Mayjen TNI Dody Usodo Hargo menggelar rapat koordinasi percepatan penanganan pasca bencana gempa bumi di NTB bersama Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., Kalak BPBD Provinsi NTB Ir. H. Muh. Rum, MT., dan para stakeholder tarkait di Hotel Lombok Raya Mataram, Senin (25/3).

Usai menggelar rapat, Deputi Kemenko PMK RI kepada sejumlah wartawan menyampaikan misi kedatangannya ke NTB untuk memonitoring dan mengevalusi terkait dengan proses percepatan pembangunan pasca bencana karena dari Pemerintah Pusat seluruh kebutuhan dan keperluan untuk percepatan pemulihan pasca bencana sudah didukung.

“Dari Rakor ini, semua masukan yanga ada baik dari BPBD, Danrem 162/WB, PUPR, Rekompak dan Pemkab, BRI dan BPKP akan dijadikan bahan pada saat rapat nanti, seperti birokrasi yang panjang terkait dengan pertanggung jawaban, masalah adanya duplikasi KK dan nama korban yang ternyata diinternal di NTB sendiri masih ada miss karena dari BRI juga mengakui nama sama tapi alamatnya berbeda,” terang Deputi.

Menurutnya, permasalahan inilah yang perlu diselesaikan, mana yang bisa dibawa untuk rapat ditingkat pusat maka akan diselesaikan ditingkat Kementerian dan mana yang bisa diselesaikan diinternal Provinsi NTB, diselesaikan di NTB.

Terkait dengan saran Danrem tentang RTG rumah instan kayu (Rika), sambungnya, agar sisa Rika yang belum dibangun didiskresi atau dialihkan ke bentuk yang lain karena keterbatasan kayu lokal dan jika mengambil kayu dari luar juga memakan waktu dan proses yang lama. “Ingin mengatasi bencana justru akan timbul bencana baru dengan penebangan hutan secara illegal” ujarnya.

Sementara Danrem menyampaikan beberapa kendal yang dihadapi di lapangan diataranya masalah administrasi, data yang masih belum valid dan terbatasnya bahan dasar seperti semen dan plat baja. Untuk mengatasi kendala tersebut, menurut Danrem, sudah diupayakan semaksimal mungkin sehingga proses percepatan rehab rekon bisa mencapai target sampai tanggal 12 April nanti.

“Kita sudah berupaya maksimal untuk menindak lanjuti semua permasalahan yang ada pasca gempa, namun kita ketahui bersama bahwa jumlah korban terdampak gempa begitu banyak dan tersebar di Pulau Lombok maupun Sumbawa sehingga membutuhkan proses dan kesabaran kita bersama,” ungkapnya.

Dengan kondisi ini, sambungnya, Pemerintah tidak tinggal diam tapi justru melakukan berbagai percepatan proses rehab rekon seperti penyederhanaan birokrasi pencairan dana stimulan dan mendatang ribuan TNI untuk membantu proses percepatan rehab rekon.

“Progress percepatan rehab rekon selama 2 bulan terakhir sudah lebih dari 8000 rumah yang terbangun, artinya sudah lebih baik dengan disederhanakannya tahapan dan juga sangat membantu mengingat dinamika dilapangan, namun itu dilakukan dengan koordinasi ketat lintas sektoral dengan terus berupaya memberikan pelayan yang maksimal kepada korban,” papar orang nomor satu di jajaran Korem tersebut.

ditegaskannya, terkait dengan pendebetan oleh BRI pasca tanggal 12 akan tetap dilakukan karena sudah ada kebijakan dan keputusan dari atas apalagi pasca gempa terakhir tanggal 17 Maret lalu dan Presiden juga sudah melihat kondisi terakhir pasca gempa.

Alumni Akmil 1993 tersebut juga menjelaskan saat ini pasukan TNI yang sudah tergelar sebanyak 1000 orang di seluruh Kabupaten/kota yang terdampak gempa dengan rincian 3 SSK di Kabupaten Lombok Utara, Lobar 1 SSK, Mataram 1 SSK, Loteng 1 SSK, lotim 2 SSK, Sumbawa 1 SSK dan KSB 1 SSK.

“Kami sudah koordinasikan terkait dengan adanya penambahan personel pasca gempa terakhir sebanyak 1- 2 SSK atau 200 orang personel,” sebutnya.

Danrem juga meminta agar masyarakat pro aktif membantu memberikan sumbang saran positif yang terbaik untuk saudara-saudara kita korban gempa agar dapat segera ditangani dengan harapan mereka segera memiliki dan menempati rumah sesuai dengan harapan kita bersama.

Setelah menggelar rapat koordinasi, Deputi Kemenko PMK RI didampingi Danrem 162/WB dan para stakeholder terkait melaksanakan peninjauan pembangunan RTG di wilayah Kabupaten Lombok Barat.

Mantab, Kades Tekasire Berikan Apresiasi Program TMMD ke 104

Kepala Desa Tekasire Kecamatan manggelewa Kabupaten Dompu.

Dompu – Program fisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu khususnya pembukaan jalan ekonomi di Dusun Jatimenge diberikan apresiasi oleh Kepala Desa Tekasire Yan Sofyan.

Menurut Yan Sofyan saat ditemui di lokasi pembuatan gorong-gorong dan duiker, Minggu (24/3), akses jalan ekonomi yang dibuka sepanjang 2600 meter dengan lebar 6 meter sangat memberikan kemudahan bagi masyarakat khususnya petani yang sebelumnya mengeluarkan biaya transpotasi dalam pengangkutan bibit maupun hasil produksi pasca panen.

“Biaya pengangkutan hasil panen perkarung hingga Rp 15 ribu menggunakan sepeda motor, jika dikalikan sekian ton maka cost anggaran yang akan dikeluarkan juga besar,” sebutnya.

Dengan adanya pembukaan jalan ini, sambungnya, sangat luar biasa menurunkan biasa pengangkutan bagi para petani.

Selain itu, Kades Tekasire juga mengucapkan terimakasih kepada Dandim 1614/Dompu dan jajaran yang telah melakukan pendekatan kepada masyarakat dengan sangat baik, juga Pemerintah Daerah yang telah menfasilitasi kegiatan ini sehingga bisa berjalan sesuai harapan.

Kades Tekasire juga berharap agar masyarakat bisa menjaga, merawat dan meningkatkannya menjadi yang lebih baik lagi dengan melakukan perbaikan kedepan dan TMMD seperti ini terus bisa bergulir ke kecamatan yang lain.

Ada empat program fisik TMMD yang dilakukan di Desa Tekasire antara lain pembukaan jalan ekonomi sepanjang 2600 meter, pembuatan dua unit jembatan, pembuatan gorong-gorong dan duiker.

Ini Ungkapan Pengurus Musholla Nurul Asyah Doro Mbee Terhadap Program TMMD ke 104

Pengurus Musholla Nurul Asyah Dusun Doro Mbee Ismail HM. Saleh di lokasi Musholla yang direhab Satgas TMMD ke 104 Kodim 1614/Dompu, Minggu (24/3).

Dompu – Perehaban Musholla Nurul Asyah Dusun Doro Mbee oleh Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu sudah mencapai finish. Hari ini, Minggu (24/3) anggota Satgas bersama warga membuat papan nama Musholla dari beton.

Pengurus Musholla Nurul Asyah Ismail HM. Saleh yang ikut setiap hari bergotong royong mengungkapkan rasa syukur dan terimakasi atas perehaban Musholla oleh Satgas TMMD.

“Saya selaku pengurus Musholla Nurul Asyah mengucapakan terimakasih kepada Bapak Dandim dan Bupati Dompu atas bantuannya membangun Musholla ini melalui program TMMD ke 104,” ungkap Ismail.

Dijelaskannya, Musholla tersebut sebenrnya sudah berdiri sekitar tahun 2013 dengan kondisi apa adanya, namun setelah melalui program TMMD, Mushollanya menjadi bagus dan nyaman digunakan sebagai tempat ibadah.

“Alhamdulillah walaupun belum jadi secara utuh, Musholla ini sudah bisa kami gunakan untuk ibadah sholat berjamaah mulai minggu lalu karena keramiknya sudah terpasang dengan baik,” ujarnya.

Ismail berharap hubungan komunikasi dan kedekatan yang sudah baik antara masyarakat dengan TNI agar terus terjalin sehingga silaturrahmi tidak terputus sampai disini.

Kedekatan dan kebersamaan anggota Satgas TMMD dengan masyarakat Terlihat di lokasi Musholla Nurul Asyah sambil bercanda menyelesaikan pembuatan tempat wudhu dan papan nama di depan Musholla.

Komandan SSK Berbaur Bersama Anggota Satgas TMMD Tuntaskan Pembuatan Gorong-Gorong

Anggota Satgas menyelesaikan pembuatan gorong-gorong di lokasi pembukaan jalan di Dusun Mujur Desa Lanci Jaya Kecamatan Maggelewa, Sabtu (23/3).

Dompu – Komandan SSK TNI Manungggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu Kapten Inf M. Mujiono terus berada ditengah-tengah anggota Satgas TMMD. Selain berkeliling mengecek program fisik ke seluruh sasaran, juga turun langsung bersama anggota bekerja menyelesaikan program fisik.

“Alhamdulillah hingga saat ini, angoota Satgas masih tetap semangat mensukseskan pekerjaan fisik program TMMD,” ujar Mujiono di lokasi pembuatan gorong-gorong Dusun Mujur Desa Lanci Jaya, Sabtu (23/3).

Menurutnya, dari seluruh program fisik TMMD ke 104 baik di Desa Lanci Jaya maupun di Desa Tekasire Kecamatan Manggelewa sudah hampir mencapai 90 persen. “Ada yang sudah jadi, ada yang masih finishing, ada yang masih proses,” terangnya.

Mujiono dengan semangat mengatakan semua program fisik dan non fisik akan diselesaikan sebelum hari penutupan. “Kita terus pacu dan genjot semua pekerjaan hingga tuntas, tentunya dengan tetap mengedepankan kualitasnya,” sebut Danramil 1614-06/Manggelewa.

Hingga hari ini terlihat anggota Satgas TMMD di Desa Lanci Jaya dan Desa Tekasire masih terus bergumul dengan pembangunan jembatan, pembuatan gorong-gorong, finishing Musholla Al Ikhlas dan rumah penyandang disabilitas.

Penutupan Tinggal Menghitung Hari, Musholla Al Ihklas Kejar Tayang

Satgas TMMD ke 104 melaksanakan pemasangan keramik di Musholla Al Ihklas Dusun Mujur Desa Lanci Jaya, Sabtu malam (23/3).

Dompu – Penutupan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 tinggal menghitung hari tepatnya tanggal 27 Maret mendatang. Penutupan TMMD ke 104 akan dilaksanakan secara serentak diseluruh Kodim-Kodim jajaran TNI AD yang melaksanakan Program Kegiatan TMMD 104.

Terkait dengan rencana penutupan yang sudah semakin dekat, semua program fisik TMMD ke 104 Kodim 1614/Dompu yang belum kelar terus dipacu dan digenjot hingga waktu malam hari digunakan lembur, salah satunya Musholla Al Ikhlas Dusun Mujur Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa, Sabtu (23/3).

“Ini dilakukan karena kita mengejar target sebelum penutupan TMMD, Musholla sudah dalam kondisi jadi,” ungkap Serma Darwis.

Dijelaskannya, pembangunan Musholla AL Ikhlas ini sebenarnya tidak ada masalah dan lancar, hanya karena kendala hujan terus menerus sehingga mengalami sedikit keterlambatan. “Insya Allah sebelum penutupan sudah dalam kondisi finish,” ujarnya.

Terpisah Dandim 1614/Dompu Letnan Kolonel Czi Arief Hadiyanto, S.IP., selaku Dansatgas TMMD memberikan apresiasi atas dedikasi dan kinerja anggota Satgas TMMD di wilayahnya yang tidak mengenal waktu jam kerja.

Menurutnya, beberapa program fisik TMMD ke 104 yang dipusatkan di dua Desa Kecamatan Manggelewa sudah selesai dan ada juga yang masih proses penyelesaian hingga sekarang.

Diakuinya, yang menjadi kendala pada pelaksanaan TMMD ini selain hujan yang hampir setiap hari, juga jalan menuju lokasi sasaran licin dan lengket sehingga menghambat pendistribusian material ke lokasi. Namun alhamdulillah, ucap Dansatgas, semua sudah bisa diatasi dengan baik.

Selain itu, Dansatgas juga menyakini bahwa semua program fisik TMMD Kodim 1614/Dompu akan selesai sebelum hari penutupan.

Terlihat beberapa anggota Satgas bersama masyarakat melaksanakan lembur di Musholla Al Ikhlas melanjutkan mengerjakan pemasangan keramik lantai luar.

Gerimis dan Hujan Tak Halangi Tim Wasev Tinjau Sasaran TMMD ke 104

Tim Wasev Mabes TNI AD dilokasi pembangunan rumah penyandang disabilitas didampingi pemilik rumah Aksa Sutarman di Dusun Mujur Desa Lanci jaya, Kamis (21/3).

Dompu – Kunjungan kerja tim pengawas dan evaluasi (Wasev) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 104 tahun 2019 di sasaran TMMD Desa Lanci Jaya dan Desa Tekasire Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu disambut gerimis dan hujan, Kamis (21/3).

Kehadiran tim Wasev di Desa Lanci Jaya didampingi Bupati Dompu Drs. H. Bambang M. Yasin dan Dandim 1614/Dompu Letkol Czi Arief Hadiyanto, S.IP., seusai bertatap muka dengan warga setempat langsung disambut hujan gerimis.

“Alhamdulillah walaupun hujan gerimis, pelaksanaan peninjauan ke lokasi sasaran tetap dilaksanakan,” ungkap Dandim.

Dipaparkannya, beberapa lokasi yang dikunjungi seperti Musholla Al Ikhlas, Musholla Nurul Asyah dan pembangunan rumah penyandang disabilitas, pembuatan duiker dan pembukaan jalan ekonomi di dua Desa yang menjadi sasaran TMMD Kabupaten Dompu.

Dari kunjungan tersebut, Lanjut Alumni Akmil 1998 tersebut, ada beberapa atensi yang menjadi perhatian Satgas TMMD yakni pembuatan jembatan dan plat duiker di Dusun Jatimenge Desa Tekasire yang hingga saat ini belum dikerjakan karena memang jalannya masing digunakan, pembangunan Musholla Al Ihklas dan gorong-gorong di lokasi pembukaan jalan ekonomi sepanjang 900 meter.

“Insya Allah sebelum penutupan pada tanggal 27 Maret mendatang, semua program fisik TMMD harus sudah kelar karena tidak ada perpanjangan waktu dan itu sudah kami perkirakan dan rencanakan,” jelasnya.

Dansatgas berharap agar personel Satgas selama pelaksanaan TMMD tidak ada yang membuat pelanggaran sekecil apapun karena sanksinya lebih berat dari pada sedang tidak melakukan tugas operasi.

Jelang Penutupan TMMD ke 104, Kodim Dompu Siapkan Pentas Kolone Senapan Anak-Anak

Latihan kolone senapan meriahkan penutupan TMMD ke 104 Kodim 1614/Dompu, Jumat (22/3).

Dompu – TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) le 104 tahun 2019 Kodim 1614/Dompu sudah berjalan sekitar 22 hari, beberapa program baik fisik dan non fisik sudah dilaksanakan bahkan ada yang sudah selesai.

Sesuai jadwal pelaksanaan TMMD ke 104 akan ditutup secara serentak pada tangal 27 Maret 2019 oleh Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa. Untuk TMMD ke 104 Kodim 1614/Dompu direncanakan ditutup oleh Pangdam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto, S.IP.

Hal itu diungkapkan Dandim 1614/Dompu Letnan Kolonel Czi Arief Hadiyanto, S.IP. disela-sela kesibukannya, Jumat (22/3).

Menurutnya, selain meneruskan program fisik yang masih tersisa, segala persiapan untuk memeriahkan acara penutupan TMMD sudah dimatangkan. Salah satunya pentas Defile Senjata yang akan dibawakan oleh putra-putri anggota Kodim 1614/Dompu.

“Sebelumnya putra-putri kami ini pernah tampil pada saat acara HUT TNI ke 73 tahun 2018 dan hasilnya sangat memukau para penonton karena putra putri kami dapat memperagakan Kolone Senapan dengan baik dan penuh kekompakan, sangat luar biasa terangnya sambil tersenyum.

“Kita berharap yang terbaik tentunya, baik untuk kepentingan bersama, baik hasil kerjanya dan harus baik Upacara penutupannya,” pungkasnya.

Sementara pelatihnya Batiops Kodim 1614/Dompu Serma Sudirman menyampaikan bahwa anak-anak ini sebelumnya sudah dilatih, dan saat ini dilatihkan kembali untuk ditampilkan pada Upacara Penutupan TMMD ke 104 di Desa Lanci Jaya nanti sehingga dapat menghibur para tamu undangan dan peserta Upacara.

“Jumlahnya sekitar 33 orang dan setiap sore rutin mereka harus latihan karena ada beberapa gerakan tambahan yang harus dilatihkan sebagai variasi dari gerakan yang sudah mereka hafalkan dengan harapan pada saat tampil, gerakan mereka lebih sempurna,” tutupnya.

Dihadapan Presiden, Danrem Paparkan Proses Pelayan Terpadu Rehab Rekon

Presiden RI Joko Widodo bersama rombongan di lokasi pencairan dana bantuan stimulan satu pintu di gedung Hakka Narmada Lombok Barat, Jumat (22/3).

Mataram – Pasca Gempa bumi tahun lalu di Pulau Lombok dan Sumbawa, berbagai upaya telah dilakukan dalam rangka penanganan pasca gempa khususnya terkait proses percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi rumah rusak terdampak gempa.

Sementara itu, Presiden RI Ir. Joko Widodo sudah beberapa kali berkunjung ke Pulau Lombok memastikan dan meyakinkan proses percepatan rehab rekon dan bertatap muka dengan masyarakat penerima bantuan stimulan rumah rusak ringan, sedang dan rumah rusak berat. Hari ini, Jumat (22/3) kembali Presiden RI mengunjungi masyarakat Lombok dan menyaksikan proses pelayanan terpadu satu pintu pencairan dana stimulan rehab rekon di gedung Hakka Narmada Kabupaten Lombok Barat.

Pada kesempatan tersebut, Danrem 162/WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., memberikan paparan kepada Presiden tentang tahapan-tahapan pencairan bantuan yang sudah disederhanakan sehingga lebih efektif dan efisien.

Adapun tahapan-tahapan yang dimaksudkan antara lain korban gempa yang sudah memperoleh SK Bupati/Walikota membentuk Pokmas, fasilitator dan tim pendamping masyarakat sesuai dengan jenis kerusakan, menyiapkan kelengkapan adminsitrasi dan rencana anggaran biaya (RAB), persetujuan BPBD dan Dinas Perkim yang dilanjutkan pemeriksaan administrasi oleh Bank BRI sebelum pencairan.

“Apabila pihak Bank BRI sudah melakukan pemeriksaan dan dianggap lengkap sesuai dengan ketentuan, maka pihak BRI melakukan penerbitan buku tabungan untuk selanjutnya dilakukan proses pencairan pelayanan satu pintu di masing-masing kecamatan,” jelas Danrem.

Setelah dilakukan pencairan dana bantuan stimulan, lanjut Danrem, dana tersebut langsung diserahkan oleh Pokmas kepada Aplikator sebagai pihak ketiga untuk penyiapan material dan selanjutnya dilakukan perbaikan dan pembangunan rumah sesuai dengan pilihan korban dimasing-masing Pokmas.

Selain itu, tambah Kolonel Ahmad Rizal, pihaknya bersama BPBD dan Dinas Perkim da instansi terkait membuat fakta integritas dengan para Aplikator yag melibatkan LPJK selaku lembaga pengembangan jasa konstruksi.

Usai memberikan paparan, Presiden RI dan rombongan kemudian menuju Masjid Nurul Yaqin Bertais Kecamatan Sandubaya untuk melaksanakan Sholat Jumat dan dilanjutkan peninjauan pembagunan Huntap di Desa Pengempel Kota Mataram.